logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Wajib Tahu! Begini Proses Penularan TBC dan Juga Pengobatannya

open-summary

Proses penularan TBC terjadi lewat udara, terutama saat pasien batuk atau bersin. Penularan terjadi saat fase TB aktif, bukan laten.


close-summary

19 Agt 2020

| Atifa Adlina

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

proses penularan TBC

Ada dua fase penularan TBC, yaitu laten dan aktif

Table of Content

  • Proses penularan TBC
  • Fase penularan infeksi TBC
  • Berbagai gejala TBC

Tuberkulosis adalah salah satu penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh bakteri M. tuberculosis. Melansir dari situs Kemenkes RI, sebanyak 91% kasus TBC di Indonesia adalah TBC paru yang dapat menular ke orang sehat. Itu sebabnya, memahami proses penularan TBC jadi salah satu upaya untuk mencegah penyakit ini menyebar.

Advertisement

Proses penularan TBC

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Myobacterium tuberculosis. Umumnya, bakteri ini menyerang paru sehingga disebut TB paru.

Meski demikian, organ lain juga bisa terinfeksi dan menyebabkan TB ekstra paru, alias yang terjadi di luar organ paru, seperti kelenjar getah bening, tulang, kulit, hingga otak.

Proses penularan bakteri TBC adalah lewat udara yang sudah terkontaminasi dengan bakteri TBC. Penyakit ini bisa menyebar ketika seseorang yang mengalami TBC tuberkulosis aktif batuk, bersin, berbicara, atau bahkan tertawa.

Bakteri ini akan keluar bersamaan dengan droplet, alias percikan liur atau cairan pernapasan. Penularan bakteri tuberkulosis paling umum terjadi pada kasus TB paru. TB ginjal atau tulang belakang biasanya tidak menular.

Mengingat proses penularannya lewat udara, sistem ventilasi yang baik akan menurunkan risiko penularannya. Sistem sirkulasi udara yang buruk, membuat lingkungan di sekitarnya jadi tempat risiko tinggi TBC.

Kondisi ini berpotensi tinggi menularkan tuberkulosis kepada orang yang tinggal bersama setiap hari, seperti anggota keluarga, teman, rekan kerja, atau teman sekolah.

Baca Juga

  • Sepsis Neonatorum (Infeksi Darah pada Bayi Baru Lahir), Ketahui Penyebab hingga Pencegahannya
  • Mengenal Penyebab Gula Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya
  • Mengenal Kemoterapi Oral yang Dijalani Ria Irawan

Fase penularan infeksi TBC

Walaupun tuberkulosis adalah penyakit menular, beberapa orang mungkin tak merasakan gejala apa pun saat terinfeksi. Ada dua tahap infeksi saat Anda terserang bakteri tuberkulosis, yaitu fase aktif dan laten.

Kedua fase ini juga dapat menentukan proses penularan yang terjadi.

1. TB laten

TB laten (tidak aktif) adalah tahap infeksi tuberkulosis yang tidak menimbulkan gejala apa pun. Saat mengalami TB laten, bakteri penyebab TBC berada dalam keadaan “tertidur”, alias dorman, alias tidak aktif.

Jika tidak bergejala, Anda kemudian bertanya, apakah TB laten menular? Orang yang mengalami TB laten kemungkinan besar tidak dapat menularkan TBC ke orang lain. Meski begitu, tetap saja masih ada peluang.

TB laten akan berubah menjadi TB aktif yang menimbulkan gejala dan menular, ketika daya tahan tubuh lemah. Itu sebabnya, walau orang dengan TB laten tidak memiliki gejala apa pun, mereka tetap harus menjalani pengobatan TBC.

Pengobatan TBC untuk TB laten bertujuan untuk membunuh bakteri sehingga tidak berkembang menjadi TB aktif, atau bahkan menularkannya ke orang lain. Meski tidak selalu, pengobatan TBC laten umumnya lebih singkat.   

2. TB aktif

TB paru aktif juga biasa disebut sebagai penyakit TBC, adalah infeksi primer. Artinya, orang yang mengalami TB aktif mengalami gejala TBC dan dapat menularkan penyakitnya ke orang lain.

Bakteri TBC bisa aktif menginfeksi tubuh ketika pertama kali terpapar saat sistem imun lemah ataupun berawal dari TB laten yang jadi aktif ketika sistem kekebalan menurun. 

Pengobatan tuberkulosis paru aktif adalah dengan mengonsumsi antibiotik, setidaknya selama 6-9 bulan. Jenis obat serta jangka waktu pengobatannya akan menyesuaikan dengan kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Baik pada TB aktif maupun laten, Anda harus menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan yang telah ditentukan oleh dokter. Taati seluruh aturan minum obat TBC yang diberikan. Jangan pernah menghentikan tanpa persetujuan dokter sekalipun Anda sudah merasa jauh lebih sehat. 

Biasanya, Anda akan merasa lebih sehat pada 1-2 bulan awal. Namun, ini tidak berarti bakteri telah mati.

Menghentikan pengobatan sebelum waktunya atau bahkan melewatkan dosis dapat membuat Anda berisiko tinggi mengalami bakteri resisten terhadap antibiotik.

Kondisi ini bisa menyebabkan tuberkulosis bisa jauh lebih berbahaya dan sulit diobati.

Berbagai gejala TBC

Gejala TBC umumnya berhubungan dengan masalah pernapasan. Namun, gejalanya mungkin saja berbeda ketika bakteri penyebab TBC menyerang organ lain, seperti kelenjar getah bening ataupun tulang.

Secara umum, berikut adalah ciri-ciri TBC yang perlu Anda waspadai:

  • Batuk parah selama 3 minggu atau lebih
  • Nyeri dada
  • Batuk berdahak dan berdarah
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan
  • Tidak nafsu makan
  • Panas dingin
  • Demam
  • Berkeringat pada malam hari

Sedangkan pada penderita TB laten tidak mengalami gejala apa pun, tidak merasa sakit, dan juga tidak menularkan penyakit pada orang lain.

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai penularan TBC serta jenis-jenisnya? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

tbctuberkulosispenyakit paru-parupenyakitinfeksi bakteri

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved