logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Jamur di Penis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

open-summary

Jamur di penis bisa disebabkan oleh kebersihan penis yang kurang terjaga, utamanya pada penis yang tidak disunat. Penyakit kelamin ini dapat diobati dengan memberikan obat antijamur, baik oles (topikal) maupun obat minum (oral).


close-summary

15 Mei 2019

| dr. Adelina Haryono

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Infeksi jamur di penis

Infeksi jamur di penis lebih umum dialami oleh pria yang penisnya tidak disunat

Table of Content

  • Penyebab infeksi jamur di penis
  • Gejala infeksi jamur di penis
  • Pengobatan infeksi jamur di penis
  • Cara mencegah jamur di penis

Infeksi jamur kandida (Candida albicans) sering dialami oleh wanita. Akan tetapi, pria juga dapat mengalami infeksi jamur di penis.

Advertisement

Gejala awal yang muncul sering kali gatal dan muncul ruam. Jika tak diobati, infeksi jamur kandida pada pria juga bisa menyebar ke bagian penis lain yang menambah infeksi.

Simak penjelasan mengenai infeksi kandida pada pria berikut ini.

Penyebab infeksi jamur di penis

Seperti telah disebut sepintas sebelumnya, jamuran di kulit penis pria terjadi karena infeksi jamur Candida albicans. Sebenarnya, jamur ini memang hidup dalam jumlah tertentu di penis. Akan tetapi, pertumbuhan yang tidak terkendali dapat menginfeksi kulit dan mukosa (selaput lendir). Jika tak diobati, kondisi ini bisa menyebabkan balanitis.

Infeksi jamur Candida pada alat kelamin dapat disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan penis. Kulit penis yang lembap juga memicu jamur di penis tumbuh subur dan menginfeksi kulit.

Infeksi jamur di penis merupakan salah satu penyakit kelamin pria. Namun, infeksi jamur penis ini tidak termasuk penyakit menular seksual.

Pasalnya, infeksi jamur pada penis pria ini sering terjadi tanpa melalui hubungan seks. Walaupun, tidak menutup kemungkinan Anda tertular dari hubungan seksual dengan pasangan yang mengalami infeksi jamur vagina.

Selain kurang menjaga kebersihan dan penis lembap, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko dan menyebabkan jamuran di penis, yakni:

  • Tidak disunat. 
  • Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dalam jangka waktu yang lama. Penggunaan antibiotik yang terlalu lama, tidak hanya mematikan kuman yang menyebabkan penyakit, tetapi juga mematikan bakteri baik yang melindungi kulit.
  • Menderita diabetes melitus.
  • Daya tahan tubuh yang rendah. 
  • Berat badan berlebih. Orang yang kegemukan atau obesitas, biasanya memiliki bagian tubuh dengan lipatan yang lebih banyak. Daerah lipatan adalah daerah lembap.

Gejala infeksi jamur di penis

Infeksi jamur candida pada alat kelamin pria terjadi di bagian ujung penis. Pada pria yang belum disunat, infeksi juga menyerang kulit penis. Sering kali infeksi kandida tidak disertai dengan gejala yang jelas.

Beberapa gejala infeksi jamur pada pria, di antaranya:

  • Gatal pada penis
  • Penis terasa sakit
  • Muncul ruam kemerahan disertai bintil-bintil kecil atau bercak berwarna putih
  • Kulit penis tampak mengkilat
  • Pembengkakan penis
  • Cairan kental berwarna putih yang berkumpul di bawah kulup disertai bau tidak sedap
  • Kesulitan menarik kulup
  • Rasa nyeri ketika berhubungan seks atau buang air kecil

Komplikasi akibat infeksi jamur kandida memang jarang, tapi bisa saja terjadi pada orang yang sistem imunnya lemah. Komplikasi ini bahkan dapat berakibat fatal.

Kandida dapat masuk ke dalam aliran darah sehingga menyebabkan infeksi menyebar ke seluruh tubuh, termasuk ke otak, hati, dan jantung.

Pengobatan infeksi jamur di penis

Infeksi kandida pada alat kelamin pria dapat diatasi dengan pengobatan menggunakan obat antijamur yang sesuai. Beberapa obat infeksi jamur pada kemaluan pria yang bisa digunakan, antara lain:

Untuk mengatasi jamuran di penis, dokter bisa memberikan obat oles (topikal) atau obat minum (oral). Pastikan Anda mengikuti anjuran dokter agar jamur benar-benar hilang dan tak lagi menyebabkan gejala.

Beberapa hal penting yang juga harus diperhatikan semasa pengobatan infeksi jamur kandida, di antaranya:

  • Umumnya, obat infeksi jamur pada kemaluan pria terus diminum sampai 2 minggu setelah gejala hilang. Hal ini dilakukan untuk menuntaskan jamur sampai ke akar-akarnya.
  • Jika masih aktif secara seksual, pasangan juga harus diobati sampai tuntas karena mereka dapat tertular atau menjadi sumber penularan (efek pingpong).
  • Selama pengobatan, sebisa mungkin tunda hubungan seksual. Jika memilih untuk tetap berhubungan, gunakan kondom.
  • Pastikan kebersihan kelamin dan sekitarnya terjaga.
  • Jika belum disunat, bersihkan kulup dengan saksama karena kandida dapat berkumpul di bawahnya.
  • Tidak menggunakan deodoran, bedak, atau sabun yang mengandung pewangi karena dapat menyebabkan iritasi pada penis dan memperberat infeksi.
  • Gunakan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat, dengan bahan yang dapat menyerap keringat. Usahakan mengganti pakaian jika basah.

Cara mencegah jamur di penis

Mencegah tumbuhnya jamur di penis umumnya dapat dilakukan dengan hal sederhana di rumah. Anda hanya perlu menjaga area organ intim tetap bersih dan sehat. Dilansir dari NHS UK, beberapa hal yang bisa jadi rutinitas perawatan agar infeksi jamur penis tak datang kembali adalah:

1. Jaga bagian kulup tetap bersih

Cuci penis dengan lembut dengan air hangat setiap hari saat mandi atau berendam. Jika belum sunat, tarik kulup ke belakang dan cuci bagian bawahnya.

2. Bersihkan penis dengan air hangat

Cara terbaik untuk menjaga penis tetap bersih dan terhindar dari bakteri jamur adalah dengan membersihkannya menggunakan air hangat.

Hindari penggunaan sabun terlalu sering atau tidak sesuai dengan jenis kulit karena dapat menyebabkan iritasi. Hindari juga penggunaan bedak di bawah kulup agar tidak menyebabkan iritasi kulit.

3. Bersihkan area pangkal penis dan testis

Pastikan untuk tidak lupa membersihkan area pangkal penis dan skrotum yang menjadi tempat keringat dan pemicu bau tidak sedap. Area pangkal penis dan skrotum harus sering dicuci untuk mencegah keringat menumpuk, terutama karena tertutup pakaian dalam hampir sepanjang hari. 

Melakukan pencegahan dan mengetahui penyebab berkembangnya bakteri dapat membantu mengatasi jamur di penis Anda. Menjaga kebersihan penis juga akan mencegah adanya infeksi jamur pada kemaluan pria. Untuk itu, pastikan Anda selalu menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim agar dapat berfungsi dengan semestinya.

4. Sunat

Alangkah baiknya lagi jika Anda melakukan sunat. Sunat (sirkumsisi) memiliki sejumlah manfaat kesehatan, salah satunya membuat penis jadi lebih mudah dibersihkan sehingga secara otomatis membuatnya terhindar dari masalah-masalah kesehatan seperti infeksi jamur kandida ini. 

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar infeksi jamur di penis dan penanganannya, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter spesialis melalui layanan live chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play. Gratis!

Advertisement

infeksi jamurpenyakit kelaminkelamin laki-lakikesehatan pria

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved