Hindari Ini agar Kulit Kering dan Gatal Akibat Eksim Tak Menyiksa Lagi

Cara terbaik dalam mengatasi kulit kering dan gatal karena eksim adalah dengan menghindari pemicunya
Selain kulit kering dan gatal, eksim juga bisa memicu ruam merah pada kulit

Kulit kering dan gatal mungkin cukup diatasi dengan mengoleskan pelembap kulit. Tetapi kalau selain kering dan gatal kulit Anda juga memerah, bersisik bahkan timbul retak-retak cukup dalam yang terasa sakit, bisa jadi Anda terkena eksim.

Penyakit kulit eksim lebih dari sekedar kulit kering dan gatal. Gejalanya bisa beragam dan berbeda pada tiap penderita.

Selain itu, cara mengatasinya pun tidak cukup hanya dengan mengoleskan pelembap saja. Butuh langkah-langkah tertentu agar gejalanya bisa berkurang.

Gejala eksim atopik yang bisa mendera Anda

Eksim atopik adalah sejenis peradangan di kulit dengan gejala awal berupa kulit kering dan gatal. Di samping itu, akan timbul bercak-bercak kemerahan di beberapa area kulit.

Kulit kering, bersisik, dan terasa gatal yang digaruk terus-menerus akan menjadi luka berdarah dan berisiko mengalami infeksi. Pada eksim yang parah, terkadang muncul juga retakan-retakan yang menyakitkan di kulit atau lepuhan berisi cairan yang kemudian menjadi koreng.

Kenali pemicu munculnya serangan eksim

Eksim memiliki beberapa jenis, tetapi yang paling sering terjadi adalah jenis eksim atopik. Penyebab penyakit kulit ini belum diketahui secara pasti, namun diduga ada kombinasi faktor genetik dan faktor lingkungan.

Gangguan kulit yang dikenal juga dengan istilah dermatitis atopik ini bukan reaksi alergi, walau kemunculannya memang dipicu oleh zat-zat tertentu. 

Gejala-gejala eksim bisa diobati, tetapi penyakit kulit ini tidak bisa sembuh secara total. Eksim bisa muncul dan hilang serta berpindah-pindah di berbagai area kulit.

Kemunculan eksim harus diamati untuk memperkirakan pemicunya. Gejalanya bisa saja muncul akibat:

  • Pemakaian sabun dengan kandungan kimia tertentu.
  • Penggunaan baju yang terbuat dari bahan tertentu.
  • Kepanasan hingga banyak berkeringat.
  • Stres.

Dengan menemukan pemicunya, serangan eksim dapat dihindari. Inilah cara terbaik dalam mengatasinya. 

Cara menghindari pemicu kulit kering dan gatal karena eksim

Memang tidak selalu mudah untuk menemukan apa yang jadi pemicu munculnya serangan eksim. Tapi coba diingat-ingat kapan eksim muncul dan aktivitas yang baru saja Anda lakukan sebelum serangan muncul. Berikut contohnya:

  • Apakah Anda menggunakan jenis, merek, atau aroma parfum baru?
  • Apakah Anda mengganti merek deterjen yang selama ini digunakan?
  • Apakah Anda mengenakan sweater baru berbahan wol?
  • Apakah Anda beraktivitas di lokasi yang panas dan berdebu?

Kalau sudah memiliki perkiraan mengenai faktor-faktor apa saja yang menjadi pemicu, mengendalikan faktor-faktor tersebut bisa jadi kunci utama, setidaknya untuk mengurangi serangan kulit kering dan gatal akibat eksim. Oleh sebab itu, perhatikan hal-hal berikut untuk mencegah serangan eksim:

  • Hindari pakaian dari bahan wol. Pasalnya, bahan ini tergolong sering jadi pemicu serangan eksim. Sebisa mungkin, kenakan pakaian berbahan lembut dan menyerap keringat, seperti katun.
  • Jauhi penggunaan sabun dan deterjen dengan bahan kimia yang bisa mengiritasi kulit.
  • Hindari sabun, sampo, parfum, bedak, makeup, losion dengan kandungan pewangi yang kuat.
  • Batasi frekuensi mandi dengan air panas karena  bisa menyebabkan kulit makin kering.

Sebagai penyakit kronis, eksim atopik tetap bisa kambuh sewaktu-waktu. Karena itu, tujuan perawatannya adalah mengurangi gejala ketika sedang kambuh. 

Lakukan ini bila gejala eksim menyerang Anda

Ketika sedang kambuh, usahakan agar tidak menggaruk-garuk area kulit yang gatal eksim. Anda juga bisa menggunakan sarung tangan ketika tidur agar tidak menggaruk tanpa sadar. Menggaruk dapat memperparah peradangan kulit dan menyebabkan luka atau infeksi.

Jika kulit kering dan gatal yang diakibatkan eksim yang tidak terlalu parah, Anda bisa melakukan perawatan di rumah dengan mengoleskan pelembap pada area kulit yang meradang. Ketika memilih pelembap berupa krim atau losion, pastikan agar produk yang dipilih tidak mengandung bahan-bahan pemicu munculnya eksim.

Mungkin minyak alami lebih aman dipilih sebagai pelembap karena tidak mengandung pewangi yang juga sering jadi pemicu eksim. Beberapa minyak yang cocok meliputi minyak kelapa murni (virgin coconut oil) dan minyak bunga matahari.

Apabila rasa gatal dan gejala eksim sangat mengganggu, Anda bisa mengonsumsi obat antihistamin atau mengoleskan salep kortikosteroid dosis rendah yang dijual bebas, guna meredakan gatal dan radang.

Kalau cara tersebut tidak berhasil, berkonsultasilah dengan dokter kulit. Dengan ini, Anda akan memperoleh resep obat dengan kandungan cukup kuat guna mengurangi gejala yang Anda alami. 

Menghadapi kulit kering dan gatal yang kronis memang bisa membuat penderita mengalami frustrasi. Perlu kerja sama yang baik dengan dokter untuk bisa menemukan pemicu serangan eksim yang tepat, mengendalikan gejala dan serangan, serta menemukan kombinasi pengobatan yang cocok agar kondisi kulit dan kualitas hidup penderita terjaga. 

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/eczema/hand-eczema
Diakses pada 18 Juli 2019

The Eczema Society of Canada. https://eczemahelp.ca/about-eczema/
Diakses pada 18 Juli 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323493.php
Diakses pada 18 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed