Hobi Maraton Nonton Film Seri? Awas Kena Efek Buruk Binge Watching

Binge watching bisa berdampak negatif pada tubuh
Menonton film seri secara terus-menerus bisa berdampak negatif pada tubuh Anda

Apa Anda termasuk orang yang hobi menonton serial televisi, seperti Game of Thrones, Stranger Things, The Walking Dead, atau semacamnya? Berapa lama waktu yang biasa Anda habiskan untuk menonton film seri tersebut?

Bila Anda menghabiskan waktu untuk sekaligus menonton satu season serial televisi, Anda bisa dikatakan terkena fenomena binge watching. Di era yang semakin canggih ini, Anda tidak perlu lagi menunggu terlalu lama untuk menantikan episode lanjutan film seri favorit Anda.

Anda dapat terus menyaksikan episode awal hingga akhir sekaligus berkat adanya penyedia layanan streaming. Hal ini semakin mempermudah seseorang untuk menonton film seri maupun film layar lebar kegemarannya. Tidak sedikit juga orang yang kemudian menjadi kecanduan.

Mengenal fenomena binge watching

Kini menonton film seri tidak hanya dapat dilakukan di televisi

Kehadiran penyedia layanan streaming film layar lebar dan seri mulai mengubah cara kita dalam menonton. Tulisan “Bersambung…” di akhir episode, kini tidak lagi menjadi pembatas agar Anda menunggu episode selanjutnya.

Cukup dengan berlangganan layanan streaming di berbagai platform, Anda dapat mengakses ribuan film dan serial televisi yang dapat ditonton kapan saja dan di mana saja. Tidak ada iklan dan batasan maksimal mengenai berapa episode yang bisa Anda nikmati.

Layanan streaming tersebut membuat banyak orang menghabiskan waktu untuk menonton selama berjam-jam dalam satu waktu, tanpa jeda. Fenomena ini dikenal juga dengan binge watching dan bisa terjadi di berbagai kalangan usia.

Ketika menonton serial televisi atau film yang Anda sukai, tanpa sadar otak Anda melepaskan hormon dopamin. Hormon ini akan membuat Anda merasa nyaman dan bahagia, yang berujung dengan kepuasan.    

Semakin sering Anda menonton, kadar dopamin dalam tubuh akan semakin tinggi. Ketika satu episode sudah habis, Anda bisa saja seolah-olah merasakan ketagihan untuk kembali mendapatkan rasa senang, dan akhirnya melanjutkan ke epidose selanjutnya.

Siklus tersebut dapat terus terulang setiap kali Anda menghabiskan tontonan, dan memulainya dengan tontonan baru. Bila terus dibiarkan, lingkaran ini bisa berdampak negatif pada kesehatan Anda.

Efek buruk binge watching bagi kesehatan Anda

Hobi binge watching ditemani camilan kurang sehat dapat membuat tubuh membengkak

Bagi Anda yang memiliki hobi binge watching, Anda sebaiknya mulai menguranginya. Pasalnya, aktivitas ini dapat merugikan kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa efek negatif yang ditimbulkan oleh binge watching:

1. Perilaku buruk dan sifat antisosial

Jika binge watching muncul sejak masih anak-anak, hal ini dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak yang lebih sering menghabiskan waktu untuk menonton, cenderung menunjukkan perilaku antisosial maupun gangguan kepribadian lainnya.

Pada orang dewasa, binge watching juga dapat memengaruhi hubungan sosialnya. Bila sudah ketagihan menonton, seseorang bisa saja tidak peduli pada orang-orang di sekitarnya, baik keluarga maupun teman.

2. Risiko kenaikan berat badan dan obesitas    

Menonton serial televisi tentu akan semakin seru jika ditemani camilan. Terutama makanan ringan yang tinggi kalori, seperti popcorn bermentega atau keripik kentang.

Dengan mengonsumsi makanan tinggi kalori dan tetap duduk berjam-jam di depan televisi atau gawai lainnya, jangan heran bila timbangan Anda semakin bertambah.

Kalori akan terus bertambah tanpa bisa dikeluarkan dari tubuh dan menjadi tumpukan lemak. Inilah yang kemudian menyebabkan berat badan naik dan meningkatkan risiko obesitas.

Risiko terkena penyakit jantung akan meningkat jika Anda hobi maraton nonton film seri

3. Risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung

Menonton televisi lebih dari dua jam tiap hari, dikatakan memiliki pengaruh terhadap meningkatnya risiko penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Masalahnya, Anda hanya akan terus-menerus duduk dan jarang bergerak.

Pola hidup sedenter (minim gerak) tersebut akan membuat tubuh kesulitan membakar kalori maupun karbohidrat yang telah masuk. Akibatnya, akan terjadi penumpukan yang membahayakan kesehatan.

4. Penurunan jumlah sperma    

Bagi para pria, binge watching berpotensi memengaruhi tingkat kesuburan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang menghabiskan waktu lebih dari 20 jam per minggu, memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit.

Mungkin terjadi karena menonton membuat seseorang tidak banyak bergerak dan tidak beranjak dari duduknya, sehingga mengalami peningkatan suhu pada testis. Sebagai akibatnya, produksi sperma pun dapat menurun.

5. Kematian dini    

Orang dewasa yang menghabiskan waktu lebih dari tiga jam per hari untuk menonton, dapat mengalami peningkatan pada risiko kematian dini. Pendapat ini dibuktikan dalam penelitian yang diadakan pada sekitar 13 ribu partisipan dan diterbitkan dalam jurnal Asosiasi Jantung Amerika.

Tips bagi Anda yang hobi maraton nonton film seri

Cobalah ganti popcorn dengan buah-buahan untuk menemani Anda menonton film

Bagi Anda yang punya hobi menonton film layar lebar atau film seri tanpa henti, simaklah beberapa tips di bawah ini agar Anda terhindari dari dampak negatif binge watching:

  • Batasi jumlah episode yang akan ditonton, misalnya berhenti menonton setelah dua atau tiga episode. Tegakkan kedisplinan diri ini agar Anda tidak menonton secara berlebihan. Setelah episode yang ditentukan berakhir, Anda sebaiknya segera matikan televisi atau gawai yang digunakan untuk menonton, dan beralih ke kegiatan lain.
  • Seimbangkan kegiatan menonton dengan aktvitas lainnya, seperti berolahraga, membaca, atau melakukan hobi Anda yang lain.
  • Nyalakan lampu ketika menonton. Selain untuk menjaga mata, Anda juga bisa dapat melihat jam dengan jelas dan tidak kebablasan menonton.
  • Batas durasi menonton Anda. Jika terasa sulit menghitung waktu, Anda dapat memanfaatkan fitur alarm atau timer di ponsel Anda.
  • Pilih camilan yang sehat jika Anda gemar makan sambil menonton. Contohnya, buah atau salada.
  • Menonton bersama teman atau keluarga. Langkah ini bisa membantu dalam meningkatkan interaksi dengan orang lain agar Anda tidak mengasingkan diri.

Bila hanya dilakukan sesekali dengan durasi tertentu, binge watching memang tidak masalah. Namun jika dilakukan terus-menerus, aktivitas menonton ini bisa saja merugikan kesehatan fisik maupun mental Anda.

Dengan mengetahui efek buruk dari binge watching, Anda diharap bisa lebih waspada dan bisa membatasi diri. Jangan sampai hobi menyenangkan ini malah merusak kesehatan Anda di kemudian hari.

Northwestern Medicine. https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/emotional-health/binge-watching Diakses pada 13 Agustus 2019

Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/is-it-bad-for-you-to-binge-watch-tv-shows/ Diakses pada 13 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/lung/news/20160725/is-binge-watching-hazardous-to-your-health#1 Diakses pada 13 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/brain/news/20190812/what-tv-binge-watching-does-to-your-brain Diakses pada 13 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/balance/ss/slideshow-binge-watch-risks Diakses pada 13 Agustus 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/news/ways-tv-binge-watching-hurts-your-health/ Diakses pada 13 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed