Hifema Adalah Pendarahan di Mata, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

(0)
07 Jul 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Hifema adalah pendarahan di ruang antara kornea dan iris mataHifema dapat mengganggu penglihatan penderitanya
Hifema adalah suatu kondisi terkumpulnya darah di bilik mata depan, yaitu ruang antara kornea (selaput bening mata) dan iris (selaput pelangi). Darah tersebut dapat menutupi sebagian atau seluruh iris dan pupil sehingga menghalangi penglihatan. Ketika bercermin, Anda mungkin melihat adanya darah pada mata depan yang bisa membuat Anda merasa khawatir. Jika tak diobati, hifema berisiko menyebabkan masalah penglihatan yang permanen.

Berbagai penyebab hifema

Penyebab hifema yang paling umum, yaitu trauma pada mata yang disertai dengan peningkatan tekanan intraokular (tekanan dalam mata). Biasanya trauma tersebut disebabkan oleh cedera olahraga, kecelakaan, jatuh, dan berkelahi. Selain itu, hifema juga dapat terjadi akibat:
  • Pembuluh darah yang abnormal pada permukaan iris
  • Operasi mata
  • Infeksi mata yang disebabkan oleh virus herpes
  • Masalah pembekuan darah, seperti anemia sel sabit, penyakit von Willebrand dan hemofilia
  • Masalah pada lensa intraokular
  • Kanker mata
  • Penggunaan obat pengencer darah (antikoagulan)
Jika Anda memiliki kondisi tersebut, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter mengenai kemungkinan terjadinya hifema.

Apa saja tanda-tanda hifema?

Sebanyak 70% kasus hifema terjadi pada anak-anak, terutama laki-laki berusia 10-20 tahun. Ketika mengalami hifema, Anda dapat menunjukkan tanda-tanda berikut:
  • Darah terlihat di bagian depan mata
  • Sakit
  • Sensitivitas terhadap cahaya
  • Penglihatan buram, kabur, atau terhalang
  • Darah mungkin tak terlihat jika hifema berukuran kecil
Salah satu komplikasi hifema yang paling serius, yaitu peningkatan tekanan mata. Tekanan pada mata semakin kuat karena darah dari hifema dapat menyumbat saluran drainase mata. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan mata jangka panjang yang terkait dengan glaukoma.Glaukoma merupakan suatu kondisi seumur hidup yang memerlukan perawatan medis lebih serius. Selain itu, komplikasi lain dari hifema yang mungkin terjadi, antara lain kerusakan saraf optik, kornea bernoda, dan hilangnya penglihatan secara permanen.Hifema memiliki derajat berdasarkan berapa luas darah yang menutupi mata
  • Derajat 1: darah menutupi kurang dari sepertiga (anterior) mata bagian depan 
  • Derajat 2: darah menutupi sepertiga hingga setengah anterior mata
  • Derajat 3: darah menutupi lebih dari setengah anterior mata
  • Derajat 4: darah menutupi seluruh ruang anterior

Langkah Pengobatan hifema

Jangan mencoba mengobati hifema sendiri tanpa melakukan pemeriksaan ke dokter mata karena bisa berbahaya. Sekitar 15-20% orang dengan hifema mengalami lebih banyak pendarahan dalam 3-5 hari. Jika tekanan atau pendarahan di mata Anda semakin meningkat, maka Anda perlu dirawat di rumah sakit. Berikut langkah pengobatan hifema yang mungkin dilakukan:
  • Membatasi gerakan mata

Batasi gerakan mata dengan beristirahat di tempat tidur. Pastikan kepala sedikit terangkat untuk membantu tubuh menyerap darah. Hindari membaca atau menggunakan gawai terlebih dahulu karena dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi mata. 
  • Gunakan obat tetes mata

Jangan sembarangan memilih obat tetes mata, sebaiknya gunakan yang diresepkan oleh dokter. Dokter mungkin akan memberi atropin untuk melebarkan pupil dan kortikosteroid untuk mencegah terbentuknya jaringan parut.
  • Lindungi mata

Tutupi mata yang sakit agar tidak terluka lebih banyak. Anda juga mungkin perlu mengenakan kacamata agar cahaya tidak langsung masuk ke mata.
  • Awasi pengobatan

Jangan mengonsumsi obat apa pun dengan aspirin karena dapat menyebabkan lebih banyak pendarahan. Selain itu, hindari pula obat-obatan non-steroid seperti ibuprofen, dan naproxen. Jika mata terasa sakit, Anda dapat menggunakan pereda nyeri ringan seperti acetaminophen namun jangan terlalu banyak. Apabila rasa sakit semakin memburuk, sebaiknya kembali periksakan diri pada dokter.
  • Periksa tekanan mata

Dokter mungkin akan mengukur tekanan di dalam mata Anda setiap hari selama beberapa hari. Jika tekanan mata Anda meningkat, misalnya karena muntah, dokter akan memberi obat untuk mencegah muntah. Bergantung pada keparahan kasus dan kondisi medis lain yang Anda miliki, operasi mungkin perlu dilakukan.  Jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter mata agar kondisi hifema Anda tidak semakin memburuk dan bisa segera pulih.
kesehatan matapenyakit matahifemaperdarahan mata
Healthline. https://www.healthline.com/health/hyphema#treatment
Diakses pada 23 Juni 2020
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/hyphema-eye-internal-bleeding#1
Diakses pada 23 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait