Tanda Bayi Cukup ASI, Kenali Ciri-Cirinya


Tanda bayi cukup ASI bisa dilihat dari suasana hati dan sistem pencernaannya. Bayi yang mendapatkan ASI cukup akan terlihat tidak mudah rewel hingga mengalami buang air besar yang lancar sebanyak 5 kali sehari

(0)
28 Aug 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tanda bayi cukup ASI adalah terlihat ceriaTanda bayi cukup ASI bisa dilihat jika ia aktif dan ceria
Tanda bayi cukup ASI perlu diketahui. Sayangnya, beberapa ibu baru tidak tahu berapa banyak ASI yang cukup diminum oleh bayi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran jika ASI tidak mencukupi nutrisi bayi sehingga ibu memberinya susu formula tambahan.Namun, Anda tak perlu panik dan khawatir. Sebab, ada tanda bayi cukup ASI yang bisa Anda perhatikan. Ketika kebutuhan ASI pada bayi terpenuhi, maka Anda tidak perlu khawatir karena kebutuhan nutrisi bayi telah tercukupi.

Bagaimana tanda bayi cukup ASI?

Tanda bayi cukup ASI bisa dilihat selama 6 bulan sejak bayi lahir
Pada hari-hari pertama bayi lahir ke dunia, payudara ibu biasanya menghasilkan kolostrum. Kolostrum adalah cairan berwarna kuning keemasan yang diproduksi oleh tubuh ibu sejak minggu-minggu terakhir kehamilan.Menurut IDAI, ASI biasanya muncul menggantikan kolostrum di hari ketiga atau keempat setelah kelahiran bayi. Berbeda dengan kolostrum yang bening keemasan, ASI berwarna putih dan lebih cair. Air susu ibu menjadi satu-satunya makanan bagi bayi baru lahir yang berusia kurang dari 6 bulan.Untuk memenuhi kecukupan ASI, bayi harus disusui setiap 2 hingga 3 jam sekali. Artinya, ada 8 kali bayi menyusui dalam sehari.Meski ibu sering menyusui, tetapi mungkin terdapat pertanyaan dalam benak ibu terkait apakah bayi telah mendapat cukup ASI? Untuk mengetahui hal tersebut, berikut tanda bayi cukup ASI yang dapat ibu perhatikan:

1. Payudara terasa lebih lembut setelah menyusui

Tanda bayi cukup ASI bisa dilihat dari tekstur payudara
Tanda bayi cukup ASI ini terjadi karena bayi telah mengosongkan ASI di payudara dengan sempurna sehingga payudara tidak lagi keras.

2. Ibu tidak haid selama 3 bulan

Berdasarkan riset yang terbit pada jurnal Clinics in Perinatology, tanda bayi kenyang minum ASI bisa dilihat dari siklus menstruasi ibu menyusui.Dalam hal ini, menyusui mampu menghentikan menstruasi untuk sementara (amenorea).  Hal ini dikarenakan pada saat menyusui, hormon prolaktin pada ibu meningkat. Dampaknya, ibu menjadi tidak subur sehingga menstruasi pun ikut berhenti.Dalam hal ini, ibu berhenti haid selama 3 bulan sejak kali pertama menyusui. Jika kurang dari 3 bulan, artinya terjadi perubahan hormon karena ASI tidak cukup.

3. Bayi tampak tenang dan kenyang setelah menyusui

Bayi tenang adalah tanda bayi cukup ASI
Tanda bayi kenyang minum ASI bisa dilihat dari mood-nya. Ketika menunjukkan tanda bayi cukup ASI, bayi tidak akan rewel, kecuali jika terdapat masalah lain seperti sakit perut, ruam popok, dan lainnya.

4. Berat badan bayi bertambah

Berat bayi ketika lahir biasanya sedikit menurun di awal-awal kelahiran. Namun, jika mendapat cukup ASI, maka berat badan bayi akan bertambah saat bayi berusia sekitar 2 minggu. Maka, tanda bayi cukup ASI pun bisa dilihat jika bayi menjadi lebih gemuk.

5. Bayi buang air kecil 6-8 kali per hari

Tanda bayi cukup ASI buang air kecil 1-2 hingga 6-8 kali sehari
Ketika Si Kecil menunjukkan tanda bayi kenyang minum ASI, mereka akan buang air kecil lebih sering. Saat bayi mendapatkan ASI pertamanya, kolostrum, ia hanya buang air kecil 1-2 kali dalam 24 jam pertama kehidupannya. Namun, setelah bayi mendapat cukup ASI secara teratur atau setelah berusia 5 hari, maka intensitas buang air kecilnya bertambah menjadi 6-8 kali per hari. 

6. Bayi sering menyusu

Bayi yang sering menyusu secara teratur kira-kira sebanyak 8-12 kali sehari. Jika bayi mampu menghisap payudara dengan benar, tentu akan memperoleh kecukupan ASI. Oleh karena itu, Ini juga bisa dijadikan tanda bayi kenyang minum ASI.

7. Bayi ceria dan aktif ketika bangun tidur

Anak ceria merupakan tanda bayi cukup ASI
Tanda bayi cukup ASI bisa dilihat dari suasana hatinya. Jika bayi memperoleh kecukupan ASI, terutama sebelum tidur, ia akan lebih aktif dan ceria ketika bangun tidur. Hal ini tentu bagus untuk perkembangannya.

8. ASI ditelan dengan baik

Ketika bibir bayi menempel ke puting payudara untuk menyusu, maka ia akan mengisap dengan cepat. Dalam hal ini, tanda bayi cukup ASI bisa diperhatikan dari kemampuan meminum ASI.Namun, jika gerakannya melambat dan tarikannya terasa lebih dalam, maka ia sedang menelan ASI. Selain itu, Anda juga dapat melihat dagunya turun ke bawah dan terdengar suara menelan. Bayi yang menelan ASI dengan baik tentu tidak akan mengalami kurang ASI.

9. Warna feses kuning

Warna feses digunakan sebagai tanda bayi cukup ASI
Warna feses juga penting sebagai tanda bayi cukup ASI. Ketika buang air besar pertama, biasanya feses berwarna hitam dan lengket. Namun setelah mendapat ASI, feses akan berwarna hijau dan berubah menjadi kuning dengan sedikit berair karena cairan ASI. Pastikan juga bayi buang air besar minimal satu kali sehari.

10. Urine berwarna jernih

Tidak berwarna, tanda bayi cukup ASI memiliki urine bening
Urine yang berwarna jernih dapat menandakan bayi cukup mendapat ASI. Sebab, jika bayi tidak mendapat cukup ASI, maka urinenya akan berwarna lebih gelap karena mengalami dehidrasi.

11. Bayi tidur nyenyak

Ketika Buah Hati baru lahir menunjukkan tanda bayi kenyang minum ASI, bayi langsung mengantuk dan bersiap untuk tidur. Hal ini ditandai dengan lehernya melemah dan langsung bersandar pada pundak ibu jika bayi digendong dengan tegak.

12. BAB sebanyak 5 kali sehari.

Selain warna feses, tanda bayi cukup ASI juga bisa dilihat dari banyaknya BAB. Dalam hal ini, jumlah bayi BAB yang ideal menunjukkan jika bayi kenyang karena ASI. Jika bayi tidak lapar, bayi pun bisa BAB dengan lancar. Sistem pencernaan bayi pun menjadi baik. Perlu diingat, apabila memasuki usia keenam minggu, bayi tidak BAB sesering ini.

Ciri-ciri bayi kurang ASI

Jika rewel, artinya tanda bayi cukup ASI tidak terpenuhi
Sama halnya dengan tanda bayi cukup ASI, tanda bayi kurang ASI bisa dilihat dari beberapa aspek pada Si Kecil. Ketika bayi tidak mendapat cukup ASI, maka bayi bisa kekurangan nutrisi dan dapat berpengaruh pada perkembangannya. Adapun ciri-ciri bayi kurang ASI yang dapat ibu perhatikan, yaitu:
  • Berat badan bayi turun terus menerus. Jika setelah lima hari kelahirannya, berat badan bayi tidak bertambah atau bahkan malah berkurang terus maka ini bisa menjadi tanda bayi tidak mendapat cukup ASI.
  • Popok bayi tetap kering setelah 4-6 jam.
  • Setelah lima hari kelahirannya, feses bayi berwarna gelap dan sedikit.
  • Urine bayi berwarna sangat gelap. Jika bayi memiliki urine yang gelap seperti jus apel, maka ini dapat menandakan bayi kekurangan cairan karena tidak mendapat cukup ASI. 
  • Bayi sering rewel atau lesu. Jika setelah diberi ASI, bayi sering rewel atau terlihat lesu maka itu bisa menjadi tanda bayi tidak cukup ASI. Bayi yang sering rewel dapat pula menandakan dirinya lapar.
  • Mulut atau mata bayi tampak kering.
  • Bayi terlihat tidak kenyang. Jika bayi tetap rewel meski sudah menyusu dalam waktu yang lama, hal ini bisa disebabkan oleh ketidakmampuan bayi untuk menghisap puting susu.
  • Payudara tidak terasa lembut setelah menyusui. Jika payudara tidak terasa lembut setelah menyusui, maka dapat menandakan pengosongan ASI tidak sempurna.
  • Bayi tidak terdengar menelan ketika menyusu. Meski suara bayi ketika menelan ASI tidak selalu terdengar, Anda perlu memperhatikannya karena bisa saja bayi tidak minum ASI sehingga tidak mendapat cukup ASI.

Tips sukses memberikan ASI ekslusif

Agar tanda bayi cukup ASI terpenuhi, pelajari teknik menyusui
Agar berhasil dalam memberikan ASI eksklusif, Anda disarankan untuk:
  • Selalu siap untuk menyusu on demand (sesuka bayi) dan membangunkan bayi dengan cara membuka “bedong” tiap 2 jam agar bayi terbangun dan menyusu.
  • Usahakan untuk memberikan ASI sesering mungkin minimal 8 – 12 x/hari.
  • Tidak memberikan minuman/makanan lain selain ASI.
  • Tidak memberikan dot/empeng pada bayi karena akan mengakibatkan bingung puting.
  • Mempelajari teknik menyusui yang benar; posisi dan pelekatan bayi pada payudara agar bayi dapat mengosongkan payudara ibu dengan optimal.
  • Memperhatikan berat badan pada bayi sejak hari pertama kelahiran. Bila bayi mengalami penurunan berat badan terlalu banyak, dan proses menyusui masih sulit, memerah ASI dan memberikannya pada bayi seringkali sangat membantu (sambil tetap berlatih menyusui).

Catatan dari SehatQ

Tanda bayi cukup ASI bisa dilihat dari Si Buah Hati maupun ibu menyusui. Jika tanda bayi kenyang minum ASI muncul, bayi akan tidak rewel, lebih gemuk, warna fesesnya kuning, hingga tidur dengan nyenyak. Sementara, ciri-ciri bayi kurang ASI adalah mood-nya tidak ceria, sistem pencernaan bermasalah, hingga dehidrasi. Untuk itu, jika Si Kecil menunjukkan gejala kekurangan ASI, segera konsultasi melalui chat dokter anak di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayi & menyusuibayiasi eksklusiffeses bayibayi cukup asi
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_how-to-tell-whether-your-babys-getting-enough-breast-milk_617.bc
Diakses pada 28 Agustus 2019
Parents. https://www.parents.com/baby/care/how-can-i-tell-if-my-newborn-is-getting-enough-milk/
Diakses pada 28 Agustus 2019
LLLI. https://www.llli.org/breastfeeding-info/is-baby-getting-enough/
Diakses pada 28 Agustus 2019
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/asi-saya-kurang
Diakses pada 29 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait