Hydroxychloroquine Adalah Obat untuk Menangani dan Mencegah Malaria


Hydroxychloroquine adalah obat yang bisa digunakan untuk mengatasi beragam penyakit. Sejumlah penyakit yang dapat diatasi dengan obat ini, antara lain malaria, lupus, dan rheumatoid arthritis.

(0)
Hydroxychloroquine adalah obat untuk mencegah dan mengatasi malariaHydroxychloroquine harus diresepkan oleh dokter
Malaria merupakan salah satu penyakit menular, yang menyumbang angka kematian tinggi di dunia. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Anopheles ini sudah membunuh hingga 409 ribu nyawa pada tahun 2019 lalu.Berbagai cara pun dilakukan untuk menghalau penyakit malaria, salah satunya dengan mengonsumsi hydroxychloroquine. Hydroxychloroquine adalah obat yang bisa digunakan mencegah sekaligus mengatasi malaria. Tapi manfaat hydroxychloroquine ternyata tidak hanya itu. Obat ini juga bisa dipakai untuk menangani gejala dari berbagai jenis penyakit lain.

Apa itu hydroxychloroquine?

Hydroxychloroquine adalah obat yang sering dipakai untuk mencegah maupun mengatasi malaria. Meski begitu, obat ini tidak selalu efektif untuk semua jenis penyakit ini, khususnya di daerah yang infeksinya telah kebal terhadap obat jenis serupa, yakni chloroquine.Selain dipakai sebagai obat antimalaria, hydroxychloroquine juga dapat digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi medis lain. Misalnya, menangani gejala rheumatoid arthritis dan lupus.

Cara kerja hydroxychloroquine

Sebagai pencegahan atau pengobatan malaria, cara kerja hydroxychloroquine adalah dengan membunuh parasit yang menjadi pemicunya. Penyakit malaria sendiri disebabkan oleh infeksi parasit Plasmodium.Sementara itu, cara hydroxychloroquine dalam menangani gejala rheumatoid arthritis dan lupus belum diketahui dengan pasti. Namun obat ini diyakini dapat memengaruhi kinerja sistem kekebalan tubuh dalam mengatasi keluhan akibat kedua penyakit tersebut.

Bagaimana cara pakai hydroxychloroquine yang benar?

Cara menggunakan hydroxychloroquine tergantung pada tujuan konsumsi obat, tingkat keparahan kondisi, serta kondisi dan usia pasien. Mari simak penjelasan di bawah ini:
  • Untuk mencegah malaria

Sebagai langkah pencegahan malaria pada orang dewasa (18 tahun ke atas), dosis konsumsi hydroxychloroquine adalah 400 mg per minggu. Sementara untuk mencegah malaria pada anak-anak, dosis konsumsi hydroxychloroquine mesti disesuaikan dengan berat badan anak. Takarannya berupa 6,5 mg per kilogram berat badan dan maksimal 400 mg per hari. Sebagai contoh, dosis hydroxychloroquine untuk anak dengan berat 20 kg adalah 130 mg.Konsumsi hydroxychloroquine tersebut harus dimulai pada 10 hari sebelum Anda bepergian ke tempat yang rawan malaria, dilanjutkan selama berada di lokasi tersebut, hingga empat minggu setelah pulang.
  • Untuk mengatasi malaria

Dalam mengobati malaria, dosis hydroxychloroquine adalah 800 mg untuk orang dewasa. Sedangkan pada penderita anak-anak, dokter akan meresepkan obat ini sekitar 13 mg/kg berat badan dan maksimal 800 mg.Pasien diharuskan kembali meminum hydroxychloroquine pada 6, 24, dan 48 jam usai mengonsumsi dosis pertama. Namun untuk pasien anak-anak, dosis lanjutan ini umumnya sekitar 13 mg/kg berat badan, dengan dosis maksimal sebanyak 400 mg.
  • Untuk mengatasi rheumatoid arthritis dan lupus

Untuk mengatasi gejala rheumatoid arthritis dan lupus, konsumsi hydroxychloroquine perlu dilakukan dalam jangka panjang. Jika keluhan membaik dalam enam bulan, penggunaan obat ini boleh dilanjutkan.Dokter akan memberikan dosis yang tinggi pada awal konsumsi, yakni sebanyak 400 hingga 600 mg per hari. Takaran ini kemudian diturunkan sesuai dengan efektivitas obat dan respons dari tubuh Anda.Ketika tubuh merespons dengan baik, dokter akan mengurangi dosis hydroxychloroquine menjadi 200-400 mg per hari.Harap diperhatikan bahwa Anda tidak boleh mengonsumsi hydroxychloroquine lebih dari 600 mg per hari. Tindakan ini dapat meningkatkan risiko gangguan pada mata.Anda juga perlu ingat bahwa hydroxychloroquine tidak bisa menyembuhkan rheumatoid arthritis dan lupus. Gejala biasanya akan kembali muncul ketika Anda berhenti meminum hydroxychloroquine. Jadi konsultasikanlah secara saksama dengan dokter.Karena dosisnya yang berbeda-beda untuk tiap tujuan, pemakaian hydroxychloroquine harus dengan resep dokter sehingga takarannya benar-benar sesuai dan tepat.

Efek samping hydroxychloroquine yang mungkin terjadi

Sama seperti obat lainnya, penggunaan hydroxychloroquine juga bisa memicu sejumlah efek samping tertentu pada sebagian orang. Apa sajakah itu?

Efek samping hydroxychloroquine yang umum

Secara umum, efek samping hydroxychloroquine meliputi:

Efek samping hydroxychloroquine yang serius

Pada orang-orang tertentu, efek samping konsumsi hydroxychloroquine bisa sangat parah dan berbahaya. Beberapa di antaranya meliputi:
  • Gangguan penglihatan sementara maupun permanen, seperti pandangan kabur 
  • Telinga berdenging
  • Kehilangan kemampuan mendengar
  • Biduran
  • Sakit tenggorokan
  • Otot terasa lemah
  • Memar atau perdarahan yang tidak biasa
  • Perubahan suasana hati yang tidak normal
  • Warna kulit yang tampak biru kehitaman
  • Rambut rontok atau perubahan warna rambut
  • Pembengkakan pada lapisan dalam kulit (angioedema)
  • Penyempitan saluran pernapasan menuju paru-paru (bronkopasme)
  • Penurunan kadar gula darah hingga di bawah batas normal (hipoglikemia)
  • Gangguan jantung, termasuk gagal jantung dan gangguan irama jantung
  • Dampak pada kesehatan mental, seperti pikiran untuk bunuh diri
Jika Anda mengalami satu atau lebih dari gejala tersebut, segera hubungi dokter. Dengan ini, penanganan bisa dilakukan secepatnya agar tidak bertambah parah.

Catatan dari SehatQ

Hydroxychloroquine adalah obat yang bisa dipakai untuk mencegah maupun mengatasi malaria. Obat ini juga dapat digunakan guna membantu dalam mengatasi gejala penyakit lupus serta rheumatoid arthritis.Namun ingatlah bahwa sebelum mengonsumsi hydroxychloroquine, Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memberikan dosis yang tepat supaya sesuai dengan kebutuhan Anda.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai hydroxychloroquine dan manfaatnya untuk mengatasi penyakit, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
lupusmalariaartritis rheumatoid
Medical News Today. https://www.verywellfamily.com/what-is-a-normal-fetal-heart-rate-2758733
Diakses pada 2 Februari 2021
Drugs. https://www.verywellfamily.com/hearing-babys-heartbeat-2752812
Diakses pada 2 Februari 2021
WebMD. https://www.healthline.com/health/pregnancy/abnormal-fetal-heart-tracings
Diakses pada 2 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait