Fobia Air Usai Digigit Hewan Liar? Waspadai Hydrophobia Penanda Rabies


Saat seseorang terinfeksi rabies, salah satu tandanya adalah hydrophobia atau fobia air. Kondisi ini juga diikuti dengan gejala lain seperti perubahan perilaku secara tidak wajar, halusinasi, hingga kelumpuhan pada beberapa bagian tubuh.

0,0
Hydrophobia atau fobia air adalah salah satu tanda rabiesFobia terhadap air menjadi tanda rabies jika diikuti dengan gejala lainnya
Fobia terhadap air selama ini dikaitkan dengan kondisi bernama aquaphobia. Kondisi ini terjadi ketika seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan berlebihan terhadap air, termasuk saat memikirkannya.Namun, Anda perlu berhati-hati jika baru saja merasakan ketakutan terhadap air setelah digigit anjing atau kucing. Memiliki gejala yang mirip dengan aquaphobia, kondisi yang dikenal dengan sebutan hydrophobia ini dapat menjadi tanda Anda terinfeksi rabies.

Apa itu hydrophobia?

Hydrophobia adalah kondisi yang membuat penderitanya mengalami ketakutan secara berlebih terhadap air. Sering dikira sama dengan aquaphobia, kondisi ini menjadi pertanda bahwa Anda terinfeksi rabies.Fobia terhadap air dapat menjadi tanda rabies apabila diikuti dengan kemunculan gejala lain, seperti:
  • Flu, demam, dan sakit kepala yang berlangsung selama berhari-hari
  • Rasa tidak nyaman, gatal, atau tertusuk-tusuk pada tempat bekas gigitan
  • Perubahan pola perilaku secara tidak wajar
  • Delirium (kebingungan parah)
  • Halusinasi
  • Kelumpuhan pada beberapa bagian tubuh
  • Insomnia
Pada beberapa penderitanya, hydrophobia dapat menyebabkan kejang saat mereka mencoba untuk menelan air. Bahkan, gejala tersebut bisa muncul ketika mereka hanya memikirkannya saja.

Langkah penanganan hydrophobia

Jika Anda mengalami hydrophobia setelah digigit anjing atau kucing, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Sebagai langkah penanangan awal, cuci luka bekas gigitan menggunakan sabun atau povidone iodine untuk meminimalkan jumlah partikel virus.Untuk mencegah perkembangbiakan virus pada tubuh Anda, dokter biasanya akan memberikan serangkaian suntikan mulai dari rabies immunoglobulin (RIG) hingga vaksin rabies. RIG diberikan sesegera mungkin di dekat luka gigitan. Suntikan ini membantu mencegah infeksi virus rabies.Sementara itu, vaksin rabies akan diberikan dalam 2 hingga 4 minggu setelahnya. Pemberian vaksin rabies bertujuan untuk melatih tubuh Anda dalam melawan virus saat menemukannya. Beberapa penderitanya mungkin perlu bantuan pernapasan, tergantung tingkat keparahannya.

Bahaya rabies jika tidak segera ditangani

Ketika Anda merasakan gejala hydrophobia usai menjadi korban gigitan anjing atau kucing, berkonsultasilah ke dokter dengan segera. Penanganan sesegera mungkin diperlukan untuk mencegah kondisi Anda bertambah parah.Jika tidak segera ditangani, infeksi virus rabies dapat mengakibatkan kematian. Rabies adalah penyakit yang memengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Penyakit ini hampir selalu berakibat fatal pada penderitanya.Untuk mencegah terinfeksi virus mematikan ini, beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan meliputi:
  • Melakukan vaksin pada hewan peliharaan yang ada di rumah
  • Memeriksakan kondisi kesehatan hewan peliharaan secara rutin
  • Batasi kontak hewan peliharaan Anda dengan hewan liar dan hewan yang belum divaksin rabies
  • Hindari melakukan kontak dengan kelelawar, anjing, dan kucing liar yang menunjukkan tanda-tanda rabies
  • Bersihkan luka bekas gigitan atau cakaran hewan sesegera mungkin menggunakan air bersih dan sabun

Hewan-hewan yang memungkinkan penularan rabies

Banyak orang yang mengira bahwa penularan rabies hanya dapat terjadi melalui gigitan anjing atau kucing. Faktanya, penularan virus ini dapat terjadi lewat banyak hewan, di antaranya:
  • Sapi
  • Kuda
  • Rubah
  • Sigung 
  • Monyet
  • Musang
  • Kambing
  • Kelelawar
  • Berang-berang
Hampir semua hewan mamalia (binatang yang menyusui anaknya) berisiko menularkan rabies. Membatasi kontak dengan hewan-hewan tersebut, terutama yang liar dan belum divaksin, bisa membantu mengurangi risiko Anda terinfeksi virus ini.

Catatan dari SehatQ

Hydrophobia adalah fobia terhadap air yang menjadi salah satu tanda seseorang terinfeksi rabies. Kondisi ini umumnya diikuti dengan kemunculan gejala lain seperti perubahan pola perilaku secara tidak wajar, halusinasi, hingga kelumpuhan pada beberapa bagian tubuh.Jika Anda merasakan gejala yang mengarah pada rabies, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Meski hampir selalu berakibat fatal, penanganan sesegera mungkin membantu mencegah kematian pada penderitanya.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
rabiesfobia
Healthline. https://www.healthline.com/health/aquaphobia
Diakses pada 6 September 2021
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/hydrophobia/definition.htm
Diakses pada 6 September 2021
CDC. https://www.cdc.gov/rabies/prevention/index.html
Diakses pada 6 September 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/181980#treatment
Diakses pada 6 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rabies/symptoms-causes/syc-20351821
Diakses pada 6 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait