Infeksi Jamur pada Kulit Bikin Tak Nyaman, Ini Cara Menghindarinya


Jamur dapat menginfeksi kulit manusia sehingga menyebabkan beragam jenis infeksi jamur. Infeksi jamur pada kulit yang menimbulkan rasa tidak nyaman serta keluhan lainnya. Mengenali jenisnya akan mempermudah penanganannya.

(0)
18 Feb 2021|Azelia Trifiana
Salep kulit untuk mengatasi infeksi jamur kulitSalep kulit untuk mengatasi infeksi jamur kulit
Dari jutaan jenis spesies jamur, sekitar 300 di antaranya bisa menyebabkan infeksi pada manusia. Termasuk, infeksi jamur pada kulit yang menimbulkan rasa tidak nyaman serta keluhan lainnya. Organisme ini dapat menyebabkan infeksi apabila masuk ke dalam kulit lewat luka yang terlihat maupun tidak.Adanya jamur kulit bisa terdeteksi dengan gejala seperti kulit menjadi kemerahan atau muncul ruam. Sensasi yang paling sering menyertai adalah rasa gatal.

Penyebab infeksi jamur kulit

Infeksi jamur pada kulit paling sering terjadi di area yang cenderung lembap dan berkeringat. Contohnya seperti kaki, lipatan kulit, atau paha dalam. Sirkulasi udara yang terbatas membuatnya menjadi lahan yang disukai jamur untuk berkembang biak.Beberapa penyebab infeksi jamur pada kulit di antaranya:
  • Kulit lembap atau berkeringat terlalu lama
  • Kurang menjaga kebersihan kulit
  • Menggunakan sepatu, pakaian, sprei, atau handuk bersamaan dengan orang lain
  • Mengenakan pakaian atau sepatu terlalu ketat
  • Mengikuti aktivitas yang mengharuskan kontak kulit langsung
  • Kontak dengan binatang yang mungkin terinfeksi
  • Kondisi sistem imun lemah karena konsumsi obat, menderita kanker, atau HIV

Jenis infeksi jamur kulit

Dari begitu banyak jenis infeksi jamur kulit, yang paling sering terjadi adalah:

1. Ringworm

kudis
Infeksi ringworm atau kudis
Infeksi jamur tinea corporis ini disebut ringworm dan sering terjadi di daerah dada. Diberi nama ringworm karena muncul ruam berbentuk cincin yang tekstur bagian atasnya menonjol. Ruam ini bisa menyebar lebih banyak dan kerap terasa gatal.Ringworm adalah infeksi jamur yang sangat mudah menular lewat kontak langsung. Kondisi ini tidak serius dan bisa diatasi dengan mengoleskan krim antijamur.

2. Athlete’s foot

Infeksi jamur yang juga disebut tinea pedis ini berdampak pada kulit kaki, utamanya di antara jari kaki. Gejala yang muncul di antaranya:
  • Sensasi gatal dan terbakar di telapak kaki atau di antara jari kaki
  • Kulit menjadi merah, kering, dan pecah-pecah
  • Timbul luka dari area kulit yang gatal

3. Jock itch

gatal selangkangan
Gatal di selangkanan rentan dialami oleh para pria
Apabila infeksi jamur terjadi di paha bagian dalam, sebutannya adalah jock itch atau tinea cruris. Ini paling rentan terjadi pada remaja dan pria dewasa. Gejala awalnya adalah rasa gatal dan kulit tampak kemerahan di paha bagian dalam.Tak hanya itu, ruam ini bisa menjadi semakin parah setelah berolahraga atau beraktivitas fisik yang mengeluarkan banyak keringat. Bukan tidak mungkin, ruam menyebar hingga ke bokong dan perut.

4. Tinea capitis

Jamur kulit yang satu ini menginfeksi kulit kepala dan kerap dialami anak-anak. Biasanya, dokter akan meresepkan obat oles dan juga minum. Tak hanya itu, dokter juga bisa meresepkan sampo khusus antijamur.

5. Tinea versicolor

Disebut juga pityriasis versicolor, ini adalah jamur kulit yang tampak seperti bercak berbentuk oval kecil. Penyebabnya adalah jamur Malassezia yang berkembang biak sangat pesat. Kondisi ini paling sering terjadi di punggung, dada, dan lengan bagian atas.

6. Cutaneous candidiasis

Ini adalah infeksi kulit yang terjadi karena jamur Candida. Jenis jamur ini sebenarnya adalah flora normal baik di dalam dan luar tubuh manusia. Namun ketika pertumbuhannya tidak terkendali, infeksi bisa terjadi.Infeksi jamur Candida paling sering terjadi di area yang lembap, hangat, dan sirkulasi udaranya buruk. Contohnya seperti di bawah payudara hingga lipatan bokong.

7. Onychomycosis

Infeksi jamur yang terjadi di kuku tangan maupun kaki disebut juga dengan onychomycosis. Namun, kecenderungannya lebih sering terjadi infeksi di jari kaki. Kenali gejala awalnya yaitu ketika warna kuku berubah menjadi kecokelatan atau kekuningan, mudah rapuh, bahkan menebal.Untuk mengatasinya, dokter akan meresepkan obat untuk diminum. Jika sudah parah, dokter juga mungkin menerapkan prosedur medis untuk mengangkat kuku yang terdampak.

Bagaimana cara mengatasinya?

salep gatal
Salep antijamur bisa ditemukan di apotek
Jangan lupa untuk selalu memastikan area kulit bersih dan kering. Sebisa mungkin, hindari pula pakaian atau sepatu yang terlalu sempit karena dapat menghambat sirkulasi udara.Menjaga kebersihan bisa dilakukan pula dengan cara-cara seperti:
  • Selalu mengganti pakaian dalam dan kaos kaki setiap hari
  • Tidak berbagi pakaian, handuk, atau benda pribadi lainnya
  • Selalu mengeringkan kulit dengan handuk setelah mandi atau berenang
  • Menghindari binatang yang menunjukkan gejala infeksi seperti kerap menggaruk tubuhnya atau ada bulu rontok berlebihan
Langkah penanganan infeksi jamur kulit bergantung pada jenis dan area mana yang terdampak. Kabar baiknya, sebagian besar produk obat yang dijual di pasaran bisa membantu mengatasi infeksi jamur secara efektif.Bentuk obatnya bisa berupa krim, balsam, spray, bubuk, pil, dan juga sampo. Umumnya, obat semacam ini bisa mengobati infeksi jamur ringan.

Konsultasikan dengan dokter apabila infeksi terus memburuk atau muncul kembali setelah diobati. Tak hanya itu, penderita diabetes yang mengalami infeksi jamur di bagian kaki juga perlu berkonsultasi dengan dokter karena dikhawatirkan kurang bisa merasakan betul apa yang dialaminya.Untuk berdiskusi lebih lanjut langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi jamur, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
perawatan kulitinfeksi jamurmasalah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/fungal-skin-infection
Diakses pada 3 Februari 2021
CDC. https://www.cdc.gov/fungal/features/fungal-infections.html
Diakses pada 3 Februari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/fungal-infections-skin
Diakses pada 3 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait