logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Macam-Macam Ikan yang Tinggi Merkuri dan Tips Mencegah Keracunan

open-summary

Makanan laut, seperti ikan laut dalam sangat berisiko mengandung merkuri yang tinggi sehingga bisa berdampak bagi kesehatan. Ikan hiu adalah salah satu contohnya


close-summary

8 Des 2022

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

ikan yang mengandung merkuri

Ikan todak adalah salah satu yang mengandung merkuri

Table of Content

  • Bahaya merkuri bagi kesehatan 
  • Jenis Ikan yang mengandung tinggi merkuri 
  • Cara mencegah keracunan merkuri saat makan ikan 
  • Jenis makanan laut yang rendah merkuri
  • Catatan dari SehatQ

Salah satu jenis makanan yang dinilai tinggi risiko terpapar merkuri adalah makanan laut. Beberapa jenis ikan laut bahkan dapat mengandung tinggi merkuri dan sebaiknya tidak dikonsumsi. Pasalnya, paparan merkuri bagi tubuh dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan. 

Advertisement

Simak ulasan lengkap mengenai macam-macam ikan yang mengandung merkuri tinggi. 

Bahaya merkuri bagi kesehatan 

Merkuri adalah cairan logam perak yang bisa berbahaya jika masuk ke dalam tubuh.  Kita bisa mengalami kontak dengan merkuri dalam berbagai cara. Namun, keracunan merkuri paling sering dari mengonsumsi makanan yang mengandung paparan tinggi merkuri. Makanan laut adalah makanan yang paling sering terpapar merkuri, khususnya ikan laut dalam.

Bahaya dari keracunan merkuri paling terlihat pada anak-anak yang terpapar dalam jangka panjang. Beberapa bahaya merkuri yang mungkin terjadi pada anak-anak, antara lain gangguan kognitif, motorik, perkembangan bicara dan bahasa, hingga kesadaran visual spasial.

Masalah saraf yang terjadi akibat keracunan merkuri dapat bersifat permanen. Hal ini juga dapat mengganggu perkembangan otak anak hingga memengaruhi kemampuannya beraktivitas dan kemampuan akademiknya.

Sementara pada orang dewasa, paparan merkuri dosis tinggi dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan otak dan ginjal. Komplikasi lain yang mungkin terjadi adalah gagal napas.

Selain itu, keracunan merkuri juga bisa mengakibatkan masalah pada sistem reproduksi orang dewasa. Contohnya penurunan jumlah sperma hingga masalah kesuburan.

Jika seseorang terpapar dalam waktu lama, kandungan merkuri dalam tubuh dapat menumpuk dan  membuat kadar zat radikal bebas meningkat. Hal ini dapat menyebabkan seseorang berisiko mengalami serangan jantung dan penyakit jantung koroner.

Baca Juga

  • 9 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Salah Satu Minuman Paling Sehat di Dunia
  • Stres Melanda? Santap Saja 12 Makanan Penghilang Stres Ini
  • Ini 5 Perbedaan Es Krim dan Gelato, Mana yang Lebih Sehat?

Jenis Ikan yang mengandung tinggi merkuri 

Keracunan merkuri terjadi karena mengonsumsi ikan yang terpapar merkuri. Ikan mendapatkan merkuri dari perairan tempat tinggalnya yang telah tercemar. 

Semua jenis ikan bisa mengandung merkuri, namun ikan yang mengandung merkuri paling banyak ditemukan pada ikan berukuran besar dan ikan laut dalam.

Beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri, antara lain:

  • Swordfish atau ikan todak: mengandung merkuri hingga 0,995 ppm
  • Bigeye tuna: mengandung merkuri hingga 0,689 ppm
  • King mackerel: kandungan merkurinya mencapai 0,73 ppm
  • Marlin: kandungan merkurinya mencapai 0,485 ppm
  • Tilefish: kandungan merkurinya termasuk yang cukup tinggi, yakni mencapai 1,123 ppm
  • Ikan hiu: kandungan merkurinya mencapai 0,979 ppm meski sebenarnya ikan ini termasuk yang dilindungi dan tidak boleh dimakan.
  • Tenggiri: memiliki kandungan merkuri mencapai 0,73 ppm

Bukan cuma karena konsumsi ikan di atas, terlalu sering makan ikan laut juga bisa meningkatkan risiko keracunan merkuri.

Itu sebabnya, Anda juga perlu membatasi konsumsi ikan laut. Khusus untuk ibu hamil, ikan laut dalam juga termasuk ikan yang dilarang untuk ibu hamil

Sebaiknya batasi konsumsi jenis ikan hanya sekitar 200-350 gram tiap jenisnya. Dengan demikian, bisa mengurangi kemungkinan janin terpapar merkuri. Ibu menyusui pun perlu membatasi konsumsi ikan karena substansi merkuri bisa tersalur ke bayi lewat ASI.

Cara mencegah keracunan merkuri saat makan ikan 

Meski berpotensi mengandung zat merkuri, mengonsumsinya tetap dianjurkan karena manfaat ikan yang juga banyak bagi kesehatan.

Agar terhindar dari bahaya paparan merkuri, berikut tips mengonsumsi ikan yang perlu Anda ketahui: 

  • Sebaiknya hanya mengonsumsi ikan berukuran besar sesekali atau hindari sama sekali
  • Pilihlah ikan air tawar, seperti ikan bandeng, mujair, hingga ikan mas jika memungkinkan. Sebab, ikan yang mengandung merkuri lebih banyak ditemukan pada ikan laut dalam. Jenis ikan yang mengandung merkuri umumnya adalah ikan laut dalam
  • Jika mengonsumsi ikan kalengan, perhatikan kadar nutrisi dan logo BPOM
  • Jangan mengonsumsi ikan laut dalam saat hamil
  • Ketika makan sushi, pilih yang tidak mengandung ikan tinggi merkuri
  • Sebelum menjalani program hamil, lakukan tes merkuri (darah/urine)
  • Cuci tangan sesegera mungkin jika merasa terpapar merkuri dalam bentuk lain
  • Hindari aktivitas yang menyebabkan terpapar merkuri seperti ekstraksi emas

Jenis makanan laut yang rendah merkuri

Semua jenis makanan laut memang bisa saja mengandung merkuri yang berbahaya untuk tubuh. Namun, jenis makanan laut berikut dinilai memiliki kandungan merkuri yang lebih rendah atau bahkan tidak ada sama sekali sehingga bisa dijadikan pilihan.

Beberapa jenis ikan dan makanan laut yang rendah kandungan merkuri, antara lain:

  • Albacore tuna
  • Ikan teri
  • Lele
  • Kerapu
  • Salmon
  • Pollock
  • Kakap
  • Udang
  • Sarden
  • Tuna
  • Nila
  • Cumi
  • Remis
  • Kepiting

Meski lebih rendah, konsumsi konsumsi ikan juga sebaiknya tidak berlebihan. Contohnya untuk anak-anak berusia di bawah 3 tahun, konsumsi ikan sebaiknya tidak lebih dari 28 gram. Sementara untuk anak-anak berusia 4 hingga 7 tahun, takaran yang masih wajar adalah 56 gram.

Catatan dari SehatQ

Orang tua dan pengasuh harus memperhatikan betul gejala keracunan merkuri pada anak-anak agar bisa segera diperiksakan ke dokter dan mendapat penanganan medis. Jika tidak, gangguan pada perkembangan kognitif hingga saraf menjadi taruhannya.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

makanan sehatmakanan tidak sehatkeracunan makananmakanan untuk hamil

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved