Pantangan herpes yang harus dipenuhi salah satunya adalah berhenti melakukan hubungan seksual untuk sementara
Berhenti melakukan hubungan seksual, termasuk secara oral adalah salah satu pantangan herpes

Herpes simplex tipe 2 atau yang biasa disebut dengan herpes kelamin, membuat penderitanya harus menghindari berbagai pantangan herpes, selama masa penyembuhan. Dengan menghindari pantangan tersebut, proses penyembuhan bisa berjalan dengan lebih baik, dan penularan pada orang lain pun dapat dicegah.

Para penderita herpes kelamin tidak boleh teledor, terutama saat melakukan hubungan seksual. Sebab, virus yang ada di tubuh bisa dengan mudah berpindah melalui cairan vagina atau sperma.

Tidak hanya soal cara berhubungan seksual, pantangan herpes juga menyangkut pola makan penderitanya. Pasalnya, ada beberapa jenis asupan yang dipercaya bisa memicu kekambuhan virus herpes simplex tipe 2.

Kenali dulu cara tepat mengatasi herpes simplex tipe 2

Herpes kelamin muncul karena infeksi virus herpes simplex tipe 2. Saat ini, belum ada obat yang bisa benar-benar menyembuhkan dan menghilangkan virus ini dari tubuh penderita herpes.

Jadi, perawatan yang dilakukan hanyalah untuk meredakan gejala dan mencegah penyebaran infeksi. Gejala dari infeksi ini bisa saja hilang dengan sendirinya. Namun, agar gejala cepat reda, dokter akan meresepkan obat seperti acyclovir, famciclovir, dan valacyclovir.

Obat-obat tersebut akan membantu mencegah penularan, dan melemahkan virus yang ada di tubuh. Selain sebagai obat minum, obat ini tersedia dalam bentuk krim. Pada kondisi herpes yang parah, obat ini bisa diberikan melalui suntikan.

Selama proses penyembuhan, ada beberapa pantangan herpes yang juga perlu Anda perhatikan.

Pantangan herpes secara seksual selama masa penyembuhan

Penyembuhan herpes kelamin akan lebih optimal, apabila Anda juga menjauhi beragam pantangan herpes berikut ini, yang bisa memperparah kondisi tersebut.

1. Berhubungan seksual saat herpes sedang kambuh

Jangan melakukan hubungan seksual saat herpes sedang kambuh. Karena tidak bisa benar-benar sembuh, herpes hanya bisa mereda dan sewaktu-waktu dapat kambuh. Saat kambuh itulah, virus ini berada di fase paling menular. Terutama, jika sudah muncul benjolan-bejolan berisi cairan dan luka di kulit.

Maka dari itu, meski telah menjalani pengobatan, Anda tetap disarankan untuk menghentikan hubungan seksual sementara waktu. Sebab, kondom pun ternyata tidak bisa melindungi Anda secara menyuluruh. Selain itu, mungkin saja terdapat benjolan atau luka herpes yang tidak terlihat, dan tidak tertutup kondom.

2. Bergonta-ganti pasangan seksual

Hindari berganti pasangan seksual. Sebab, bergonta-ganti pasangan seksual meningkatkan risiko penularan herpes kelamin. Sehingga, tidak heran jika hal ini termasuk dalam pantangan herpes.Untuk mengurangi risiko Anda menyebarkan virus ini, maka batasilah partner seksual Anda.

3. Mengabaikan gejala yang muncul

Jangan mengabaikan gejala yang muncul. Kenali gejala-gejala herpes simplex tipe 2 agar Anda dapat mengetahuinya, saat kondisi ini kembali kambuh, dan segera menghentikan aktivitas seksual sementara waktu. Gejala yang dapat muncul di antaranya muncul lepuh dan luka di area kelamin yang terasa gatal, rasa terbakar di kulit, dan kesemutan.

4. Memegang area yang terkena herpes dengan tangan

Salah satu pantangan herpes yang sulit dihindari adalah memegang area tubuh yang terinfeksi herpes. Rasa gatal yang muncul memang bisa membuat Anda tidak tahan, untuk tidak memegang area tersebut.

Tahukah Anda, memegang benjolan maupun luka yang timbul akibat herpes, bisa membuat infeksi ini menyebar ke area tubuh yang lain? Apabila Anda tidak sengaja menyentuhnya, segeralah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

5. Menyembunyikan herpes dari pasangan

Jangan pernah sembunyikan herpes dari pasangan. Sebab, memberi tahu pasangan bahwa Anda memiliki herpes kelamin, dapat membantu Anda maupun pasangan bekerjasama, untuk mencegah penularan. Memang, memberitahu pasangan bahwa Anda mengalami kondisi ini, bukanlah hal yang mudah.

Namun, herpes sebenarnya adalah kondisi yang umum, dan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir berlebihan, selama memahami pencegahan serta penangangannya.

Makanan yang jadi pantangan selama penyembuhan herpes

Pantangan herpes yang harus dihindari, tidak hanya seputar aktivitas seksual, namun juga makanan. Pada beberapa kasus, orang yang mengalami herpes merasa bahwa dirinya terbantu saat menghindari makanan yang mengandung asam amino Arginine. Sebab, zat tersebut dipercaya dapat memicu terjadinya kekambuhan.

Kandungan arginine yang tinggi, bisa didapatkan dari makanan seperti cokelat dan kacang-kacangan. Selain itu, konsumsi kopi berlebih, anggur merah, dan kebiasaan merokok, juga memicu herpes menjadi kambuh.

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui secara lebih lanjut, mengenai pantangan herpes secara seksual, maupun dalam pola makan.

Healthline. https://www.healthline.com/health/herpes-simplex#treatment
Diakses pada 30 Juli 2019

Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/stds-hiv-safer-sex/herpes/how-is-herpes-prevented
Diakses pada 30 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/genital-herpes/reduce-risk#1
Diakses pada 30 Juli 2019

The New Zealand Herpes Foundation. https://www.herpes.org.nz/about-herpes-questions/diet-herpes
Diakses pada 30 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed