Hiperkalemia adalah Tingginya Jumlah Kalium dalam Darah

(0)
06 Jul 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Hiperkalemia adalah kondisi yang ditandai dengan tingginya jumlah kalium dalam darah.Hiperkalemia adalah kondisi medis yang bisa mengancam nyawa jika tak ditangani.
Hiperkalemia adalah kondisi yang ditandai dengan tingginya jumlah kalium dalam darah. Yang harus diwaspadai, hiperkalemia bisa menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa, seperti henti jantung atau kematian.Faktanya, ketika tak ditangani secara serius, hiperkalemia adalah kondisi medis yang memiliki tingkat kematian tinggi. Maka dari itu, kenalilah penyebab dan gejala hiperkalemia, agar Anda terhindar darinya.

Hiperkalemia adalah kondisi medis yang dibagi menjadi tiga jenis

Hiperkalemia adalah kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar kalium dalam darah. Kadar normal kalium di dalam darah adalah 3,5-5 mEq per liter darah.Hiperkalemia pun terbagi menjadi tiga jenis; jika jumlah kalium di dalam darah mencapai 5,1-6 mEq per liter darah, maka Anda dianggap memiliki hiperkalemia ringan.Jika mencapai 6,1-7 mEq per liter darah, maka kadar kalium di dalam darah dianggap sebagai hiperkalemia sedang. Terakhir, jika kadar kalium melebihi 7 mEq per liter darah, itu artinya Anda mengidap hiperkalemia parah.Tak peduli jenis hiperkalemia yang Anda idap, penanganan medis tetap dibutuhkan agar dokter bisa mencegah datangnya komplikasi.

Hiperkalemia disebabkan oleh hal ini

Penyebab hiperkalemia bisa datang dari penyakit maupun penggunaan obat-obatan. Mengetahui penyebab hiperkalemia bisa membantu Anda untuk mendapatkan penanganan terbaik saat datang ke dokter.

1. Gagal ginjal

Salah satu penyebab hiperkalemia yang paling umum ialah gagal ginjal. Saat gagal ginjal terjadi, maka ginjal akan kehilangan fungsinya dalam menyaring kadar kalium yang berlebih. Bahayanya, penumpukan kalium bisa terjadi.

2. Obat-obatan

Beberapa jenis pengobatan ternyata bisa menyebabkan hiperkalemia, sebut saja obat kemoterapi, angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors, hingga angiotensin receptor blockers.

3. Suplemen

Selain obat-obatan, mengonsumsi suplemen kalium secara berlebihan juga bisa menyebabkan hiperkalemia. Maka dari itu, Anda disarankan untuk berkonsultasi pada dokter sebelum mengonsumsinya.

4. Penyalahgunaan alkohol dan narkotika

Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan terlarang bisa menyebabkan pecahnya otot, sehingga kalium yang ada di dalam sel otot akan dilepaskan ke dalam darah.

5. Kecelakaan

Kecelakaan bisa menyebabkan trauma pada tubuh. Sebut saja luka bakar atau kecelakaan kendaraan, yang bisa merusak sel-sel tubuh sehingga kalium akan terlepas dan mengalir di dalam darah.Selain itu, beberapa penyakit seperti diabetes tipe 1, dehidrasi, penyakit Addison (kelenjar adrenal tak memproduksi hormon yang cukup), dan perdarahan internal juga bisa menyebabkan hiperkalemia.

Gejala hiperkalemia

Apapun yang baik jika berlebihan, akan menimbulkan berbagai gejala merugikan. Tak terkecuali kalium, zat mineral yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga detak jantung tetap stabil.Jika Anda mengidap hiperkalemia, maka berbagai gejala di bawah ini bisa muncul:
  • Merasa lelah dan lemah
  • Mati rasa dan kesemutan
  • Mual
  • Muntah
  • Sulit bernapas
  • Nyeri dada
  • Irama jantung tak beraturan dan jantung berdebar
Dalam kasus yang ekstrem dan langka terjadi, hiperkalemia juga bisa menyebabkan gagal jantung dan kelumpuhan. Jika tidak ditangani, hiperkalemia bahkan dapat mengakibatkan jantung berhenti berdetak.

Pengobatan untuk hiperkalemia

Umumnya, pengobatan hiperkalemia akan fokus untuk menurunkan kadar kalium yang berlebih di dalam darah dan menstabilkan organ jantung.Tergantung dari penyebabnya, berikut ini adalah pengobatan hiperkalemia yang bisa direkomendasikan dokter.
  • Hemodialisis

Jika hiperkalemia yang Anda idap disebabkan oleh gagal ginjal, maka dokter bisa merekomendasikan hemodialisis atau cuci darah. Saat ginjal tak bisa menjalankan fungsinya dengan baik, dokter akan meminta bantuan mesin untuk membuang limbah (seperti kelebihan kalium) dari dalam darah.
  • Obat-obatan

Berbagai macam obat-obatan juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi hiperkalemia. Pertama, ada obat kalsium glukonat yang bisa meredakan efek kelebihan kalium pada jantung.Lalu ada obat diuretik yang bisa membantu Anda membuang kelebihan kalium lewat urine. Terakhir ada resin, yang bisa mengikat kalium dan mengeluarkannya dari dalam tubuh saat buang air besar.Anda disarankan untuk tidak mencoba obat-obatan di atas tanpa resep dokter. Sebab, Anda tidak tahu dosis tepat yang dibutuhkan untuk mengatasi hiperkalemia.

Cara mengobati hiperkalemia di rumah

Pengobatan hiperkalemia tentunya beragam, tergantung dari tingkat keparahannya. Jika Anda memiliki hiperkalemia parah atau sedang, datanglah ke dokter untuk meminta obat-obatan.Namun, jika mengalami hiperkalemia ringan, ada beberapa metode pengobatan yang bisa dicoba di rumah:
  • Mengurangi asupan kalium

Salah satu cara paling mudah untuk mengobati hiperkalemia ringan ialah mengurangi asupan kalium yang ada pada makanan. Makanan yang mengandung kalium tinggi meliputi pisang, susu, kentang, daging sapi, hingga kacang-kacangan.Selain itu, Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen kalium selama menjalani pengobatan.
  • Minum air lebih banyak

Perlu diketahui, dehidrasi bisa menyebabkan hiperkalemia. Maka dari itu, minumlah lebih banyak air secara teratur dan rutin.
  • Menghindari beberapa obat herbal

Beberapa bahan herbal alami ternyata bisa meningkatkan kadar kalium di dalam darah, seperti alfalfa, jelatang, hingga dandelion. Maka dari itu, berhati-hatilah dalam memilih obat herbal.Meski terdapat berbagai cara untuk menangani hiperkalemia ringan di rumah, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan obat-obatan yang sesuai.

Catatan dari SehatQ:

Hiperkalemia adalah kondisi medis yang tak boleh diremehkan. Bahkan, hiperkalemia adalah penyakit yang mengharuskan penderitanya dirawat di rumah sakit, sampai kadar kaliumnya kembali normal.Jika Anda sudah merasakan berbagai gejala hiperkalemia, jangan membuang-buang waktu lagi. Datanglah ke rumah sakit dan mintalah bantuan dari dokter.
penyakithiperkalemiakelebihan kaliumkalium
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/hyperkalemia/article.htm
Diakses pada 22 Juni 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/high-potassium-hyperkalemia
Diakses pada 22 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait