logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Gejala Penyakit Dispareunia yang Wajib Anda Ketahui

open-summary

Penyakit dispareunia adalah tanda sakit saat melakukan hubungan seks karena pelumas alami tidak keluar. Kondisi ini juga bisa menyebabkan pendarahan saat berhubungan seks.


close-summary

26 Feb 2019

| Aby Rachman

Gejala dispareunia saat berhubungan seksual

Dispareunia atau sakit saat berhubungan seks tidak boleh disepelekan

Table of Content

  • Gejala penyakit dispareunia
  • Catatan dari SehatQ

Penyakit dispareunia adalah kondisi yang sering terjadi saat atau setelah menopause pada wanita. Dispareunia sering disebabkan karena penurunan kadar hormon estrogen. Hal ini menyebabkan kurangnya pelumas alami di dalam vagina.

Advertisement

Banyak wanita akan menunda penanganan dispareunia secara serius. Hal ini bisa terjadi lantara enggan membahas aktivitas seksual dengan orang lain. Bisa jadi juga karena tidak menyadari rasa sakit saat seks yang berkaitan dengan menopause. Cobalah untuk menyimak gejalanya di bawah ini.

Gejala penyakit dispareunia

Gejala yang muncul bisa terasa saat melakukan hubungan seksual. Berikut gejala penyakit dispareunia:

1. Pelumas tidak lagi efektif

Kadar hormon estrogen yang rendah saat dan setelah menopause. Kondisi ini menjadikan vagina kering dan semakin tipis sehingga sulit bagi wanita untuk terlubrikasi secara alami.

Anda boleh menggunakan produk pelumas atau pelembap vagina untuk mengatasi masalah ini. Jika seks masih terasa sakit, konsultasikan hal ini kepada dokter untuk mendapatkan pengobatan.

2. Pendarahan saat seks

Setelah menopause, setiap pendarahan vagina harus mendapatkan evaluasi dokter. Ini bisa menjadi gejala dari kondisi medis yang serius dan membutuhkan analisa dokter sebelum mendapatkan diagnosis dispareunia.

3. Nyeri saat buang air kecil

Dinding vagina yang makin tipis (atrofi vagina) bisa disebabkan oleh menurunnya kadar estrogen. Ini sering terjadi saat menopause dan bisa meningkatkan risiko infeksi vagina, masalah fungsi urine, dan infeksi saluran kencing.

Gejalanya adalah sering buang air kecil atau terasa sesak. Rasa tersebut pun akan diikuti dengan rasa sakit dan sensasi terbakar saat buang air kecil. Dispareunia akan memburuk jika Anda merasakan sakit saat buang air kecil.

4. Komunikasi terganggu

Pasangan akan mengalami kesulitan memahami apa yang Anda rasakan. Lebih parahnya lagi jika Anda malu atau ragu untuk membahas masalah dispareunia dengan pasangan.

Perlahan-lahan, Anda akan malas berhubungan seks sama sekali. Namun, menghindari hubungan badan dan menyembunyikan masalah hanya akan memperburuk hubungan dengan pasangan. Konsultasikan dengan dokter tentang gejala dispareunia dan minta rujukan terapis jika Anda butuh bantuan komunikasi dengan pasangan.

5. Takut berhubungan seks

Seks adalah salah satu bagian penting dalam hubungan manusia. Namun, rasa sakit karena dispareunia bisa menjadi sumber kecemasan tiada akhir. Otot dasar panggul Anda mungkin juga menjadi tegang karena stres dan cemas, yang akan memperburuk kondisi.

6. Sakit yang Memburuk

Bagi beberapa wanita, produk pelumas dan krim vagina bisa membantu mengatasi rasa sakit saat berhubungan seks. Namun, ada juga wanita yang tidak menemukan solusi dengan dispareunia yang dialami. Masalah lain seperti vagina kering bahkan dapat muncul.Hubungi dokter untuk konsultasi jika rasa sakit tidak kunjung reda atau jika Anda memiliki gejala berikut:

  • Rasa sakit atau seperti terbakar di sekitar vulva
  • Terus ingin buang air kecil
  • Vagina terasa ketat
  • Pendarahan ringan setelah seks
  • Infeksi saluran kencing yang berulang kali terjadi
  • Tidak bisa mengontrol urine
  • Infeksi vagina yang rutin

Wanita yang dalam masa menopause atau pasca menopause sering mengeluhkan gejala dispareunia, seperti rasa sakit saat seks, vagina kering, dan iritasi. Cobalah untuk lebih proaktif dan mencari dokter untuk diskusi seks secara sehat, agar masalah dispareunia Anda dapat diatasi.

Catatan dari SehatQ

Penyakit disapareunia bisa menyebabkan rasa tidak nyaman ketika berhubungan seksual. Kondisi ini pun akan menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil. Segeralah konsultasikan kepada dokter jika gejala ini muncul pada Anda.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar gangguan seksual saat menopause, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

masalah dispareunia

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved