logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Ide Sensory Play Menyenangkan untuk Menstimulasi Sensor Motorik Anak

open-summary

Sensory play adalah jenis aktivitas yang memberikan stimulasi pada seluruh indra anak. Menariknya, kegiatan ini bisa dilakukan sejak mereka masih sangat kecil.


close-summary

5

(2)

25 Mar 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Sensory play adalah permainan yang bermanfaat untuk menstimulasi panca indra anak

Sensory play dapat merangsang seluruh indra anak dan ini baik bagi perkembangannya

Table of Content

  • Apa itu sensory play?
  • Manfaat sensory play
  • Ide bermain sensory play dengan anak
  • Catatan dari SehatQ

Pernahkah Anda mencoba sensory play? Permainan ini disinyalir dapat mendukung perkembangan sensor motorik anak. Selain merasakan tekstur dari sebuah benda, berbagai panca indra anak juga akan dilibatkan dalam kegiatan sensory play.

Advertisement

Apa itu sensory play?

Sensory play adalah jenis aktivitas yang memberikan stimulasi pada seluruh indra anak, yaitu peraba (kulit), penglihatan (mata), pendengaran (telinga), penciuman (hidung), dan pengecap (lidah).

Selain itu, sensory play juga mencakup gerakan, keseimbangan, dan kesadaran spasial. Menariknya, kegiatan ini bisa dilakukan sejak anak masih sangat kecil.

Mengoptimalkan stimulasi terhadap seluruh panca indra akan membuat anak lebih mengenal dunia di sekitarnya. Bahkan, manfaat dari permainan sensori ini bisa menunjang kemampuan anak di bidang akademis.

Manfaat sensory play

Beberapa manfaat dari melakukan sensory play adalah:

1. Baik untuk perkembangan otak anak

Stimulasi indra yang dimiliki si kecil sangat baik untuk perkembangan otak anak. Memberikan paparan pengalaman sensori yang berbeda-beda sejak kecil akan membuat pengalaman mereka semakin kaya.

Tak hanya itu, permainan sensori akan membangun koneksi saraf dengan jalur neural. Ketika bagian ini semakin berkembang, kemampuan untuk menyelesaikan tugas lebih kompleks akan meningkat.

2. Mengoptimalkan perkembangan kognitif anak

Anak yang mendapatkan cukup stimulasi indra akan memiliki perkembangan kognitif yang baik. Tak hanya itu, kemampuan motorik kasar dan halusnya juga optimal.

Pilih jenis sensory play untuk bayi dan anak yang bisa mengasah bagian motorik dan kognitif berbeda-beda untuk membuatnya semakin efektif.

3. Memperkaya kemampuan berbahasa anak

Selanjutnya, manfaat sensory play adalah meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Ketika mendapatkan stimulasi hal baru, ini akan mendorong mereka berkomunikasi secara efektif, baik dengan orangtua maupun teman sebayanya.

Sebagai contoh, ketika merasakan tekstur dan bentuk yang baru, orangtua bisa mengajak anak bercerita tentang apa yang dirasakan. Hal ini juga dapat melatih bayi untuk mengoceh.

4. Mengajarkan anak memecahkan masalah

Ketika bereksperimen dengan objek-objek berbeda dalam sensory play, anak akan menghadapi berbagai tantangan. Saat ada kesulitan inilah, kemampuan mereka memecahkan masalah sekaligus mengambil keputusan terasah.

Permainan sensori dapat mengajarkan anak memecahkan masalah. Contohnya, ketika membuat menara dari pasir dan tidak bisa berdiri tegak, anak akan mencoba menambahkan pasir di bagian bawah agar kuat menopang.

5. Menenangkan anak

Rupanya, sensory play juga bisa menjadi cara menenangkan anak yang gelisah atau tidak bisa beristirahat. Ketika anak tenggelam dalam keseruan bermain sensori, ini akan membantu mereka fokus pada hal yang benar-benar penting saja. Di saat yang sama, hal tidak relevan atau white noise dari sekitarnya bisa terabaikan.

6. Mengasah kemampuan beradaptasi anak

Permainan sensori membantu anak-anak beradaptasi dengan situasi baru. Mereka mulai memahami bahwa objek yang dihadapinya bisa dimainkan dengan cara-cara berbeda. Ada banyak skenario yang bermunculan dan membuat mereka semakin piawai beradaptasi.

7. Meningkatkan ingatan

Hubungan antara ingatan dan indra menunjukkan bahwa ingatan tersebar di seluruh pusat sensor otak. Oleh sebab itu, melakukan permainan yang melibatkan indra atau sensory play dapat membantu mengembangkan dan meningkatkan ingatan anak.

Baca Juga

  • 8 Manfaat Bermain Rubik yang Menakjubkan untuk Otak Anak
  • Ciri-Ciri Mom Shaming yang Tidak Disadari Banyak Orang
  • 6 Jenis Permainan Anak yang Baik Dimainkan

Ide bermain sensory play dengan anak

Bermain air
Salah satu kegiatan sensory play adalah bermain air

Tak perlu peralatan yang mahal atau mewah, sensory play bisa dimainkan dari benda-benda sederhana yang ada di rumah Anda. Beberapa ide permainan sensory play adalah sebagai berikut:

1. Bermain dengan makanan

Makanan memiliki bentuk, warna, dan tekstur yang beragam. Ini bisa menjadi ide permainan sensori bersama si kecil. Mereka bisa merasakan, menekan, atau merabanya satu persatu.

Menariknya, studi di tahun 2017 menemukan bahwa anak prasekolah yang terbiasa dengan permainan ini akan lebih mau mencoba makanan-makanan baru.

Apabila ragu anak akan menganggap waktu makan sebagai permainan, coba pisahkan waktunya. Komunikasikan pula pada anak bahwa ini bukan berarti membuang-buang makanan, melainkan sedang mengajak mereka bermain lewat media makanan, seperti mie, yogurt, atau buncis.

2. Tabung suara

Coba siapkan beberapa kertas bekas tisu roll, kemudian masukkan objek berbeda ke dalamnya. Mulai dari beras, biji-bijian, kancing, dan semacamnya. Lalu tutup dengan selotip.

Biarkan anak bermain dengan menggoyangkannya sehingga muncul bunyi berbeda-beda. Ini akan menjadi ide permainan sensori yang menyenangkan.

3. Play dough

Selain membeli di pasaran, Anda juga bisa membuat sendiri play dough dengan bahan tepung, pewarna makanan, dan minyak. Ajak anak membuat bersama-sama dan pilih warna favoritnya. Setelah jadi, mereka bisa bereksperimen dengan play dough buatannya.

4. Calming bottle

Apabila si kecil tengah kewalahan dengan emosi atau hal-hal di sekitarnya, coba berikan calming bottle. Cara membuatnya adalah dengan mengisi botol dengan air, pewarna makanan, dan glitter. Kemudian tutup rapat botolnya.

Ketika mereka merasa marah, ajak bermain dengan calming bottle ini dengan mengocoknya. Kemudian, minta si kecil menarik napas sambil melihat bagaimana glitter perlahan turun ke bawah.

5. Membuat roti

Ajak anak bersenang-senang di dapur dengan membuat kue atau baking. Bahkan tahap awal mulai dari membuat adonan saja sudah bisa memberikan stimulasi yang baik untuk mereka.

Proses pembuatannya memang menjadi lebih lama, tetapi manfaatnya sebagai stimulasi indra sekaligus membangun ikatan dengan orangtua tentu lebih berharga.

6. Sensory board

Anda dapat mengajak anak bermain dengan sensory board. Biarkan ia melihat dan menyentuh benda-benda yang ada pada papan tersebut, misalnya gantungan kunci, spons mandi, kain flanel, dan lainnya. Selain melatih berbagai indranya, permainan ini juga mendorong si kecil bereksplorasi.

Cara membuat sensory board tidaklah sulit. Anda bisa membuat papannya dari kayu atau plastik. Selanjutnya, tempelkan berbagai benda pada papan tersebut menggunakan lem, paku, atau sekrup. Namun, pastikan tidak ada benda tajam yang bisa membahayakan si kecil.

Selain sensory board, Anda juga bisa membelikan bermacam-macam mainan sensorik anak yang banyak dijual pada berbagai toko online.

7. Bercocok tanam

Anda bisa mengajak anak bercocok tanam di akhir pekan sebagai bentuk sensory play yang menyenangkan. Carilah tanaman yang sederhana dan mudah ditanam, misalnya cabai atau kangkung. Tempat menanamnya pun bisa dilakukan di gelas plastik atau wadah bekas telur.

Berbagai aktivitas yang dilakukan saat bercocok tanam, seperti menggali tanah, menempatkan bibit tanaman, menyiram tanaman, hingga mencium wangi bunga atau rempah, dapat membantu menstimulasi panca indra anak.

8. Bermain air

Anak-anak biasanya suka bermain air. Namun, tahukah Anda kalau kegiatan ini bisa menstimulasi berbagai panca indranya pada tubuhnya?

Untuk melakukan sensory play ini, Anda bisa menggunakan kolam anak-anak yang bisa dipompa. Isi kolam tersebut dengan berbagai bola, gelas, dan barang-barang lain untuk mereka eksplorasi di dalam air.

Kalau Anda tidak punya kolam anak-anak, bak mandi pun bisa jadi alternatif untuk menikmati kegiatan ini.

Catatan dari SehatQ

Prioritas dari segala jenis permainan untuk si kecil adalah keamanannya. Jangan berikan objek yang berisiko tertelan dan membuat mereka tersedak. Apabila permainan melibatkan air, selalu awasi mereka dengan baik.

Tak hanya itu, perhatikan bagaimana respons anak terhadap permainan sensorinya. Pilihlah yang sesuai dan aman untuk usia mereka.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut seputar cara stimulasi indra si kecil, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

tips parentinggaya parentingmainan anak

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved