logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Penyakit

Mengenal Hiperkalsemia, Kelebihan Kalsium dalam Darah

open-summary

Hiperkalsemia adalah kondisi saat kadar kalsium dalam darah melebihi normal atau di atas 10,3 mg/dL. Kondisi ini dapat disebabkan oleh hiperparatiroidisme, dampak obat-obatan, kelebihan vitamin D, hingga kanker. Jika tergolong berat, makan pengobatan hiperkalsemia yang mungkin disarankan dokter adalah operasi.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Karlina Lestari

26 Mei 2023

Lemas adalah gejala hiperkalsemia

Lemas termasuk salah satu gejala hiperkalsemia

Table of Content

  • Apa itu hiperkalsemia?
  • Penyebab hiperkalsemia
  • Gejala hiperkalsemia
  • Pilihan pengobatan hiperkalsemia 
  • Komplikasi akibat hiperkalsemia yang perlu diwaspadai

Kalsium adalah mineral penting bagi tubuh yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, menjaga kesehatan jantung, hingga baik untuk fungsi saraf. Oleh sebab itu, kadar kalsium dalam tubuh perlu dijaga dengan baik. Pastikan kamu tidak mengalami hiperkalsemia atau kelebihan kalsium di dalam darah. 

Advertisement

Apa itu hiperkalsemia?

Hiperkalsemia adalah kondisi saat kadar kalsium dalam darah melebihi normal. Kondisi ini bisa menyebabkan tulang dan otot menjadi lebih lemah, memicu batu ginjal, hingga mengganggu kerja jantung dan otak.

Kamu disebut mengalami hiperkalsemia saat tingkat kadar kalsium dalam darah lebih tinggi daripada normal atau melebihi 10,3 mg/dl. 

Dilansir dari NCBI, kategori penyakit hiperkalsemia dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Hiperkalsemia ringan: kadar kalsium antara 10 mg/dL -12 mg/dL
  • Hiperkalsemia sedang: 12 mg/dL - 14 mg/dL
  • Hiperkalsemia berat: lebih dari 14 mg/dL

Meski begitu, batas normal kadar kalsium bisa sedikit berbeda di tiap laboratorium, sehingga saat menerima hasil pemeriksaan darah, kamu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menginterpretasikan hasilnya. Bagi orang yang dicurigai mengidap hiperkalsemia, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan scan paratiroid.

Penyebab hiperkalsemia

Gangguan tiroid adalah salah satu penyebab hiperkalsemia
Gangguan tiroid adalah salah satu penyebab hiperkalsemia

Kadar kalsium dalam darah sebetulnya diatur dengan ketat oleh tubuh. Namun bila ada fungsi tubuh yang terganggu, penumpukan zat ini bisa terjadi dalam darah. 

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan hiperkalsemia atau kelebihan kalsium dalam tubuh meliputi:

1. Hiperparatiroid 

Salah satu penyebab paling umum dari hiperkalsemia adalah kelenjar paratiroid yang terlalu aktif, sehingga memproduksi hormon secara berlebih yang bisa membuat kadar kalsium tubuh meningkat pesat. Kondisi yang disebut juga sebagai hiperparatiroidisme ini bisa diakibatkan oleh adanya tumor di kelenjar paratiroid yang membuat kinerjanya menjadi tidak normal. 

2. Kanker

Kanker paru, kanker payudara, dan beberapa jenis kanker darah dapat meningkatkan risiko hiperkalsemia. Kanker yang sudah menyebar ke tulang juga bisa menyebabkan darah kelebihan kalsium.

3. Faktor keturunan

Ada sebuah kelainan genetik yang disebut hipokalsiurik hiperkalsemia. Kondisi ini memicu kerusakan pada reseptor kalsium di tubuh, sehingga menyebabkan kenaikan kadar kalsium dalam darah.

4. Imobilitas

Orang yang terpaksa berada dalam kondisi duduk atau tiduran dalam jangka waktu lama berisiko terkena hiperkalsemia. Pasalnya, tulang-tulang mereka tidak menopang beban berat badan dan akan melepaskan kandungan kalsiumnya ke dalam darah. 

Kamu juga perlu memerhatikan segala aktivitas berat yang bisa membuat tubuh dehidrasi. Pasalnya, kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan konsentrasi kalsium meningkat di dalam darah. 

5. Penggunaan obat-obatan

Salah satu contoh obat yang bisa menyebabkan hiperkalsemia adalah litium yang digunakan untuk mengendalikan gangguan bipolar. Litium bisa menyebabkan hormon paratiroid dikeluarkan lebih banyak, sehingga berisiko memicu kelebihan kalsium.

6. Konsumsi suplemen yang berlebih

Terlalu banyak mengonsumsi suplemen kalsium atau vitamin D dalam jangka waktu lama juga dapat menjadi dalang dari peningkatan kalsium dalam darah.

Gejala hiperkalsemia

Sering buang air kecil termasuk gejala hiperkalsemia
Sering buang air kecil termasuk gejala hiperkalsemia

Kondisi kelebihan kalsium yang ringan biasanya tidak menimbulkan gejala. Tetapi kondisi hiperkalsemia berat bisa memicu gejala gangguan kesehatan seperti: 

1. Rasa haus berlebihan dan sering buang air kecil

Kelebihan kalsium dalam darah akan membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kadar berlebihan tersebut. Akibatnya, penderita akan lebih sering buang air kecil yang kemudian memicu bertambahnya rasa haus.

2. Sakit perut dan masalah pencernaan

Kelebihan kalsium dalam darah juga bisa menyebabkan sakit perut, mual, muntah, serta sembelit (konstipasi).

3. Rasa sakit pada tulang dan otot menjadi lemah

Hiperkalsemia mengakibatkan tulang melepaskan terlalu banyak kalsium ke dalam darah, sehingga tulang jadi kekurangan kalsium. Kondisi ini bisa memicu nyeri pada tulang dan otot yang lemah.

4. Kebingungan, lesu, dan letih

Kelebihan kalsium dalam darah bisa berdampak pada otak dan menimbulkan gejala kebingungan atau linglung, lelah, dan lesu.

5. Kecemasan dan depresi

Hiperkalsemia adalah salah satu kondisi kesehatan tubuh yang dapat memicu gangguan mental, dan bisa berujung pada gangguan kecemasan maupun depresi.

6. Tekanan darah tinggi dan denyut jantung abnormal

Kelebihan kalsium dalam darah dapat meningkatkan tekanan darah dan menimbulkan kelainan elektrik jantung, yang mengubah irama detak jantung.

Bila kamu mengalami gejala-gejala tersebut, periksakanlah diri ke dokter. Dengan menjalani diagnosis sedini mungkin, pengobatan bisa dilakukan secepatnya.

Pilihan pengobatan hiperkalsemia 

Pilihan pengobatan hiperkalsemia dapat bergantung pada tingkat keparahan penyakit. Untuk kondisi hiperkalsemia ringan, dokter kemungkinan memilih untuk tidak memberikan obat apapun. Namun keadaan pasien akan terus dipantau, termasuk kondisi tulang dan ginjal selama jangka waktu tertentu.

Sementara untuk kondisi hiperkalsemia yang tergolong berat, dokter akan menyarankan penggunaan obat-obatan tertentu, seperti gallium nitrate. Obat-obatan ini berfungsi menurunkan kadar kalsium dalam darah.

Bila perlu, dokter juga bisa menyarankan tindakan bedah untuk mengangkat kelenjar paratiroid yang terlalu aktif. 

Dilansir dari Mayo Clinic, dengan pengobatan yang tepat, kondisi kelebihan kalsium niscaya akan membaik dan  komplikasi yang tidak diinginkan pun bisa dihindari.

Komplikasi akibat hiperkalsemia yang perlu diwaspadai

Kondisi hiperkalsemia yang parah dapat menimbulkan sejumlah komplikasi, seperti: 

1. Osteoporosis atau tulang keropos

Bila terus-menerus melepas kalsium ke dalam darah, lama-kelamaan tulang akan keropos dan memicu penyakit osteoporosis. Tulang pun menjadi mudah patah dan bentuk badan kamu bisa berubah menjadi bungkuk.

2. Batu ginjal

Jika jumlahnya terlalu banyak di dalam urine, risiko kalsium yang mengkristal di dalam ginjal turut meningkat dan dapat berujung pada batu ginjal.

3. Gagal ginjal

Hiperkalsemia yang parah dan tidak ditangani bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Kondisi ini akan mengakibatkan  organ tersebut kehilangan kemampuan dalam menyaring dan membuang racun  dari tubuh.

4. Gangguan sistem saraf

Hiperkalsemia berat bisa menimbulkan kepikunan atau menyebabkan kondisi koma yang fatal.

5. Aritmia atau detak jantung tidak teratur

Kelebihan kalsium akan memengaruhi impuls elektrik pada jantung yang berfungsi mengatur denyut jantung. Sebagai akibatnya, detak jantung menjadi tidak teratur (aritmia).

Diagnosis dan pengobatan yang tepat adalah kunci utama untuk mengatasi hiperkalsemia. Karena itu, segera konsultasi ke dokter apabila kamu merasakan gejala-gejala yang mengarah pada kelebihan kalsium. Bila dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu fungsi organ vital tubuh dan membahayakan kesehatan.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, kamu bisa mencoba berkonsultasi online dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

dehidrasiaritmia

Ditulis oleh Armita Rahardini

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved