Hormon Estrogen dan Beragam Fungsinya Bagi Tubuh


Hormon estrogen adalah hormon yang berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan organ seksual wanita. Hormon ini berperan dalam siklus menstruasi, pertumbuhan payudara, hingga memicu pertumbuhan rambut kemaluan dan ketiak.

(0)
21 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Hormon estrogen adalah hormon seks wanita yang menunjang berbagai perkembangan dan pertumbuhan seksual di tubuh wanitaHormon estrogen adalah hormon seks wanita yang memiliki banyak peran
Hormon estrogen adalah salah satu hormon yang berperan penting dalam tubuh wanita karena dapat memelihara kesehatan sistem reproduksi dan membantu perkembangan organ-organ, seperti pertumbuhan payudara. Estrogen diproduksi oleh berbagai bagian, seperti sel telur, kelenjar adrenal, dan jaringan lemak. Hormon ini sebenarnya juga diproduksi di tubuh pria, namun jumlahnya jauh lebih sedikit. 

Berbagai fungsi hormon estrogen di tubuh

Berikut adalah beberapa peran penting estrogen dalam tubuh:
  • Berperan dalam perkembangan organ seksual

Hormon estrogen berperan penting dalam perkembangan sistem reproduksi, seperti vagina dan rahim. Hormon ini membantu memelihara ketebalan dinding vagina dan mendorong produksi pelumas di vagina. Sedangkan pada rahim, estrogen membantu memlihara membran pelapis rahim serta mengatur sekresi lendir di organ ini.Estrogen pun berperan penting dalam perkembangan payudara, rambut kemaluan, dan rambut ketiak selama masa pubertas. Tidak hanya itu, hormon ini juga lah yang membantu menghentikan produksi ASI setelah selesai menyusui
  • Mengendalikan siklus menstruasi

Estrogen adalah hormon yang membantu mendorong sel telur agar matang dan bisa dilepaskan untuk proses pembuahan. Selain itu, hormon ini jugalah yang berperan dalam proses penebalan dan peluruhan lapisan dinding rahim dalam siklus menstruasi.
  • Menunjang perkembangan tulang

Tidak hanya seputar sistem reproduksi, estrogen juga penting untuk tulang, Hormon ini membantu proses regenerasi tulang, membantu mencegahnya agar tidak cepat keropos. Pengeroposan tulang bisa memicu osteoporosis.
  • Menjaga kesehatan jantung

Estrogen membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dengan mengurangi potensi inflamasi dan menjaga kadar kolesterol. Kondisi ini berperan penting dalam pencegahan penyakit jantung.
  • Mengontrol suasana hati

Hormon estrogen berkaitan erat dengan salah satu senyawa kimia di otak, serotonin. Serotonin adalah senyawa penyeimbang suasana hati dan estrogen membantu produksi senyawa ini. Oleh karena itu, seiring dengan berkurangnya estrogen, kadar serotonin juga akan menurun dan suasana hati menjadi buruk.Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Hormon yang Penting untuk Wanita

Mengenal jenis-jenis hormon estrogen

Tubuh memproduksi tiga jenis hormon estrogen. Jumlahnya bisa naik ataupun turun sepanjang hidup seseorang. Ketiga tipe estrogen tersebut adalah:
  • Estradiol (E1)

Estradiol adalah jenis hormon estrogen paling banyak di tubuh selama usia reproduksi atau subur, yaitu dimulai sebelum menstruasi pertama hingga memasuki menopause. Sebagian besar estradiol diproduksi di sel telur. Jumlah hormon ini akan bervariasi setiap siklus menstruasi.
  • Estrone (E2)

Estrone adalah jenis hormon estrogen yang paling banyak diproduksi oleh tubuh selama usia subur setelah estradiol. Efek hormon ini tidak sekuat estradiol.Estrogen umumnya dibuat dari hormon lain di tubuh yang disebut androgen. Androgen perlu melalui proses yang disebut aromatisasi untuk menjadi estriol. Sebagian proses ini terjadi di jaringan lemak dan otot tubuh.Meski hanya dalam jumlah sedikit, estrone juga dapat diproduksi oleh sel telur. Ketika seorang wanita menopause dan sel telurnya telah berhenti memproduksi hormone, estrone adalah satu-satunya jenis estrogen di tubuh yang terus diproduksi.
  • Estriol (E3)

Estriol dikenal sebagai estrogen kehamilan. Hal ini karena jumlahnya sangat sedikit saat seseorang tidak hamil. Dari semua jenis estrogen di tubuh, estriol adalah jenis yang paling lemah.Selama kehamilan, seluruh tipe estrogen akan meningkat, terutama estriol. Hal ini terjadi berkat plasenta dalam rahim. Secara umum, estrogen berperan sangat penting dalam kehamilan, seperti mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin hingga menyiapkan payudara untuk menyusui.

Ciri-ciri kadar hormon estrogen tidak seimbang

Hormon estrogen berperan sangat penting untuk tubuh. Sehingga, saat kadarnya tidak seimbang, baik itu terlalu berlebih atau kurang, akan ada gangguan kesehatan yang dialami. Berikut ini ciri-ciri ketidakseimbangan kadar hormon estrogen di tubuh yang perlu diwaspadai.

1. Tanda kelebihan hormon estrogen

Kelebihan hormon estrogen bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya akibat konsumsi obat-obatan tertentu yang dilakukan sebagai terapi hormon.Berikut gejala yang timbul saat seorang perempuan memiliki kelebihan hormon estrogen di dalam tubuhnya:
  • Payudara terasa nyeri dan bengkak
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Gairah seksual menurun
  • Perubahan suasana hati (mood swings)
  • Sakit kepala
  • Rambut rontok
  • Gangguan tidur
  • Cepat lelah
  • Gangguan daya ingat
Sedangkan pada pria, kelebihan hormon estrogen bisa memicu gejala sebagai berikut:
  • Gangguan kesuburan akibat menurunnya produksi sperma
  • Ginekomastia alias pembesaran payudara pada pria
  • Disfungsi ereksi atau yang sering disebut sebagai impotensi
Kelebihan estrogen bisa membuat seseorang lebih berisiko mengalami kanker payudara, kanker ovarium, dan kanker endometrium (lapisan dinding rahim). Kelebihan hormon ini pun bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah, stroke, dan disfungsi tiroid.

2. Tanda kekurangan hormon estrogen

Rendahnya kadar hormon estrogen di tubuh bisa disebabkan oleh aktivitas fisik yang terlalu berat, gangguan pada kelenjar pituitari yang memproduksi estrogen, hingga penyakit seperti sindrom turner dan gangguan ginjal kronis. Berikut tanda-tandanya apabila Anda memiliki kadar hormon estrogen yang lebih rendah dari normal.
  • Vagina kering sehingga sakit saat melakukan hubungan seksual
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Payudara nyeri
  • Sakit kepala
  • Depresi
  • Sulit berkonsenterasi
  • Sering lelah
  • Sering mengalami mood swings
Kekurangan estrogen bisa memicu depresi,kenaikan berat badan, hingga obesitas. Berat badan berlebih dapat memicu berbagai penyakit, seperti diabetes dan penyakit jantung.Estrogen berperan penting dalam fungsi tubuh dan perlu dijaga keseimbangannya. Kelebihan atau kekurangan hormon ini dapat berdampak negatif pada kesehatan.Estrogen merupakan hormon penting dalam berbagai fungsi tubuh, terutama sistem reproduksi. Hormon ini perlu dijaga keseimbangannya dengan hidup sehat dan menerapkan pola makan seimbang.
kehamilanestrogen
Healthline. https://www.healthline.com/health/high-estrogen
Diakses pada 21 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/low-estrogen-symptoms
Diakses pada 21 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/277177
Diakses pada 21 September 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/what-is-estrogen-and-what-does-it-do-to-my-body-4142677
Diakses pada 21 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait