Ibu Hamil Minum Soda, Apakah Sehat untuk Ibu dan Bayi?

(0)
15 Sep 2020|Azelia Trifiana
Ibu hamil tidak disarankan untuk minum sodaSoda kurang baik menyehatkan untuk ibu hamil
Semua ibu hamil tentu ingin memberikan nutrisi terbaik untuk janin dalam kandungan, itu sebabnya ibu hamil minum soda tidaklah disarankan. Terlebih, kandungan gula dalam minuman soda cukup tinggi. Konsekuensinya, risiko anak mengalami kelebihan berat badan saat berusia 1 tahun semakin tinggi.Akan jauh lebih baik jika ibu hamil tidak minum soda dan menggantinya dengan cairan lain yang lebih bermanfaat. Jika bosan air putih, mengonsumsi air kelapa atau jus buah dapat memberikan nutrisi lebih banyak bagi janin dalam kandungan.

Amankah ibu hamil minum soda?

minuman bersoda
Ada baiknya menghindari minuman bersoda
Sebenarnya jika ibu hamil minum soda dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, maka masih terbilang aman. Dalam sehari, batas konsumsinya sebaiknya tidak lebih dari 330 ml. Namun, batasan ini bukan berarti ibu hamil boleh minum soda setiap harinya meski hanya segelas.Beberapa efek samping jika ibu hamil minum soda berlebihan adalah:

1. Risiko anak kelebihan berat badan

Bagi ibu hamil, konsumsi pemanis tambahan buatan seperti yang ada dalam minuman bersoda dapat meningkatkan risiko anak kelebihan berat badan saat berusia satu tahun.Sebuah studi oleh University of Manitoba di Kanada dilakukan terhadap 2.413 ibu hamil. Sebanyak 30% dari ibu hamil mengonsumsi minuman dengan pemanis tambahan, sementara mereka yang mengonsumsinya setiap hari mencapai 5%.Hasilnya, anak-anak yang terlahir dari ibu yang mengonsumsi minuman bersoda berisiko dua kali lipat menjadi overweight ketika usianya menginjak satu tahun.

2. Diabetes dan obesitas

Tak hanya itu, konsumsi minuman bersoda dengan pemanis tambahan juga membuat ibu rentan mengalami obesitas dan diabetes tipe 2. Jadi, seberapapun populer dan menggiurkannya minuman bersoda, sebaiknya ibu hamil menghindari dulu mengonsumsinya.

3. Bahaya kafein

Di dalam soda juga terdapat kafein yang dapat menyebabkan insomnia, konstipasi, hingga dehidrasi akibat sifatnya yang diuretik. Kondisi ini berbahaya bagi perkembangan sistem saraf dan motorik bayi.Mengonsumsi lebih dari 300 mg kafein dalam sehari dapat menyebabkan keguguran. Sementara jika lebih dari 500 mg, dapat mengakibatkan masalah pernapasan pada bayi saat proses persalinan.

4. Tidak baik untuk kesehatan tulang

Berbeda dengan sparkling water, soda terbuat dari air berkarbonasi dan karbon dioksida. Jenis air ini dapat merusak kesehatan tulang dan menyebabkan seseorang mengalami nyeri tulang belakang. Padahal, ibu hamil memerlukan kekuatan tulang punggung untuk menyokong perut yang membesar.Beberapa jenis air berkarbonasi hanya mengandung gas. Hanya saja, ada merek tertentu yang juga mengandung mineral seperti potasium dan sodium. Khusus untuk sodium, dapat mengakibatkan kenaikan tekanan darah yang berbahaya bagi ibu hamil.Jenis perasa seperti asam fosfat dalam minuman bersoda juga dapat berpengaruh terhadap kalsium tulang. Jika dikonsumsi berlebihan, dapat mengakibatkan pengeroposan tulang.

5. Buruk bagi perkembangan otak bayi

Sebuah penelitian tahun 2018 menemukan korelasi negatif jika ibu hamil minum soda terhadap perkembangan otak bayi. Kandungan pemanis tambahan dalam minuman bersoda dapat menyebabkan anak tumbuh dengan daya ingat buruk dan juga masalah non-verbal.

Alternatif minuman bersoda

infused water
Infused water bisa menjadi minuman alternatif yang menyehatkan
Mengingat ada banyak dampak negatif jika ibu hamil minum soda berlebihan, sebaiknya tunda dulu konsumsinya selama 9 bulan mengandung. Ada banyak alternatif lain yang bisa dikonsumsi sebagai pengganti minuman bersoda:
  • Infused water

Mudah dibuat sendiri dengan berbagai resep kombinasi, infused water sangat alami dan memberi banyak nutrisi bagi ibu hamil. Pun ketika merasakan morning sickness, mengonsumsi infused water yang menyegarkan dapat menjadi distraksi agar tak merasa mual.
  • Teh hijau

Ada banyak sekali nutrisi yang terkandung dalam teh hijau, selain manfaatnya yang dapat mencegah risiko terkena kanker, jantung, obesitas, liver, dan juga diabetes tipe 2. Ditambah lagi, teh hijau termasuk minuman yang bebas kalori dan tinggi antioksidan.
  • Sparkling water

Jika masih sulit meninggalkan sensasi karbonasi dari minuman bersoda, pilih alternatif sparkling water. Proses pembuatannya lewat karbonasi alami sehingga tidak berbahaya untuk enamel gigi hingga tulang. Tak hanya itu, jenis air ini juga dapat mencegah konstipasi yang kerap dialami ibu hamil.
  • Jus sayur

Tak perlu lagi repot mengolah sayuran, masukkan saja ke juicer atau blender untuk mendapatkan nutrisi terbaiknya. Pilih kombinasi sayuran dan juga buah yang menyegarkan. Jika dikonsumsi tanpa pemanis tambahan, ini adalah alternatif yang sangat menyehatkan pengganti minuman bersoda.
  • Kombucha

Teh fermentasi kombucha juga dapat menjadi alternatif ibu hamil minum soda tanpa pemanis tambahan. Berkat proses fermentasinya, kombucha sangat baik untuk bakteri baik dalam pencernaan. Ditambah lagi, rasanya sedikit asam namun tidak menyengat seperti cuka apel.
  • Air kelapa

Tanpa perlu diberi pemanis tambahan, air kelapa sudah sangat menyegarkan dan layak menjadi pengganti minuman bersoda bagi ibu hamil. Di dalamnya terdapat banyak vitamin dan mineral sehingga bermanfaat bagi tubuh. Air kelapa juga mengandung lebih sedikit sodium dibandingkan dengan minuman isotonik.Kebutuhan cairan ibu hamil lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak hamil. Wajar jika merasa ingin memenuhi rasa haus dengan minuman bersoda, namun sebaiknya pilih alternatif yang lebih menyehatkan dan tidak berisiko bagi janin. Apabila muncul keluhan pencernaan (mual, muntah atau diare) setelah mengonsumsi alternatif minuman bersoda, segera konsultasi dengan dokter kandungan Anda.
menjaga kehamilankehamilanpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/pregnant-women-should-avoid-diet-soda#2
Diakses pada 30 Agustus 2020
JAMA Network. https://jamanetwork.com/journals/jamapediatrics/fullarticle/2521471
Diakses pada 30 Agustus 2020
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/drinking-soda-during-pregnancy-is-it-safe/
Diakses pada 30 Agustus 2020
ACOG. https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-opinion/articles/2010/08/moderate-caffeine-consumption-during-pregnancy
Diakses pada 30 Agustus 2020
AJPM Online. http://www.ajpmonline.org/pb/assets/raw/Health%20Advance/journals/amepre/AJPM_Jun18_PR_Cohen_FINAL.pdf
Diakses pada 30 Agustus 2020
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/photogallery/soda-alternatives.aspx
Diakses pada 30 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait