Cara Mencegah Varises yang Perlu Diketahui


Cara mencegah varises dapat dilakukan dengan berbagai cara. Olahraga dan penggunaan stoking kompresi bisa membantu mengurangi gejala varises yang Anda alami.

(0)
24 Apr 2019|Giovanni Jessica
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara M=mencegah varises di lututVarises paling sering terjadi pada tungkai
Varises merupakan kondisi pelebaran dan pembengkakan pada pembuluh darah vena akibat lemahnya katup vena. Kondisi ini sering dialami oleh banyak orang, terutama pada wanita, orang dengan obesitas, dan orang yang sering berdiri dalam waktu lama (biasanya karena pekerjaan).

Cara mencegah varises

Varises paling sering terjadi pada tungkai. Kemunculan varises dapat terjadi secara tiba-tiba apabila Anda memiliki faktor risiko di atas. Meski sulit untuk mencegah terjadinya varises, namun Anda dapat mencegah penyakit yang dialami menjadi semakin buruk. Beberapa cara mencegah varises dapat dilakukan, antara lain:

1. Hindari berdiri atau duduk dalam waktu lama

Jangan terlalu sering berdiri dan duduk dalam waktu yang lama karena hal inilah yang sering menjadi penyebab varises. Usahakan untuk berjalan setiap 30 menit. Ketika duduk, hindari untuk menekuk atau menyilangkan kaki.

2. Berolahraga secara teratur

Otot pada tungkai dapat membantu aliran balik darah vena menuju jantung, yang melawan gaya gravitasi. Olahraga yang melibatkan otot tungkai juga dapat mencegah terbentuknya varises baru, dan membantu mengurangi berat badan jika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

3. Memposisikan kaki lebih tinggi dari jantung

Pada saat beristirahat, Anda dapat menaruh bantal di bawah kaki Anda agar sedikit terangkat. Posisi yang disarankan adalah membuat kaki Anda berada lebih tinggi dari posisi jantung. Hal ini dapat memperlancar aliran darah dari kaki menuju jantung.

4. Tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat

Hindari menggunakan pakaian terlalu ketat, terutama pada area sekitar pinggang, panggul, dan tungkai. Pakaian ketat ini dapat memperparah varises yang Anda alami.

5. Menghindari penggunaan sepatu hak tinggi terlalu sering

Wanita suka menggunakan sepatu berhak tinggi. Jika Anda menggunakannya, hindari menggunakan sepatu tersebut dalam waktu lama. Hak sepatu yang lebih rendah dapat membantu tonus otot pada tungkai, yang berguna untuk memperlancar aliran vena.

6. Memperbaiki posisi tidur untuk wanita hamil

Kehamilan adalah salah satu penyebab terbesar dari varises. Namun tenang, ada cara mencegah varises yang bisa dicoba oleh bumil!Cobalah untuk tidur menghadap ke kiri untuk mencegah dan mengurangi gejala varises. Posisi tidur ini dapat mengurangi tekanan pada vena besar di area panggul, sehingga varises tidak akan muncul.

7. Menjaga berat badan ideal

Berat badan yang berlebih, atau banyaknya lemak di dalam tebuh, menjadi salah satu penyebab varises. Sebab, obesitas atau berat badan berlebih dapat memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah di kaki. Hal ini menyulitkan darah untuk bisa dipompa kembali ke jantung.Cobalah untuk menjaga berat badan ideal Anda sebagai cara mencegah varises agar tidak datang!

8. Menggunakan stoking kompresi

Menurut ahli, menggunakan stoking kompresi dapat membantu pergerakan aliran darah menuju jantung. Stoking ini didesain secara khusus untuk memberikan tekanan pada tungkai sehingga mencegah darah berkumpul pada tungkai bawah dan mengurangi pembengkakan pada tungkai. Selain mencegah, stoking kompresi juga dapat membantu meredakan gejala nyeri, rasa tidak nyaman, dan pembengkakan yang Anda alami akibat varises. Terdapat tiga jenis stoking kompresi yang dapat Anda gunakan, yaitu:
  • Pantyhose. Stoking model ini memberikan tekanan paling rendah dan banyak dijual di berbagai toko pakaian.

  • Stoking kompresi gradien. Stoking jenis ini memberikan tekanan lebih pada daerah kaki, pergelangan kaki, dan tungkai bawah. Area tersebut merupakan area yang membutuhkan tekanan paling tinggi untuk mengalirkan darah balik menuju jantung. Stoking ini dapat Anda temukan di toko alat kesehatan dan toko obat.

  • Stoking kompresi bertekanan tinggi. Stoking jenis ini memiliki tekanan terbesar pada daerah kaki, pergelangan kaki, dan tungkai bawah. Stoking ini hanya dapat Anda beli dengan menggunakan resep dokter. Biasanya, Anda perlu melakukan pengukuran untuk menyesuaikan stoking dengan ukuran tungkai Anda. Hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan stoking kompresi, yaitu pastikan Anda tidak memiliki kondisi medis lain, seperti gagal jantung, yang dapat memperburuk kondisi jika Anda mengunakan stoking bertekanan tinggi.
Stoking kompresi juga dapat digunakan ketika hamil untuk mencegah terjadinya varises. Saat hamil, Anda berisiko tinggi untuk mengalami varises akibat peningkatan tekanan dari janin yang dapat menekan pembuluh darah vena di area sekitar panggul. Penggunaan stoking kompresi sebaiknya dilakukan sepanjang hari, mulai saat bangun tidur di pagi hari hingga sebelum tidur malam.Pada kondisi cuaca panas, penggunaan stoking dapat terasa tidak nyaman, tetapi sebaiknya Anda tetap menggunakannya mengingat keuntungan dari penggunaan stoking kompresi ini. Salah satu dampak penggunaan stoking adalah kulit yang menjadi kering. Jika hal ini terjadi, Anda dapat menggunakan krim pelembap sebelum tidur agar kelembapan kulit Anda tetap terjaga.Perhatikan munculnya luka, perubahan warna, dan lenting pada tungkai Anda. Penggunaan stoking kompresi dapat bertahan hingga 6 bulan. Setelah 6 bulan, sebaiknya Anda mengganti dengan stoking yang baru. Hal ini dikarenakan penggunaan berulang menyebabkan stoking rusak dan penggunaannya tidak lagi efektif. Perawatan stoking juga diperlukan dengan mencucinya menggunakan air hangat.

Pengobatan varises

Varises yang tergolong ringan umumnya tidak membutuhkan pengobatan medis khusus dan dapat dilakukan di rumah. Namun, jika varises yang Anda alami telah menimbulkan gejala atau menyebabkan komplikasi, maka tindakan medis harus segera dilakukan.Metode pengobatan yang akan dilakukan tergantung pada beberapa faktor, yaitu:
  • Kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan
  • Posisi dan ukuran varises
  • Tingkat keparahan varises yang dialami
Pengobatan varises dilakukan dengan tujuan meredakan gejala, mengurangi keparahan, dan mencegah munculnya komplikasi. Beberapa metode pengobatan varises yang umumnya dilakukan adalah:

1. Pemberian obat

Dokter akan meresepkan obat antiperadangan, seperti asam mefenamat atau ibuprofen untuk meredakan rasa nyeri dan pembengkakan.

2. Terapi stoking

Terapi ini menggunakan stoking kompresi khusus untuk menangani varises. Stoking kompresi bekerja dengan cara memberikan tekanan pada otot kaki dan vena untuk melancarkan aliran darah. 

3. Prosedur khusus

Terdapat beberapa jenis prosedur yang bisa dilakukan untuk mengobati varises, yaitu:
  • Skleroterapi
  • Terapi laser
  • Terapi ablasi endotermal (radiofrekuensi)
  • Ambulatory phlebectomy
  • Transenduminated power phlebectomy
  • Ligasi pembuluh vena.
  • Endoskopi pembuluh vena (endoscopic vein surgery)
varises
National Heart, Lung, and Blood Institute. https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/varicose-veins
Diakses pada April 2019
NHS Inform. https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/heart-and-blood-vessels/conditions/varicose-veins
Diakses pada April 2019
Women's Health. https://www.womenshealth.gov/a-z-topics/varicose-veins-and-spider-veins
Diakses pada April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-prevent-varicose-veins#inpregnant-women
Diakses pada 4 Februari 2021
San Francisco Vein Center. https://www.sfveincenter.com/obesity-weight-varicose-veins/#:~:text=Excess%20body%20fat%20is%20also,gravity%20back%20to%20the%20heart.
Diakses pada 4 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait