Hormon Estrogen dan Beragam Fungsinya Bagi Tubuh

(0)
21 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jumlah hormon estrogen dalam tubuh cuma bisa diketahui lewat pemeriksaan medisKadar hormon estrogen hanya bisa diketahui lewat pemeriksaan medis
Estrogen adalah salah satu hormon yang berperan penting dalam tubuh, terutama pada tubuh wanita. Pada wanita, estrogen dapat memelihara kesehatan sistem reproduksi dan membantu perkembangan hal-hal seputar wanita, seperti pertumbuhan payudara.Estrogen diproduksi oleh berbagai bagian, seperti sel telur, kelenjar adrenal, dan jaringan lemak. Tubuh wanita dan pria memproduksi hormon ini, namun produksi jauh lebih banyak pada wanita.

Mengenal jenis-jenis hormon estrogen

Tubuh memproduksi tiga jenis tipe estrogen. Jumlah ketiga tipe estrogen tersebut bisa naik ataupun turun sepanjang hidup seseorang. Ketiga tipe estrogen tersebut adalah:
  • Estradiol (E1)

Estradiol adalah jenis estrogen paling banyak di tubuh selama usia reproduksi atau subur, yaitu dimulai sebelum menstruasi pertama hingga memasuki menopause. Sebagian besar estradiol diproduksi di sel telur. Jumlah hormon ini akan bervariasi setiap siklus menstruasi.
  • Estrone (E2)

Estrone adalah jenis kedua estrogen yang paling banyak diproduksi oleh tubuh selama usia subur. Efek tipe estrogen ini tidak sekuat estradiol.Estrogen umumnya dibuat dari hormon lain di tubuh yang disebut androgen. Androgen perlu melalui proses yang disebut aromatisasi untuk menjadi estriol. Sebagian proses ini terjadi di jaringan lemak dan otot tubuh.Meski hanya dalam jumlah sedikit, estrone juga dapat diproduksi oleh sel telur. Ketika seorang wanita menopause dan sel telurnya telah berhenti memproduksi hormone, estrone adalah satu-satunya jenis estrogen di tubuh yang terus diproduksi.
  • Estriol (E3)

Estriol dikenal sebagai estrogen kehamilan. Hal ini karena jumlahnya sangat sedikit saat seseorang tidak hamil. Dari semua jenis estrogen di tubuh, estriol adalah jenis yang paling lemah.Selama kehamilan, seluruh tipe estrogen akan meningkat, terutama estriol. Hal ini terjadi berkat plasenta dalam rahim. Secara umum, estrogen berperan sangat penting dalam kehamilan, seperti mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin hingga menyiapkan payudara untuk menyusui.

Berbagai peran estrogen dalam tubuh

Berikut adalah beberapa peran penting estrogen dalam tubuh:
  • Perkembangan seksual

Estrogen berperan penting dalam perkembangan sistem reproduksi, seperti vagina dan rahim, di mana estrogen membantu memelihara ketebalan dinding vagina dan mendorong produksi pelumas di vagina. Sedangkan pada rahim, estrogen membantu memlihara membran pelapis rahim serta mengatur sekresi lendir di organ ini.Estrogen pun berperan penting dalam perkembangan payudara, rambut kemaluan, dan rambut ketiak selama masa pubertas. Tidak hanya itu, hormon ini juga lah yang membantu menghentikan produksi ASI setelah selesai menyusui
  • Siklus menstruasi

Estrogen adalah hormon yang membantu mendorong sel telur agar matang dan bisa dilepaskan untuk proses pembuahan. Selain itu, hormon ini jugalah yang berperan dalam proses penebalan dan peluruhan lapisan dinding rahim dalam siklus menstruasi.
  • Perkembangan tulang

Tidak hanya seputar sistem reproduksi, estrogen juga penting untuk tulang, Hormon ini membantu proses regenerasi tulang, membantu mencegahnya agar tidak cepat keropos. Pengeroposan tulang bisa memicu osteoporosis.
  • Kesehatan jantung

Estrogen membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dengan mengurangi potensi inflamasi dan menjaga kadar kolesterol. Kondisi ini berperan penting dalam pencegahan penyakit jantung.
  • Kontrol suasana hati

Estrogen berkaitan erat dengan salah satu senyawa kimia di otak, serotonin. Serotonin adalah senyawa penyeimbang suasana hati dan estrogen membantu produksi senyawa ini. Oleh karena itu, seiring dengan berkurangnya estrogen, kadar serotonin juga akan menurun dan suasana hati menjadi buruk.

Dampak kelebihan dan kekurangan estrogen

Estrogen berperan penting dalam fungsi tubuh dan perlu dijaga keseimbangannya. Kelebihan atau kekurangan hormon ini dapat berdampak negatif pada kesehatan.Kelebihan estrogen bisa membuat seseorang berpotensi mengalami kanker payudara, kanker ovarium, dan kanker endometrium (lapisan dinding rahim). Kelebihan hormon ini pun bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah, stroke, dan disfungsi tiroid.Di sisi lain, kekurangan estrogen bisa memicu depresi,kenaikan berat badan, hingga obesitas. Berat badan berlebih dapat memicu berbagai penyakit, seperti diabetes dan penyakit jantung.Estrogen merupakan hormon penting dalam berbagai fungsi tubuh, terutama sistem reproduksi. Hormon ini perlu dijaga keseimbangannya dengan hidup sehat dan menerapkan pola makan seimbang.
kehamilanestrogen
Healthline. https://www.healthline.com/health/high-estrogen
Diakses pada 21 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/low-estrogen-symptoms
Diakses pada 21 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/277177
Diakses pada 21 September 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/what-is-estrogen-and-what-does-it-do-to-my-body-4142677
Diakses pada 21 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait