Ikatan Batin Antara Anda dan Si Kecil Bisa Dibangun dengan Cara Ini

(0)
22 Oct 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ikatan batin dengan bayi bisa ditumbuhkan dengan menggendongnyaIkatan batin dengan bayi bisa diperkuat dengan sederhana
Sebagai calon orangtua, Anda mungkin sudah pernah mendengar anjuran akan pentingnya membangun ikatan dengan bayi saat ia dilahirkan. Nah, tahukah Anda mengapa bonding penting dilakukan? Apa saja cara yang bisa Anda lakukan untuk menjalin ikatan dengan SI Kecil?Ikatan batin mengacu pada jalinan spesial yang terbentuk antara ibu dan ayah serta buah hati yang baru saja menjadi anggota baru dalam keluarga.Ikatan inilah yang membuat orangtua secara naluriah merawat bayi mereka sepenuh hati, terbangun di malam hari untuk menyusui, maupun melarikannya segera ke rumah sakit karena merasa ada yang tidak beres dengan kesehatan Si Kecil.

Apa pentingnya menjalin ikatan batin dengan bayi?

Mayoritas orangtua merasakan ikatan batin ini seperti cinta pada pandangan pertama pada bayi. Namun, sekitar 20% orangtua baru harus melakukan serangkaian usaha sebelum akhirnya mampu merasakan ikatan batin dengan Si Kecil.
Ikatan batin dengan bayi bisa mendukung tumbuh kembangnya
Seribu hari pertama merupakan momen penting dalam pertumbuhan serta perkembangan bayi. Pada masa ini, otak Si Kecil berkembang pesat hingga 90% ukuran otak dewasa. Oleh karena itu, segala bentuk stimulasi yang diterima akan sangat memengaruhi kehidupannya hingga dewasa.Penelitian menunjukkan bahwa bayi dengan ikatan batin yang kuat dengan kedua orangtuanya bisa mendapatkan manfaat, seperti:
  • Tumbuh menjadi anak yang bahagia, mandiri, dan tangguh
  • Adanya rangsangan pada tubuh untuk melepaskan hormon dan zat kimia di dalam otak yang mendukung tumbuh kembangnya secara optimal
  • Dukungan pada otak dalam membentuk koneksi positif yang memengaruhi kemampuan kognitif
  • Tumbuh kembang secara fisik yang optimal
  • Emosi yang stabil
  • Perasaan aman di sisi orangtua
Bagi orangtua, menjalin ikatan batin dengan bayi juga dapat membangun rasa memiliki dan perlindungan terhadap anak.Bila Anda belum merasakannya langsung setelah bayi lahir, tidak perlu sedih. Sebab, rasa itu akan datang pada saatnya, apalagi bila Anda terus melakukan berbagai usaha untuk menciptakan jalinan tersebut.

Bagaimana cara menumbuhkan ikatan batin antara orangtua dengan bayi?

Ikatan batin antara ibu atau ayah dengan bayi bisa tidak langsung hadir karena banyak hal, seperti trauma masa lalu. Faktor lainnya adalah kekerasan dalam rumah tangga, kesulitan finansial, maupun riwayat depresi maupun gangguan kesehatan mental salah satu orangtua.Meskipun demikian, ikatan batin dengan bayi bisa tumbuh ketika orangtua banyak menghabiskan waktu dengan buah hatinya.Prinsipnya, Anda tidak mungkin ‘menyakiti’ bayi hanya karena mempedulikannya, membuatnya merasa nyaman, maupun menghadirkan rasa aman pada bayi.Beberapa hal yang bisa Anda lakukan antara lain:
  • Melakukan skin-to-skin dengan bayi, baik sesaat setelah ia dilahirkan maupun saat Anda menyusuinya secara langsung
  • Menggendong bayi ketika ia menangis. Ingat, istilah ‘bau tangan’ karena sering menggendong bayi, hanyalah mitos
  • Mengobrol dengan bayi sambil menatap matanya dan tersenyum
  • Bernyanyi atau membacakan buku untuk bayi
  • Mengajak bayi melakukan permainan sederhana, seperti ‘cilukba’ atau ‘pok ame-ame’.
  • Memandikan bayi
  • Menggendong bayi di sebelah kiri, sehingga ia dapat mendengar suara detak jantung Anda
  • Menirukan suara bayi dan menunggu responsnya
  • Memijat bayi lewat sentuhan lembut di sekujur tubuhnya
Ketika Anda sudah mengetahui kebiasaan bayi, termasuk hal yang disukai maupun tidak disukainya, lakukan hal tersebut secara rutin. Hal-hal yang terlihat sederhana ini bila dilakukan secara rutin, akan menumbuhkan ikatan batin antara orangtua dengan bayi.

Tips bonding untuk ayah

Ikut merawat anak bisa tumbuhkan ikatan batin ayah dan Si Kecil kelak
Menurut penelitian, ayah biasanya lebih sulit menjalin ikatan batin karena tidak menjalin kontak kulit (skin-to-skin) dengan bayi saat menyusui. Namun, ayah tetap bisa berusaha menjalin bonding dengan cara:
  • Sering mengajak bicara janin yang masih berada di dalam kandungan
  • Berada di ruang persalinan untuk mendampingi istri melahirkan, tentunya dengan seizin dokter maupun bidan
  • Ikut serta merawat bayi, seperti bergantian jaga malam atau mengganti popok
  • Menggendong bayi saat ia menangis
Jika Anda sudah melakukan segala usaha dalam beberapa bulan, tapi ikatan batin seperti belum juga muncul, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau psikolog. Tenaga medis yang terlatih dapat mengidentifikasi penyebab hal ini.Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang cara membangun ikatan batin dengan Si Kecil, Anda juga bisa menanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingtumbuh kembang bayitumbuh kembang anakgaya parenting
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/forming-a-bond-with-your-baby-why-it-isnt-always-immediate
Diakses pada 10 Oktober 2020
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/pentingnya-pemantauan-tumbuh-kembang-1000-hari-pertama-kehidupan-anak
Diakses pada 10 Oktober 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5330336/
Diakses pada 10 Oktober 2020
Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/bonding-with-your-baby
Diakses pada 10 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait