Hindari Menurunkan Masker di Dagu Hingga Leher Saat Makan, Mengapa?

Pakai masker di dagu sampai ke leher bisa meningkatkan risiko penularan virus corona
Pakai masker di dagu hingga ke leher saat makan adalah kesalahan pakai masker yang sering ditemukan

Pakai masker saat berada di luar rumah memang sudah menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan di tengah pandemi virus corona. Namun, masih ada saja yang melakukan kebiasaan pakai masker yang salah dengan menurunkan masker di dagu hingga ke leher saat makan, minum, atau bicara dengan orang lain. Padahal, ketahuilah kebiasaan ini ternyata dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19, lho. 

Bahaya pakai masker di dagu hingga ke leher saat makan 

Penggunaan masker di luar rumah menjadi hal yang wajib dilakukan sejak merebaknya virus corona baru atau Covid-19 di Indonesia. 

Masker dapat melindungi diri Anda dan orang di sekitar Anda dari paparan virus corona. Terlebih saat ini World Health Organization telah mengonfirmasi penularan virus corona bisa berasal dari udara (airborne)

Sayangnya, masih ada yang keliru saat memakai masker, yakni dengan menurunkan masker di dagu hingga ke leher. Khususnya saat tengah makan, minum, berbincang-bincang dengan orang lain, atau saat merasa pengap. 

Nyatanya, kebiasaan tersebut membahayakan karena dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19. Ya, hal ini diungkapkan oleh seorang kepala departemen layanan kesehatan darurat dari University of Maryland. 

Lantas, apa bahaya pakai masker di dagu hingga ke leher saat makan atau minum?

Saat Anda memakai masker, bagian dalam masker akan menyentuh bagian mulut dan hidung Anda secara langsung. Jika Anda menurunkan masker di dagu atau bahkan sampai leher ketika makan, minum, atau ngobrol, maka area dalam masker yang mulanya menyentuh mulut dan hidung akan menyentuh area dagu hingga leher.  

Ketika masker menempel di dagu, leher, atau area tubuh Anda lainnya, seperti rambut, dahi, dan tangan, maka mungkin saja masker sudah terkontaminasi oleh bakteri atau virus yang menempel di area tersebut. 

Nah, coba bayangkan apabila masker kembali menempel di mulut dan hidung Anda. Mengingat di area mulut dan hidung juga terdapat membran mukus yang membuat Anda jadi rentan mengalami risiko infeksi. 

Terlebih tujuan penggunaan masker adalah untuk mencegah penularan berbagai jenis penyakit yang berasal dari tetesan atau percikan cairan (droplet) yang Anda keluarkan sekaligus melindungi orang lain. 

Jadi, ketika menurunkan masker di dagu hingga ke leher lalu menggunakannya kembali ke hidung dan mulut dapat membuat fungsi masker menjadi tidak optimal lagi untuk melindungi Anda dan orang lain dari paparan bakteri dan virus, termasuk virus corona

Cara melepas masker yang tepat saat makan 

Setelah mengetahui bahaya pakai masker di dagu hingga ke leher saat makan atau berbicara, alangkah baiknya Anda menghindari kebiasaan yang keliru ini. 

Jika Anda berada dalam suatu kondisi yang harus melepas masker, misalnya saat makan atau minum, sebaiknya lepas benar-benar masker yang Anda gunakan. Selain itu, masker juga boleh dilepaskan asalkan Anda tidak berada di tengah keramaian dan berada di luar ruangan. 

Nah, cara melepas masker yang benar, termasuk saat makan atau minum, adalah sebagai berikut:

  • Sebelum melepas masker, cuci tangan Anda terlebih dahulu menggunakan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih yang mengandung alkohol minimal 70%.
  • Ketika melepas masker, hindari menyentuh bagian depan masker. Mengapa? Sebab, bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel dari luar. Jadi, sebaiknya hanya sentuh bagian tali atau karet pengaitnya. 
  • Untuk melepas masker karet, pegang kedua karet yang menempel di kedua telinga. Lepaskan masker dari telinga.
  • Sementara, untuk melepas masker tali, buka tali bagian bawah, lalu lepaskan tali bagian atas.
  • Anda bisa membuang masker ke tempat sampah atau meletakkan masker yang baru saja Anda gunakan ke dalam tas kertas atau plastik ziplock khusus masker. 

Ketahui cara pakai masker yang salah 

Tak hanya menurunkan masker di dagu hingga leher, ada beberapa kesalahan pakai masker yang sebaiknya juga perlu Anda hindari. Apa sajakah itu? 

1. Masker hanya menutupi mulut atau lubang hidung

Salah satu kesalahan pakai masker adalah mengunakan masker cukup rendah sehingga hanya menutupi area mulut. 

Saat Anda menggunakan masker hanya pada area mulut, kemudian Anda bersin, maka percikan cairan yang keluar tersebut dapat menyebar ke orang lain sehingga meningkatkan risiko orang lain terpapar berbagai virus penyakit, termasuk virus corona. 

Begitu pula sebaliknya, apabila Anda hanya menggunakan masker pada lubang hidung. Ketika Anda batuk, percikan cairan yang keluar dari mulut Anda juga dapat menginfeksi orang lain. 

Selain itu, apabila lubang hidung tidak ditutupi masker dengan benar, Anda dapat terkontaminasi berbagai kuman dan percikan cairan yang berkumpul di bagian luar masker dan masuk melalui lubang hidung. 

Maka dari itu, cara pakai masker yang benar adalah masker dapat menutupi seluruh area hidung sampai dagu bagian bawah. 

2. Masker hanya menutupi ujung hidung

Masker hanya menutupi ujung hidung juga menjadi cara pakai masker yang salah. 

Sebab, jika Anda mengenakan masker hanya di ujung hidung dapat membuat celah besar sehingga membiarkan udara (termasuk virus) keluar masuk melalui bagian atas masker.  

Oleh sebab itu, gunakan masker sampai ke pangkal hidung, bukan sekadar di ujung hidung. 

3. Masker terlalu longgar

Kesalahan pakai masker yang seringkali ditemukan berikutnya adalah penggunaan masker yang terlalu longgar. 

Masker bedah atau masker kain yang banyak digunakan orang saat ini umumnya memiliki sisi-sisi yang mungkin mudah longgar. Masker yang longgar berisiko memudahkan virus masuk dari celah-celah yang tidak tertutup masker.

Jadi, penting untuk menggunakan masker bedah atau masker kain yang benar-benar pas di wajah Anda. Pastikan masker harus nyaman dan tetap aman digunakan. Jangan sampai longgar bahkan merosot ke bawah. 

Bagi pria yang memiliki janggut atau brewok, sebaiknya rutin memotong atau merapikan janggut secara berkala agar penggunaan masker dapat merapat ke wajah sehingga fungsi masker dapat berjalan optimal. 

4. Sering menyentuh masker saat digunakan

Sering menyentuh masker yang sudah digunakan dengan telapak tangan dapat berisiko meningkatkan kontaminasi masker dengan virus yang berpindah dari telapak tangan. Inilah yang menjadi kesalahan pakai masker selanjutnya. 

Apabila masker sudah terpasang dengan benar, hindari menyentuh masker. Jika ingin menyentuh masker, pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

Itulah beberapa kesalahan pakai masker yang harus dihindari. Pastikan untuk diingat-ingat agar Anda terhindar dari bakteri atau virus penyebab penyakit, termasuk virus SARS-Cov-2. 

informasi seputar virus corona

Catatan dari SehatQ

Menurunkan masker di dagu hingga ke leher, khususnya saat makan, minum, berbicara dengan orang lain, atau saat merasa pengap merupakan salah satu kesalahan pakai masker yang umum ditemukan saat ini. 

Ini karena fungsi masker bisa jadi tidak optimal lagi untuk melindungi Anda dan orang lain dari paparan bakteri dan virus, termasuk virus corona. 

Jadi, pastikan Anda tahu cara melepas masker yang benar saat makan atau minum, bukan dengan pakai masker di dagu atau sampai ke leher, ya. 

Centre for Health Protection. https://www.chp.gov.hk/files/pdf/use_mask_properly.pdf
Diakses pada 15 Juli 2020

Duke University of School Medicine. https://medschool.duke.edu/research/reopening-research-laboratories/laboratory-operations/tips-wearing-face-mask
Diakses pada 15 Juli 2020

Huffington Post. https://www.huffpost.com/entry/mistakes-wearing-face-masks-coronavirus_l_5e99d8eac5b67370b2133f65
Diakses pada 15 Juli 2020

Artikel Terkait