logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Ibu Menyusui Positif Corona, Bolehkah Tetap Menyusui Si Kecil?

open-summary

Ketika ibu menyusui terinfeksi virus corona penyebab Covid-19, Anda tentu saja merasa khawatir jika ASI yang diberikan akan menularkan virus pada bayi. Namun, benarkah demikian?


close-summary

7 Apr 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Ibu menyusui positif corona memakai masker

Ibu menyusui tetap bisa menyusui meski positif Covid-19 dengan mempraktikkan protokol kesehatan yang ketat

Table of Content

  • Bagaimana ibu menyusui terinfeksi corona?
  • Apakah bayi bisa tertular virus corona melalui ASI?
  • Panduan menyusui bayi bagi ibu yang positif Covid-19
  • Panduan memberikan ASIP pada bayi jika ibu menyusui positif Covid-19
  • Catatan dari SehatQ

Pandemi coronavirus tampak belum berakhir setelah hampir 2 tahun berjalan. Bahkan, pertambahan kasus hari demi hari semakin meresahkan. Siapa saja dapat terinfeksi Covid-19, tak terkecuali ibu menyusui. Hal ini menyebabkan munculnya kekhawatiran mengenai dampak virus corona terhadap ibu menyusui dan bayi yang disusuinya. 

Advertisement

Lantas apabila ibu menyusui positif corona (Covid-19), apakah boleh tetap menyusui bayi?

Bagaimana ibu menyusui terinfeksi corona?

Seperti yang diketahui, virus corona dapat ditularkan dari orang ke orang melalui percikan air liur orang yang terinfeksi ketika batuk atau bersin. Percikan tersebut kemudian terhirup sehingga masuk ke dalam tubuh. Umumnya, gejala Covid-19 akan muncul dalam waktu 2-14 hari setelah terjangkit virus corona.

Ibu menyusui mungkin saja tidak menunjukkan gejala apa pun atau hanya gejala ringan, seperti halnya flu. Akan tetapi, pada kasus yang parah ibu menyusui juga dapat mengalami gejala coronavirus (Covid-19) berat, seperti:

  • Demam di atas 38 derajat Celcius
  • Sesak napas
  • Batuk kering
  • Nyeri otot
  • Lemas
  • Nyeri tenggorokan

Sementara, gejala-gejala yang lebih jarang terjadi yaitu diare, mual, dan muntah. Jika busui merasakan gejala tersebut, baru bepergian dari negara yang terkena virus corona, atau sudah melakukan kontak erat dengan orang yang terinfeksi, segera periksakan diri ke dokter.

Apakah bayi bisa tertular virus corona melalui ASI?

Belum diketahui secara pasti apakah ibu yang terinfeksi dapat menularkan virus melalui ASI atau tidak. Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjelaskan bahwa berdasarkan studi yang telah dilakukan pada wanita dengan Covid-19 sejauh ini tidak mendeteksi adanya virus dalam ASI. 

Meski begitu, risiko penularan dari ibu ke bayi tetap ada terutama ketika ibu menyusui yang terjangkit virus corona tidak menjaga kebersihan dengan baik, misalnya menyentuh bayi tanpa mencuci tangan atau batuk dan bersin di dekat bayi. Oleh sebab itu, menyusui bayi pun harus dilakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan yang ketat demi mencegah penularan coronavirus.

Panduan menyusui bayi bagi ibu yang positif Covid-19

ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi karena dapat menunjang pertumbuhannya dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan mengingat pentingnya peran ASI, WHO pun menyatakan bahwa ibu yang positif Covid-19 masih bisa menyusui bayinya.  

Maka guna mencegah penularan virus corona pada bayi, ibu menyusui harus melakukan cara-cara berikut:

  • Menggunakan masker

Gunakanlah masker ketika menyusui dan merawat bayi. Masker mencegah percikan liur ketika Anda bersin atau batuk keluar ataupun terhirup oleh bayi sehingga bayi menjadi lebih aman.

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi

Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah menyentuh bayi wajib dilakukan agar virus yang ada di tangan tidak menempel pada bayi. Dengan mencuci tangan secara rutin, maka virus pun akan hilang.

  • Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan

Bersihkanlah dan disinfeksi secara rutin permukaan benda yang sering disentuh ibu dan bayi. Disinfeksi memungkinkan virus atau kuman lainnya menjadi non-aktif.

Panduan memberikan ASIP pada bayi jika ibu menyusui positif Covid-19

Jika Anda tidak merasa sehat untuk menyusui bayi secara langsung atau berada dalam kondisi isolasi diri sehingga jauh dari bayi, maka disarankan untuk memberi ASI perah. Berikut panduan memberi ASI perah pada bayi dengan aman bagi ibu yang terinfeksi virus corona:

  • Jaga kebersihan saat memerah

Selalu perhatikan dan jaga kebersihan ketika memerah ASI. Cucilah tangan dengan sabun, sebelum dan sesudah memerah ASI.

  • Gunakan botol susu yang bersih

Anda dapat memberi ASI perah pada bayi menggunakan botol susu yang bersih. Namun, jika bayi sudah bisa minum dengan cangkir maka pilihlah cangkir yang bermulut lebar.

  • Pilih wadah yang tepat untuk menyimpan ASI perah

Sebaiknya, gunakanlah botol yang tertutup untuk menyimpan ASI perah sehingga memungkinkan kuman tidak masuk. Pastikan juga botol penyimpanan steril dengan membersihkannya sebaik mungkin.

Ketahanan ASI perah juga penting untuk Anda ketahui agar tidak memberi ASI basi pada bayi. Dalam freezer, ASI bisa bertahan selama 4 bulan. Sementara dalam lemari pendingin bawah, ASI bisa bertahan selama 3-4 hari.

Bila berada di dalam tas ASI bersama dengan ice pack, ASI bisa bertahan selama kurang dari 24 jam. Dalam suhu kamar, ASI bisa bertahan selama 3-4 jam. Jika tak memungkinkan memberi ASI, maka menggantinya dengan susu formula dapat menjadi solusi lain.

no caption

Catatan dari SehatQ

Hingga kini, belum ada penelitian mengenai penularan virus corona melalui ASI. Bila ibu menyusui positif terinfeksi Covid-19, Anda tetap dapat menyusui bayi Anda seperti biasa, asalkan tetap menjaga kebersihan. Gunakan masker saat menyusui Si Kecil dan selalu cuci tangan sebelum maupun sesudah menyusui.

Jika kondisi Anda tidak memungkinkan untuk menyusui langsung (direct breastfeeding), Anda dapat memberikan ASI perah pada Si Kecil. Ingatlah untuk menyimpan ASIP dengan tepat agar tidak mudah basi.

Advertisement

produksi asiibu menyusuiasi perahcovid-19menyusui

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved