logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Telur Puyuh? Ini Aturan dan Cara Mengolahnya

open-summary

Mengonsumsi telur puyuh untuk ibu hamil sah-sah saja, justru bisa jadi sumber protein tinggi. Namun, pastikan telur sudah matang sempurna. Karena telur puyuh mentah bisa menyebabkan keracunan.


close-summary

15 Jun 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Telur puyuh aman dimakan oleh ibu hamil

Telur puyuh aman dimakan oleh ibu hamil

Table of Content

  • Kandungan nutrisi telur puyuh
  • Aturan makan telur puyuh untuk bumil
  • Cara mengolah telur puyuh yang tepat untuk ibu hamil
  • Bahaya telur puyuh mentah

Sebenarnya, tidak ada pantangan makan ibu hamil selama dimasak benar-benar matang serta prosesnya higienis. Termasuk mengonsumsi telur puyuh untuk ibu hamil pun sah-sah saja, justru bisa jadi sumber protein tinggi.

Advertisement

Namun, ada syaratnya. Ibu hamil makan telur puyuh harus yang benar-benar sudah matang sepenuhnya. Pastikan bagian kuning telur sudah matang dan tidak lagi cair sebelum mengonsumsinya.

Baca Juga

  • Ragam Efek Samping Asam Folat, Termasuk Perlambat Perkembangan Otak Anak
  • Hamil 31 Minggu, Apa Saja yang Terjadi pada Janin dan Ibu?
  • Panduan Lengkap Tes Kehamilan: Cara Kerja, Jenis, dan Hasilnya

Kandungan nutrisi telur puyuh

Rasa dari telur puyuh benar-benar mirip dengan telur ayam, hanya saja ukurannya sekitar 1/3 lebih kecil. Dalam 1 butir telur puyuh berukuran 9 gram, terdapat kandungan nutrisi berupa:

  • Kalori: 14
  • Protein: 1 gram
  • Lemak: 1 gram
  • Kolin: 4% nilai harian
  • Folat: 2% nilai harian
  • Riboflavin: 6% nilai harian
  • Vitamin A: 2% nilai harian
  • Vitamin B12: 6% nilai harian
  • Zat besi: 2% nilai harian
  • Fosfor: 2% nilai harian
  • Selenium: 5% nilai harian

Artinya, meski ukurannya kecil, kandungan nutrisi di dalamnya begitu melimpah. Utamanya kandungan mineral seperti selenium dan riboflavin yang membantu tubuh mencerna makanan dan mengolahnya menjadi energi. Tak hanya itu, selenium juga memastikan fungsi tiroid tetap sehat.

Sementara vitamin B12 dan zat besi sangat baik untuk fungsi sistem saraf serta menjaga level energi optimal berkat perannya membentuk sel darah merah.

Terakhir, mineral berupa kolin juga penting dalam pembentukan acetylcholine, perannya dalam kounikasi antara sistem saraf dan otot.

Aturan makan telur puyuh untuk bumil

Ketika memberikan telur puyuh untuk ibu hamil, pastikan sudah memasaknya hingga matang sempurna. Sebab, sebagian besar telur puyuh belum terpasteurisasi. Proses pemanasan dapat membunuh bakteri berbahaya yang mungkin tertinggal di cangkangnya.

Untuk mendeteksi apakah telur puyuh sudah sepenuhnya matang atau belum, bisa dilihat dari kuning telurnya. Idealnya, kuning telur yang matang sempurna sudah tidak lagi tampak cair.

Apabila kuning telurnya masih tampak cair atau basah, artinya belum benar-benar matang.

Catatan penting lain untuk ibu hamil makan telur puyuh adalah jika memiliki alergi. Biasanya, orang yang punya alergi terhadap telur ayam akan merasakan alergi serupa pada telur puyuh.

Jadi, sebaiknya hanya konsumsi telur puyuh di bawah supervisi medis. Segera periksakan ke dokter apabila muncul reaksi alergi setelah mengonsumsinya.

Cara mengolah telur puyuh yang tepat untuk ibu hamil

Sama seperti telur ayam, ada banyak cara mengolah telur puyuh. Hanya saja, proses memasaknya biasanya lebih singkat karena ukurannya yang kecil.

Salah satu cara termudah mengolah telur puyuh adalah dengan merebusnya. Setelah matang, bisa dikonsumsi sebagai camilan, campuran lauk, atau tambahan dalam salad.

Mengonsumsi telur puyuh untuk ibu hamil sangat bagus juga untuk perkembangan otak janin. Di dalamnya, tidak terdapat lemak jenuh serta kandungan kolesterolnya pun termasuk kolesterol baik.

Cara merebusnya:

  • Didihkan air di panci berukuran kecil
  • Perlahan, tambahkan beberapa telur puyuh ke dalamnya
  • Kecilkan api menjadi sedang dan masak selama 3-4 menit
  • Setelah matang, matikan dan saring
  • Untuk mengupas, pecahkan cangkang dengan menekannya kemudian kupas kulit telur

Sebelum mengolah telur puyuh, pastikan juga kualitasnya benar-benar baik. Hindari telur puyuh yang berbau busuk atau ada bintik cokelat di kuning telurnya.

Selain itu, sebaiknya hindari telur puyuh yang sudah melewati batas kedaluwarsa karena kualitasnya tentu sudah menurun.

Bahaya telur puyuh mentah

Bagi ibu hamil dan orang-orang dengan masalah imun, mengonsumsi telur puyuh mentah bisa menyebabkan keracunan. Ini juga berlaku untuk makanan mentah lainnya yang bisa membahayakan kondisi janin dalam kandungan.

Selain itu, takaran ideal mengonsumsi telur puyuh setiap harinya adalah tidak lebih dari 3-4 butir. Namun, bukan berarti bisa dikonsumsi setiap hari tanpa putus karena sebaiknya ada variasi dengan sumber protein lainnya.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar rekomendasi makanan sehat dan bergizi untuk ibu hamil, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

menjaga kehamilankehamilantelur

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved