Keluar Banyak Air Mani Bisa Jadi Tanda Hyperspermia, Ini Pengaruhnya terhadap Kesuburan

0,0
Hyperspermia dapat berpengaruh terhadap kesuburan priaCairan ejakulasi keluar banyak saat orgasme bisa jadi tanda hyperspermia
Orgasme merupakan salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu saat berhubungan seks. Bagi pria, mengeluarkan air mani dalam jumlah banyak ketika orgasme dapat memberikan sensasi kepuasan tersendiri.Apabila hanya berlangsung sesekali atau sementara, maka tak ada yang perlu Anda khawatirkan. Namun, jika terjadi secara terus-menerus dan berulang, kondisi tersebut dapat menjadi tanda Anda mengalami hyperspermia.

Apa itu hyperspermia?

Hyperspermia adalah kondisi yang mengakibatkan seorang pria mengeluarkan cairan ejakulasi di atas batas normal saat orgasme. Batas maksimal cairan ejakulasi yang normal saat orgasme berada pada kisaran 5,5 hingga 6 ml. Dengan kata lain, orang dengan kondisi ini memproduksi air mani lebih dari 6 ml tiap kali orgasme.Menurut studi berjudul “Semen analysis parameters: Experiences and insight into male infertility at a tertiary care hospital in Punjab”, hyperspermia merupakan kondisi yang jarang terjadi. Dari seluruh partisipan dalam penelitian, pria yang punya volume air mani melebihi batasan normal jumlahnya kurang dari 4%.Tanda-tanda hyperspermia
Hyperspermia adalah saat air mani keluar dalam jumlah banyak
Volume air mani lebih dari 6 ml saat ejakulasi menandakan hyperspermia
 Gejala utama yang menjadi tanda hyperspermia adalah Anda mengeluarkan jumlah air mani melebihi batasan normal tiap kali orgasme. Volume air mani yang keluar biasanya mencapai lebih dari 6 ml.Selain mengeluarkan jumlah air mani yang banyak saat orgasme, orang dengan kondisi ini seringkali memiliki libido lebih tinggi dibanding pria pada umumnya. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter untuk mencari tahu kondisi yang mendasarinya.

Penyebab mengalami hyperspermia

Hingga saat ini, penyebab hyperspermia tidak diketahui secara pasti. Dalam penelitian berjudul “Prevalence of hypospermia and hyperspermia and their relationship with genital tract infection in tunisian infertile men”, infeksi pada prostat disebut ikut berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini.Sementara itu, ada juga dugaan yang menyebut bahwa kondisi ini dipicu oleh pola makan dan gaya hidup seseorang. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui apakah yang menjadi penyebab hyperspermia secara pasti

Apakah hyperspermia berpengaruh terhadap kesuburan?

Hyperspermia dapat memengaruhi kesuburan jika jumlah sperma sedikit
Jumlah sperma yang rendah dapat menurunkan tingkat kesuburan pria
 Hyperspermia dapat memengaruhi tingkat kesuburan. Beberapa pria yang mengalami kondisi ini umumnya memiliki jumlah sperma rendah dalam air maninya. Hal tersebut membuat cairan ejakulasi mereka lebih encer.Jumlah sperma yang rendah dalam air mani menurunkan tingkat kesuburan dan potensi untuk membuahi sel telur pasangan. Anda tetap dapat membuat pasangan hamil, tapi mungkin butuh waktu yang lebih lama dari biasanya.Namun, apabila jumlah sperma dalam air mani normal, hyperspermia tak memengaruhi tingkat kesuburan Anda. Selain tingkat kesuburan, kondisi ini juga dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran saat hamil

Cara mengatasi hyperspermia

Hyperspermia merupakan kondisi yang sebenarnya tidak membutuhkan penanganan, asalkan jumlah sperma dalam air mani tetap normal. Apabila jumlahnya berada di bawah batas normal, maka perlu mendapatkan perawatan medis karena berkaitan tingkat kesuburan Anda.Dokter mungkin akan meresepkan obat estrogen receptor blocker seperti clomiphene citrate untuk merangsang produksi hormon di otak yang dapat meningkatkan produksi sperma. Selain obat, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani assisted reproductive therapy (ART).Terapi ART bertujuan untuk meningkatkan peluang kehamilan pasangan. Beberapa proses yang mungkin dijalani dalam terapi ini antara lain in vitro fertilization (IVF) dan intracytoplasmic sperm injection (ICSI)

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda dan pasangan kesulitan untuk hamil, segera berkonsultasi dengan dokter. Nantinya, dokter akan menguji tingkat kesuburan Anda dengan menganalisis sampel air mani. Langkah tersebut dilakukan untuk memeriksa jumlah dan kualitas sperma dalam air mani Anda.Dokter mungkin juga akan mengambil sampel darah untuk diperiksa. Pengambilan sampel ini bertujuan untuk memeriksa penyebab infertilitas lain seperti ketidakseimbangan hormon atau rendahnya kadar testosteron.

Catatan dari SehatQ

Hyperspermia adalah kondisi ketika jumlah air mani yang keluar saat ejakulasi berada di atas batas normal atau lebih dari 6 ml. Kondisi ini dapat memengaruhi tingkat kesuburan Anda jika jumlah sperma yang ada di dalamnya rendah.Kondisi ini tidak perlu penanganan. Namun, jika jumlah sperma dalam air mani rendah, dokter mungkin akan meresepkan obat dan meminta Anda menjalani terapi untuk mengatasi masalah tersebut.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
orgasmesperma
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/hyperspermia
Diakses pada 27 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/hyperspermia
Diakses pada 27 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait