logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Hormonal Hingga Gejala Kanker, 9 Alasan Haid Tidak Berhenti

open-summary

Idealnya, haid berlangsung selama 3 hingga 7 hari. Haid tidak berhenti atau menorrhagia bisa terjadi karena masalah medis dan dapat menyebabkan anemia.


close-summary

3.61

(75)

12 Feb 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Haid tidak berhenti lebih dari 5 hari atau menorrhagia memang menyebabkan rasa tidak nyaman

Menorrhagia dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan sebaiknya kondisi ini tidak disepelekan

Table of Content

  • Penyebab haid tidak berhenti
  • Catatan dari SehatQ

Setiap wanita kerap mengalami siklus menstruasi yang berbeda. Durasi menstruasi tersebut ada yang singkat, ada juga yang lebih lama. Namun menjadi tidak normal apabila haid tidak berhenti bahkan setelah lebih dari 10 hari.

Advertisement

Apabila kondisi ini diikuti dengan demam atau keluarnya darah dengan volume sangat banyak, segera periksakan diri ke dokter.

Idealnya, haid berlangsung selama 3 hingga 7 hari. Istilah medis haid yang berlangsung lebih dari seminggu adalah menorrhagia. Idealnya pula, semakin mendekati akhir masa menstruasi, darah yang keluar semakin sedikit, bukannya semakin banyak.

Penyebab haid tidak berhenti

Setidaknya 5% wanita mengalami menorrhagia atau haid tidak berhenti selama lebih dari 5 hari. Bisa jadi, penyebab menstruasi tidak berhenti adalah karena ada masalah medis seperti:

1. Hormon fluktuatif

Perubahan dan ketidakseimbangan hormon atau proses ovulasi bisa menyebabkan menstruasi berlangsung lebih panjang. Biasanya, perubahan kadar hormon ini pertama kali dirasakan cukup signifikan saat pubertas maupun pramenopause.

Ketika kadar hormon tidak berada di level normal atau tubuh tidak mengalami ovulasi selama haid, maka dinding rahim bisa menjadi sangat tebal. Ketika luruh, kemungkinan haid tidak berhenti dan berlangsung lebih lama dari biasanya.

2. Konsumsi obat tertentu

Mengonsumsi obat tertentu juga bisa menjadi penyebab haid tidak berhenti sebagai efek samping. Efek samping ini bisa datang obat KB seperti IUD atau pil KB. Selain itu, obat pengencer darah dan anti-peradangan juga bisa menyebabkan haid berlangsung lebih lama.

3. Kehamilan

Selain haid, pendarahan yang banyak dari biasa juga bisa terjadi ketika kehamilan berisiko tinggi, seperti keguguran. Selain itu, ibu hamil dengan posisi plasenta previa (plasenta menutupi pembukaan pada leher rahim ibu) juga berisiko mengalami pendarahan.

4. Fibroid rahim

Adanya fibroid rahim atau polip bisa menyebabkan haid tidak berhenti hingga waktu yang cukup lama. Hal ini terjadi ketika jaringan otot tumbuh di dinding rahim. Selain itu, polip juga bisa muncul akibat pertumbuhan jaringan yang tidak normal di rahim. Meski demikian, baik fibroid rahim maupun polip tidak berisiko menjadi kanker.

5. Adenomiosis

Adenomiosis juga merupakan kondisi penumpukan jaringan. Kondisi ini terjadi ketika dinding rahim menempel ke dalam otot lapisan rahim. Hal ini dapat menyebabkan haid lebih lama dengan volume darah sangat banyak.

6. Tiroid

Penderita hipotiroidisme juga bisa menyebabkan seorang perempuan mengalami haid lebih lama

7. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat menyebabkan haid lebih lama. Hal ini terjadi karena jaringan lemak menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon estrogen. Kelebihan estrogen ini menyebabkan haid tidak berhenti meski sudah melewati 5 hari.

8. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul (PID) bisa terjadi ketika ada bakteri yang menginfeksi organ reproduksi. Tak hanya membuat haid lebih lama, penyakit radang panggul juga dapat memicu munculnya keputihan yang abnormal.

9. Kanker

Haid tidak berhenti juga bisa menjadi sinyal seseorang menderita kanker di lapisan rahim atau leher rahim (serviks). Bisa jadi, ini merupakan gejala paling awal terjadinya kanker tersebut.

Baca Juga

  • Penyebab Sakit Kepala Saat Haid dan Cara Mengatasinya
  • Apa Saja Ciri-ciri Penyakit Kista pada Saat Menstruasi?
  • Minum Susu saat Haid Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasannya

Catatan dari SehatQ

Bukan hanya haid tidak berhenti dengan volume darah lebih banyak dari biasa, menorrhagia bisa menyebabkan rasa tidak nyaman saat haid bahkan mengganggu kualitas tidur.

Jika darah yang keluar sangat banyak, orang yang mengalaminya bisa merasakan anemia karena kekurangan darah. Sebaiknya, kondisi ini tidak diremehkan dan segera periksakan diri ke dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh termasuk bertanya tentang aktivitas seksual dan gejala lain yang dialami. Sebisa mungkin, penanganan segera diambil sehingga tidak menimbulkan risiko komplikasi di masa depan.

Advertisement

siklus haidhaidmenstruasigangguan menstruasiperdarahan

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved