Kenali Tandanya, Ini Cara Mencegah Keinginan Bunuh Diri


Cara mencegah bunuh diri adalah mengajak orang tersebut berbicara secara personal. Jangan ragu untuk meminta bantuan dokter dan para profesional untuk masalah ini.

0,0
15 Jun 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mencegah bunuh diriRemaja merupakan kelompok yang paling rentan dalam bunuh diri.
Jika Anda menemukan tanda dan gejala munculnya keinginan bunuh diri pada orang terdekat maupun kerabat, jangan sampai Anda mengabaikannya. Berikan pendampingan dan cari bantuan dari tenaga profesional. Sebab, dukungan Anda mungkin akan menyelamatkan nyawa mereka.
Orang yang memiliki keinginan bunuh diri, mungkin memang tidak terang-terangan menyatakan butuh bantuan. Namun, bukan berarti mereka tidak ingin dibantu. Bisa jadi mereka merasakan sakit yang teramat sangat, tapi sulit untuk menyampaikannya.

Cara mencegah bunuh diri

Jika Anda menjumpai adanya orang dekat maupun kerabat yang menunjukkan keinginan bunuh diri, segera lakukan langkah-langkah berikut ini.

1. Ajak bicara dari hati ke hati

Perkataan yang Anda ucapkan, asalkan berdasarkan rasa cinta dan perhatian, dapat membantu. Jadilah diri sendiri dan tunjukkan bahwa Anda peduli dengan mengajaknya berbicara. Anda perlu berada di sampingnya ketika ia menangis atau hal lain yang dirasa perlu.

2. Menjadi pendengar yang baik

Dengarkan cerita mereka dengan baik dan serius. Saat mereka sedang berbicara, jangan disela atau berusaha menumpahkan apa yang Anda rasakan dalam percakapan. Biarkan mereka tahu bahwa Anda peduli dan khawatir. Jangan hiraukan mitos yang mengatakan bahwa orang yang berbicara tentang masalah bunuh diri hanya mencari perhatian. Gangguan kesehatan mental tersebut benar adanya.

3. Berpikiran terbuka

Saat mendampingi orang yang memiliki keinginan untuk bunuh diri, jadilah pribadi yang menunjukan rasa simpati dan tidak menghakimi. Anda juga perlu untuk bersabar, tenang, dan menerima orang tersebut apa adanya. Dengan begitu, orang yang Anda bantu diharapkan dapat melihat perilaku-perilaku positif tersebut dan mulai mengikutinya.

4. Jangan ragu untuk bertanya

Jangan ragu untuk menanyakan tentang keinginan bunuh diri kepada orang yang Anda duga memiliki niat untuk mengakhiri hidupnya. Tidak ada salahnya untuk Anda menanyakan hal tersebut sebab ini bisa menjadi langkah awal untuk menyelamatkan dirinya.Tanyakan dengan halus dan sopan. Langkah ini merupakan cara yang paling pasti untuk mengetahui keinginan seseorang untuk bunuh diri.

5. Beri kesempatan berbicara

Dengan memberikan kesempatan berbicara, beban emosional yang meraka rasakan, bisa berkurang. Selain itu, mereka jadi memiliki waktu untuk menenangkan diri.Semakin lama Anda memberikan kesempatan berbicara, mereka akan semakin menjauh dari rasa putus asa. Dengan begitu, mereka akan kehilangan momentum yang memicu timbulnya rasa ingin bunuh diri.

6. Jangan mencoba menyelesaikan masalah tersebut

Hindari menawarkan solusi cepat untuk menyelesaikan masalah mereka atau menyepelekan yang mereka rasakan. Membiarkan mereka sendiri yang menakar seberapa besar masalah mereka dan seberapa menyakitkan hal tersebut penting untuk Anda dilakukan.Penjelasan-penjelasan rasional dan logis tidak terlalu berarti bagi mereka, terutama dengan situasi psikologis seperti ini. Alih-alih, cobalah tunjukkan empati dan pengertian tanpa menghakimi perasaan mereka.

7. Berikan motivasi

Berikan mereka motivasi untuk mendapatkan perawatan dari dokter psikiater atau berkonsultasi dengan tenaga medis di rumah sakit. Anda juga bisa mendampinginya.Bantu mereka untuk menjaga komunikasi dengan orang terdekat, seperti keluarga atau teman dekat. Rutinlah memeriksakan keadaan mereka dan pastikan mereka baik-baik saja. Jangan pernah setuju jika orang tersebut meminta Anda untuk merahasiakan rencana bunuh dirinya.Baca juga: Kerap Terpikir Bunuh Diri atau Suicidal Thoughts? Bagaimana Mengatasinya

Waspadai copycat suicide

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan RI, remaja merupakan kelompok yang paling rentan terhadap perilaku bunuh diri. Termasuk dalam hal copycat suicide. Tindakan copycat suicide merupakan bunuh diri yang meniru kasus terdahulu.Kasus yang dimaksud antara lain bunuh diri yang diekspos media massa. Oleh karena itu, segala informasi yang beredar melalui Internet harus diwaspadai. Dalam hal ini, konten yang berisi informasi yang berpotensi mendorong keinginan seseorang untuk bunuh diri. Informasi mengenai bunuh diri apabila tidak disampaikan dengan baik, malah bisa memicu copycat suicide.Apabila Anda mengetahui ada orang terdekat yang memiliki keinginan bunuh diri, dampingilah dan hubungi hotline ASA dari Kementerian Kesehatan RI di nomor telepon 500 454. Kementerian Kesehatan memberikan layanan konseling melalui hotline tersebut.Bunuh diri dapat dicegah selama Anda tahu yang harus diperhatikan dan dilakukan. Dengan mengetahui langkah seperti di atas, diharapkan kewaspadaan tentang bunuh diri dapat meningkat. Anda pun jadi tidak lagi ragu untuk mendampingi orang yang ingin bunuh diri, melewati kondisi ini.Baca juga: Benarkah Penyintas Stroke Rentan Depresi Hingga Bunuh Diri?

Catatan dari SehatQ

Keinginan bunuh diri bisa dicegah dengan cara yang lebih personal. Ketahui juga segala penyebabnya karena sebagian besar akibat masalah kesehatan mental. Jangan ragu untuk meminta bantuan saat orang terdekat Anda memiliki keinginan bunuh diri.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar gangguan mental lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
depresigangguan mentalkesehatan mentalstresbunuh diri
Your Health Mind.
https://www.yourhealthinmind.org/get-help/helping-a-suicidal-person
Diakses pada 8 Februari 2019
Very Well Mind.
https://www.verywellmind.com/what-to-do-when-a-friend-is-suicidal-1065472
Diakses pada 8 Februari 2019
WebMD.
https://www.webmd.com/depression/guide/depression-recognizing-signs-of-suicide#1
Diakses pada 8 Februari 2019
Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/article/view/17072400001/butuh-konsultasi-masalah-kejiwaan-jangan-ragu-ke-fasyankes-dengan-layanan-jiwa.html
Diakses pada 27 Maret 2019
Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/article/view/18100100003/cegah-bunuh-diri-perlu-peran-keluarga-dan-media-massa.html
Diakses pada 27 Maret 2019
Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/article/view/16110400002/komunikasi-dan-kepedulian-antar-anggota-keluarga-dibutuhkan-untuk-cegah-kejadian-bunuh-diri-.html
Diakses pada 27 Maret 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait