logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Ini Dampaknya untuk Janin

open-summary

Ibu hamil minum kopi belum tentu mengalami dampak buruk bagi kesehatannya. Kopi yang dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil memiliki risiko alami keguguran lebih tinggi.


close-summary

10 Jul 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

bolehkah ibu hamil minum kopi

Ibu hamil minum kopi harus waspada risiko yang bisa ditimbulkan

Table of Content

  • Bolehkah ibu hamil minum kopi?
  • Batasan konsumsi kafein bagi ibu hamil
  • Dampak ibu hamil minum kopi berlebihan
  • Pesan dari SehatQ

Saat hamil, banyak pantangan yang harus ditaati oleh ibu. Salah satunya adalah membatasi atau sama sekali tidak minum kopi saat hamil atau minuman berkafein lainnya. Banyak orang percaya, dampak ibu hamil minum kopi salah satunya adalah membuat janin mengalami gangguan. Lantas, bolehkah ibu hamil minum kopi?

Advertisement

Baca Juga

  • Apakah Ibu Hamil Membutuhkan Antibiotik untuk Virus Zika?
  • Es Kopi Susu Sehat Ternyata Mudah Dibuat, Ini Resepnya
  • Detak Jantung Janin Normal, Berapa Kali dalam Satu Menit?

Bolehkah ibu hamil minum kopi?

Konsumsi kopi oleh ibu hamil sebenarnya tidak dilarang. Namun, ada batas tertentu yang perlu diperhatikan. Jika terlalu banyak, kafein pada kopi bisa meningkatkan risiko cacat lahir hingga bayi lahir mati.

Meski berbahaya jika diminum berlebihan, kopi rupanya juga memiliki banyak manfaat jika diminum dengan dengan takaran yang tepat.

Manfaat kopi untuk ibu hamil di antaranya adalah sebagai stimulan untuk meningkatkan energi, meningkatkan kerja otak dan sistem saraf pusat, membuat ibu hamil lebih fokus, mengurangi sakit kepala hingga menurunkan risiko peradangan.

Baca juga: Cara Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan untuk Tubuh

Batasan konsumsi kafein bagi ibu hamil

Batas maksimal konsumi kopi per harinya untuk ibu hamil adalah sebanyak 200 mg atau secangkir kopi berukuran sedang. Perlu diingat, beda jenis kopi, berbeda pula jumlah kafein yang dikandungnya. Sehingga, jangan hanya mematok keamanan jumlah kafein dari jumlah gelas kopi yang Anda minum.

Ibu hamil perlu waspada dengan teh kemasan karena mengandung kafein

Kafein tidak hanya terdapat pada kopi. Minuman lain seperti teh, soda dan minuman berenergi dalam kemasan, juga mengandung kafein, meski tidak sebanyak yang terkandung dalam satu cangkir kopi. Karena itu, Anda juga perlu berhati-hati saat mengonsumsinya.

Bolehkah ibu hamil minum kopi setiap hari? Ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi teh lebih dari empat gelas (240-960 ml) dalam sehari. Saat hamil, Anda pun harus berpikir kembali jika ingin mengonsumsi minuman berenergi dalam kaleng.

Sebab, dikutip dari American Pregnancy, dalam satu kaleng minuman berenergi berukuran 250 ml, diperkirakan terkandung 80 mg kafein.
Kafein dalam soda juga perlu diwaspadai jumlahnya. Setiap kaleng soda bisa mengandung kafein sebanyak 40 mg.

Sehingga, Anda sudah mencapai batas maksimum dalam mengonsumsi kafein per hari apabila:

  • Minum dua gelas teh dan satu kaleng soda.
  • Minum satu gelas kopi instan dan satu kaleng minuman berenergi.

Ibu hamil memang perlu lebih waspada terhadap makanan maupun minuman yang dikonsumsinya. Semua ini demi janin agar bisa lahir dengan sehat dan sempurna.

Baca juga: Minuman yang Mengandung Kafein dan Kadarnya, Bukan Hanya Kopi!

Dampak ibu hamil minum kopi berlebihan

Minum kopi saat hamil dapat memengaruhi janin

Jika wanita hamil mengonsumsi lebih dari 200 mg kopi per hari, maka risikonya tidak hanya akan dirasakan diri sendiri, tapi juga janin. Berikut ini gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat konsumsi kafein berlebih oleh ibu hamil.

1. Gangguan pada waktu tidur janin

Kafein yang dikonsumsi ibu hamil, bisa menembus plasenta. Sehingga, dampak kafein yang dirasakan ibu, juga akan dirasakan bayi. Padahal, janin belum memiliki kemampuan metabolisme tubuh yang sama dengan ibu.

Meski plasenta hanya menyerap kafein dalam jumlah sedikit, siklus tidurnya tetap akan terganggu. Kafein juga bisa memengaruhi pola pergerakan janin di trimester akhir kehamilan.

Karena kafein adalah stimulan, maka tidak hanya Anda yang akan kesulitan untuk tidur. Bayi di dalam kandungan pun akan merasakan hal yang sama.

2. Peningkatan tekanan darah

Hamil muda minum kopi sebaiknya dihindari. Jika asupan kopi berlebih, maka tekanan darah serta detak jantungnya bisa meningkat. Kedua hal tersebut, tentu perlu dihindari selama masa kehamilan.

Kafein yang terdapat di kopi juga bisa membuat Anda menjadi lebih sering ingin buang air kecil. Apabila sudah sampai pada tahap parah, terlalu sering buang air kecil bisa membuat dehidrasi, karena begitu banyaknya cairan yang keluar dari tubuh.

3. Peningkatan risiko cacat lahir

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada hewan uji, berlebihan minum kopi untuk ibu hamil berisiko lebih tinggi mengalami persalinan prematur, memiliki cacat lahir, dan melahirkan bayi dengan berat badan rendah.

Meski begitu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Sementara, Anda tetap disarankan untuk membatasi konsumsi kopi saat sedang hamil untuk menghindari risiko tersebut.

4. Peningkatan risiko keguguran

Ibu hamil yang mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein dalam sehari, berisiko lebih tinggi mengalami keguguran. Namun, penelitian mengenai hal ini masih belum banyak dilakukan.

Meski begitu, tidak ada salahnya Anda berjaga-jaga menghindari risiko ini dengan membatasi jumlah kafein yang dikonsumsi.

5. Mengalami gangguan pencernaan

Bahaya kafein bagi ibu hamil lainnya adalah terasa pada sistem pencernaan. Salah satu efek samping kopi adalah membuat usus bekerja lebih aktif sehingga kerap menyebabkan gangguan pencernaan. Konsumsi kafein berlebihan juga dapat menyebabkan diare, asam lambung naik, hingga GERD. 

Pesan dari SehatQ

Jika Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi kopi berlebihan, sebaiknya mulai kurangi kebiasaan tersebut sejak awal kehamilan. Sebagai ganti kebiasaan hamil minum kopi instan atau hitam,  Anda bisa mengganti minuman berkafein dengan jus, air kelapa atau infused water.

Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait bolehkah ibu hamil minum kopi, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

menjaga kehamilanmakanan untuk hamilkopi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved