Hormati Privasinya, Coba 9 Cara Menghadapi Pacar Gangguan Panik


Gangguan kepanikan bisa datang tanpa permisi. Pemicunya pun berbeda-beda. Tingkat reaksinya juga lain. Sebagai pasangan, Anda bisa melakukan beberapa hal ini ketika menghadapi pacar dengan gangguan panik: tetap sabar, bangun kepercayaan, dan memberikan dukungan.

0,0
06 May 2021|Azelia Trifiana
Tetap sabar adalah kunci menghadapi pacar dengan gangguan panikTetap sabar adalah kunci menghadapi pacar dengan gangguan panik
Memiliki pasangan berarti siap hadir bukan hanya saat senang-senang saja, tapi juga ketika hidup lebih menantang. Termasuk saat pacar gangguan panik atau memiliki masalah panic disorder. Untuk membantu mereka menghadapi hal ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.Perlu diingat bahwa karakteristik ketika seseorang mengalami gangguan kepanikan berbeda-beda. Tidak semuanya sama. Namun, ada kesamaan karakter yang menjadi benang merah.

Cara menghadapi pacar gangguan panik

Gangguan kepanikan bisa datang tanpa permisi. Pemicunya pun berbeda-beda. Tingkat reaksinya juga lain. Perasaan yang muncul adalah tegang dan juga takut. Sebagai pasangan, Anda bisa melakukan beberapa hal ini ketika menghadapi pacar dengan gangguan panik:

1. Jangan terjebak asumsi

Akan ada banyak asumsi di benak Anda ketika mendapati pacar mengalami gangguan panik. Termasuk menganggap mereka bereaksi berlebihan yang berakhir pada menggampangkan apa yang dilakukannya. Oleh sebab itu, Anda perlu banyak riset dan membaca seputar gangguan kepanikan ini agar tidak terjebak pada asumsi tak berdasar serta mitos.

2. Tetap sabar

ngobrol dengan pacar
Bagi orang yang belum pernah mengalami serangan panik, mungkin sulit memahami apa itu gangguan panik. Orang yang mengalami panic disorder kerap merasakan gangguan panik secara tiba-tiba dan terus menerus. Gejala yang muncul mulai dari pikiran yang mengganggu, emosi berlebihan, hingga sensasi fisik yang tidak nyaman.Ketika ini terjadi, coba tetap sabar dan coba bersikap empati. Posisikan diri apabila mengalami hal yang sama. Tentu Anda hanya ingin dimengerti dan ditenangkan, bukan? Lakukan hal itu untuk membantunya tetap tenang.

3. Ada untuk mereka

Tekankan pula kepada pasangan bahwa Anda akan selalu ada untuk mereka ketika gangguan panik menyergap. Sampaikan bahwa keselamatan dan kondisi pacar adalah prioritas bagi Anda. Apabila terjadi ketika tidak sedang bersama pun, sampaikan bahwa Anda akan selalu menemani dan siap dihubungi.

4. Bangun kepercayaan

Begitu kentalnya stigma negatif yang melekat pada orang dengan panic disorder, ini membuat mereka sangat mudah menutup diri. Bahkan, bisa saja tidak menceritakan apa yang dialaminya agar tidak merasa malu atau rendah diri.Apabila ini yang terjadi pada pacar Anda, coba perlahan bangun kepercayaan. Perlu waktu, memang. Latih komunikasi dan kedekatan secara perlahan dengan tetap menekankan bahwa Anda siap mendengarkan kapan saja.Perlahan, koneksi ini akan membuat mereka mau membuka diri dan bercerita. Ini penting agar mereka tidak terjebak dalam isolasi dan merasa kesepian yang bisa berdampak negatif pada kesehatan mental.

5. Tidak membahasnya dengan orang lain

Jangan pernah membahas tentang panic disorder pacar dengan orang lain. Orang dengan kondisi ini hanya akan bercerita kepada orang-orang terdekat yang mereka percayai.Apabila Anda justru menceritakan atau membahasnya di depan banyak orang, ini bisa terasa bagai pengkhianatan. Bukan tidak mungkin, dapat memicu konflik yang lebih besar lagi.

6. Mencoba terapi

Anda juga bisa mengajak pasangan untuk menghadiri sesi terapi bersama ahlinya. Dengan demikian, pacar akan merasa tidak sendiri. Namun, tentu hal ini bukan paksaan. Tawarkan dengan hati-hati dan perlahan hingga mereka merasa tertarik.Bukan hanya membuat pasangan merasa tak sendiri, menghadiri sesi terapi bersama juga dapat membuat hubungan kian berkembang. Jangan lupa tanyakan terlebih dahulu apakah mereka berkenan ditemani atau tidak.

7. Buat batasan

Meskipun sudah menjadi lingkaran terdekat dalam hidupnya, bukan berarti Anda berhak ikut campur terkait berbagai hal. Tetap buat batasan dan beri ruang bagi mereka. Jangan sampai Anda terlalu mencampuri urusan mereka dan justru membuat risih karena tak tahu batasan.

8. Rawat diri sendiri

Bersikap empati dengan kondisi pasangan bukan berarti mengabaikan kondisi diri sendiri. Anda tetap perlu memprioritaskan kebutuhan pribadi, baik secara fisik maupun mental. Ketika semua sudah terpenuhi, akan menjadi lebih mudah membantu pacar menghadapi gangguan kepanikan yang dialaminya.

9. Bantu identifikasi pemicu

Setiap orang dengan panic disorder punya pemicu berbeda-beda. Kenali apa yang menjadi pemicu utama pada pasangan. Apabila diperlukan, catat di jurnal agar bisa diketahui situasi atau pikiran apa yang memicu terjadinya gangguan panik.

Catatan dari SehatQ

Pacar gangguan panik adalah satu dari banyak hal yang membuktikan bahwa tidak ada satu orang pun yang sempurna. Setiap orang punya keterbatasan dirinya. Kebetulan saja, yang dihadapi oleh pasangan Anda adalah masalah saat berurusan dengan kesehatan mentalnya.Namun dengan saling menghormati, sabar, dan memahami satu sama lain, tantangan ini pasti bisa teratasi. Justru, hal ini bisa jadi peluang untuk memperkuat hubungan dengan pasangan.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang ciri-ciri orang yang mengalami gangguan panik, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalgangguan panikmenjalin hubungan
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/dating-someone-with-panic-disorder-2583949
Diakses pada 23 April 2021
Journal of Behavior Therapy and Experimental Psychiatry. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0005791619302587?via%3Dihub
Diakses pada 23 April 2021
Talk Space. https://www.talkspace.com/blog/dating-someone-with-anxiety-what-you-need-to-know-and-do/
Diakses pada 23 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait