Ikan Pemakan Jentik Nyamuk yang Bisa Anda Pelihara

Ikan pemakan jentik nyamuk seperti gupi nyamuk merupakan cara efektif membasmi jentik nyamuk
Ikan gupi perak juga dikenal sebagai gupi nyamuk

Ketika membicarakan soal pemberantasan jentik nyamuk, banyak orang kerap memilih penggunaan bubuk abate sebagai jalan keluarnya. Namun, Anda juga dapat menggunakan ikan pemakan jentik nyamuk sebagai salah satu solusi memberantas larva nyamuk tanpa bahan kimia.

Ikan pemakan jentik nyamuk merupakan musuh alami bagi larva nyamuk yang bertugas sebagai predator alami. Ikan-ikan air tawar ini akan memangsa larva nyamuk sehingga populasi nyamuk di lingkungan tersebut akan berkurang tanpa harus menggunakan obat kimia.

Imbauan untuk menggunakan ikan pemakan jentik nyamuk ini juga pernah diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Ikan ini dapat dimasukkan dalam program 3M+ sebagai pencegahan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Apa saja ikan pemakan jentik nyamuk yang bisa Anda pelihara?

Di beberapa daerah di Indonesia, pemakaian ikan pemakan jentik nyamuk bukanlah hal yang baru. Beberapa jenis ikan telah lama digunakan sebagai pengendali larva nyamuk, misalnya:

  • Ikan gupi

Ikan gupi adalah jenis ikan hias yang cocok untuk membasmi jentik nyamuk di akuarium. Ukurannya yang kecil dapat menjangkau larva nyamuk di sudut akuarium atau kolam yang tidak dapat dijangkau oleh ikan yang berukuran lebih besar.

Meski kecil, ikan gupi termasuk ikan yang rakus dan bisa makan larva nyamuk hingga seberat badannya sendiri. Berdasarkan penelitian, ikan gupi bisa memakan jentik nyamuk hingga 100-500 ekor per hari sehingga sangat cocok dijadikan ikan pembasmi jentik nyamuk.

Di Indonesia, ada dua jenis ikan yang disebut sebagai ikan gupi, yakni gupi warna-warni (Poecilla reticulata) dan gupi perak (Gambusia affinis) atau disebut juga ikan alien alias ikan nyamuk. Gupi nyamuk lebih efektif dalam memangsa larva nyamuk.

Meskipun demikian, perkembangbiakan ikan gupi sangat cepat sehingga bisa membuat akuarium Anda lekas penuh. Jangan buang ikan gupi ini ke selokan karena dapat membuat perkembangbiakannya tak terkendali dan menyebabkan masalah ekosistem yang lain.

Sebagai solusi, Anda dapat mengumpankan ikan gupi pada hewan air lainnya, seperti kura-kura maupun katak. Anda pun dapat menjual atau memberikannya pada tukang ikan untuk dijadikan pakan bagi ikan lain yang lebih besar.

  • Ikan kepala timah

Ikan kepala timah (Aphlocheilus panchax) juga merupakan ikan kecil yang bisa hidup sehat di selokan maupun perairan tergenang. Kemampuannya sebagai ikan pemakan jentik nyamuk tidak diragukan lagi karena makanan utamanya memang serangga atau binatang kecil lain yang menggenang di permukaan air.

Sebuah penelitian menyebut bahwa ikan kepala timah bisa memangsa 53-65 larva nyamuk dalam waktu 3 jam saja. Jumlah ini lebih banyak dibanding penggunaan predator jentik nyamuk lainnya, seperti cacing turbicifid dan larva chironomid.

  • Ikan mas

Penelitian mengungkap bahwa ikan mas bisa memakan hampir semua larva nyamuk yang mengapung di permukaan air tergenang. Oleh karena itu, ikan ini dapat dijadikan sebagai ikan pemakan jentik nyamuk.

Ikan mas sendiri memiliki berbagai ukuran dan warna. Bagi Anda yang ingin memelihara ikan mas di kolam, Anda dapat memilih ikan mas yang berukuran besar dan berwarna lebih gelap.

Sedangkan bagi Anda yang ingin menjadikan ikan ini sebagai ikan hias di akuarium, pilihlah ikan mas yang berwarna terang dan berukuran lebih kecil. Ikan mas kecil juga bisa dipilih jika kolam yang Anda miliki berukuran lebih kecil dan ditanami berbagai tumbuhan atau bebatuan hias.

Selain ketiga jenis tersebut, Anda juga bisa memelihara ikan koi, sapu-sapu, nila, dan mujair sebagai ikan pemakan jentik nyamuk. Meski demikian, ikan-ikan tersebut kurang agresif dalam memangsa larva nyamuk dibanding ketiga ikan di atas.

Universitas Negeri Semarang. https://lib.unnes.ac.id/20442/1/6411410073-S.pdf
Diakses pada 4 Maret 2020

Kemkes. https://www.kemkes.go.id/article/print/19011400002/nyamuk-dbd-mudah-menyerang.html
Diakses pada 4 Maret 2020

Pond Informer. https://pondinformer.com/pond-fish-that-eat-mosquito-larvae/
Diakses pada 4 Maret 2020

US Fish and Wildlife Services. https://www.fws.gov/fisheries/ANS/erss/uncertainrisk/ERSS-Aplocheilus-panchax-FINAL.pdf
Diakses pada 4 Maret 2020

Fish Base. https://www.fishbase.se/summary/3228
Diakses pada 4 Maret 2020

Artikel Terkait