logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Hormon Androgen, Hormon Seks Pria yang Juga Penting untuk Wanita

open-summary

Hormon androgen sering dikenal sebagai hormon seks pria. Namun sebenarnya, hormon ini juga memiliki peran penting untuk wanita. Jenis androgen yang paling utama adalah testosteron.


close-summary

5

(8)

16 Mar 2020

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Tidak hanya pada pria, hormon androgen juga berperan untuk wanita

Hormon androgen adalah hormon yang berperan untuk memberikan ciri khas fisik pada laki-laki

Table of Content

  • Apa itu hormon androgen?
  • Fungsi hormon androgen pada pria
  • Fungsi hormon androgen pada wanita
  • Gangguan hormon androgen pada pria
  • Gangguan hormon androgen pada wanita

Hormon androgen sering kali disebut sebagai hormon seks pria. Padahal, hormon ini juga berperan penting dalam tubuh wanita. Namun memang, jumlah hormon ini lebih banyak di tubuh pria.

Advertisement

Ini adalah hormon yang menjadi elemen penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi. Pada wanita, fungsi hormon androgen ini memengaruhi pertumbuhan rambut di bagian tubuh tertentu hingga gairah seksual.

Apa itu hormon androgen?

Sebagai pembawa pesan kimiawi, tubuh membutuhkan hormon untuk berbagai proses seperti pertumbuhan, reproduksi, serta fungsi lainnya.

Mengutip dari Better Health, seperti penjelasan sebelumnya, hormon androgen adalah kelompok hormon seks yang memberikan karakteristik pada pria.

Salah satu jenis hormon seks utama dalam androgen adalah testosteron, yang diproduksi di testis. Sedangkan pengendalian testis berada di kelenjar pituitari dan hipotalamus.

Sementara itu, hormon androgen pada wanita diproduksi di ovarium, kelenjar adrenal, dan juga sel lemak. Kelebihan atau kekurangan androgen adalah salah satu gangguan hormonal yang lebih umum pada wanita.

Baca Juga

  • Kalori Naik Turun Tangga dan Manfaat Naik Turun Tangga untuk Kesehatan
  • Macam-macam Sendi pada Tubuh Manusia dan Fungsinya
  • 17 Tanaman Antivirus yang Dekat dengan Anda

Fungsi hormon androgen pada pria

Androgen sebenarnya bisa dibagi lagi menjadi beberapa jenis hormon. Pada pria, hormon androgen yang paling dominan adalah testosteron, yang diproduksi di testis.

Selain itu, ada juga hormon dihidrotestosteron (DHT). Berikut adalah fungsi hormon androgen yang berperan penting dalam reproduksi pria, seperti:

1. Membantu produksi sperma

Androgen merupakan hormon reproduksi pria. Pasalnya, bagian dari hormon laki-laki ini, yaitu testosteron, adalah salah satu bahan baku sperma.

Jika kadar hormon tersebut kurang atau berlebihan, produksi sperma bisa terganggu dan berujung pada gangguan kesuburan.

2. Memberikan karakteristik fisik

Hormon androgen lahyang memberikan karakteristik khas pada pria, seperti suara yang berat dan pertumbuhan jenggot serta kumis. Androgen juga berperan dalam pertumbuhan tulang dan otot serta metabolisme.

3. Mengatur gairah seksual

Kadar androgen yang tidak seimbang juga bisa berdampak pada gairah seksual. Kekurangan hormon laki-laki bisa menyebabkan disfungsi ereksi alias lemah syahwat.

4. Mengatur perilaku

Hormon reproduksi laki-laki, terutama testosteron, tidak hanya berfungsi untuk perkembangan fisik, tapi juga mental dan perilaku. Semakin tinggi kadar hormon androgen dalam tubuh seseorang, maka perilaku seperti agresif dan dominasi akan semakin kentara.

5. Menjaga kesehatan rambut

Fungsi lainnya dari hormon androgen adalah berperan penting dalam proses tumbuhnya rambut.

Pria yang kekurangan kadar hormon ini biasanya akan mengalami kerontokan rambut di hampir seluruh bagian tubuhnya.

6. Membangun tulang dan otot

Androgen juga berfungsi dalam pembentukan otot dan tulang. Hormon ini bisa memicu terjadinya pertumbuhan jaringan dan meningkatkan kadar hormon pertumbuhan di tubuh. Itu sebabnya, hormon ini bisa membuat otot lebih mudah terbentuk.

Fungsi hormon androgen pada wanita

Pada wanita, fungsi hormon ini mulai tampak saat memasuki usia pubertas. Hormon ini,akan menstimulasi pertumbuhan rambut di area genital dan ketiak. Selain itu, androgen juga mengatur fungsi beberapa organ di tubuh, seperti:

  • Organ reproduksi,
  • Tulang,
  • Ginjal,
  • Hati, dan 
  • Otot.

Pada wanita dewasa, hormon ini juga berfungsi untuk sintesis estrogen dan mencegah kerusakan tulang. Androgen juga berperan dalam kadar gairah serta kepuasan seksual.

Gangguan hormon androgen pada pria

Ketidakseimbangan androgen sebagai hormon utama pria bisa menyebabkan berbagai gangguan di tubuh, seperti:

1. Kekurangan hormon androgen

Kurangnya produksi androgen di tubuh pria, penyebabnya bisa karena beberapa hal, seperti gangguan pada testis, tumor pada kelenjar pituitari, serta gangguan pada hipotalamus.

Melansir dari Better Health, kekurangan hormon pada pria bisa mengakibatkan munculnya berbagai gejala di tubuh, seperti:

  • Berkurangnya gairah seksual,
  • Mudah berkeringat,
  • Pertumbuhan payudara yang cukup besar (ginekomastia),
  • Mudah lelah,
  • Depresi,
  • Penurunan kekuatan dan massa otot,
  • Penumpukan lemak, terutama di area perut,
  • Gangguan ereksi serta orgasme,
  • Rambut rontok, serta
  • Kepadatan tulang berkurang dan berisiko tinggi osteoporosis.

2. Kelebihan hormon androgen

Jenis hormon pria yang paling sering mengalami kelebihan produksi adalah testosteron. Kemungkinan penyebabnya adalah tumor, penggunaan streroid, dan mengonsumsi suplemen testosteron secara berlebihan.

Berikut beberapa gejala pada kondisi kelebihan hormon androgen pada pria, seperti:

  • Pubertas dini.
  • Infertilitas,
  • Muncul banyak jerawat,
  • Libido tinggi,
  • Jumlah rambut di tubuh meningkat,
  • Tekanan darah tinggi,
  • Jumlah sel darah merah melebihi normal, dan
  • Mudah marah.

Gangguan hormon androgen pada wanita

Pada wanita, ketidakseimbangan kadar androgen di tubuh juga bisa menyebabkan gangguan. Berikut ini penjelasannya.

1. Kekurangan hormon androgen

Pada wanita, kekurangan androgen bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti penuaan, pengobatan tertentu, prosedur operasi dan penyakit pada kelenjar pituitari.

Kondisi ini juga bisa menimbulkan beberapa gejala tertentu pada tubuh, di antaranya adalah:

  • Tubuh menjadi lemas dan mudah lelah.
  • Hilangnya kekuatan dan massa otot.
  • Lidibo berkurang.
  • Motivasi untuk bergerak atau beraktivitas turun.
  • Sering sakit.
  • Suasana hati buruk.

2. Kelebihan hormon androgen

Penyebab wanita mengalami jumlah hormon androgen yang tinggi kemungkinan adalah karena polycystic ovary syndrome (PCOS), kanker ovarium, dan penggunaan steroid berlebihan.

Berikut adalah gejala atau tanda kelebihan hormon androgen pada wanita, seperti:

  • Menstruasi tidak teratur.
  • Gangguan ovulasi.
  • Jerawat berlebih.
  • Rambut tubuh dengan lebat di area tertentu.
  • Rambut rontok dan mengalami kebotakan.
  • Suara berat.
  • Massa otot meningkat.
  • Klitoris membesar.

Jika Anda mengalami gangguan keseimbangan hormon androgen yang memengaruhi fungsi tubuh, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai kadar hormon androgen, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

hormon sekshormonkesehatan priakesehatan wanitahidup sehatreproduksi pria

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved