Pengobatan patah tulang hidung dilakukan tergantung dari tingkat keparahannya
Mimisan merupakan salah satu gejala patah tulang hidung

Sama seperti bagian tubuh bertulang lainnya, hidung yang terdiri dari tulang rawan juga dapat mengalami patah dan retak. Ada banyak sekali penyebab yang mengakibatkan patah tulang hidung. Secara umum, patah tulang hidung terjadi akibat trauma di area hidung atau wajah. Sumber trauma dapat bermacam-macam, di antaranya:

  • Cedera olahraga
  • Pertarungan atau perkelahian
  • Kekerasan dalam rumah tangga
  • Kecelakaan kendaraan bermotor
  • Terpaan air terjun

Gejala Patah Tulang Hidung

Sayangnya, berbeda dengan bagian tubuh lain, patah tulang hidung kerap kali tidak terlalu disadari. Apalagi jika hanya disebabkan karena terjatuh dan bagian wajah terbentur dengan keras. Sebagian orang hanya akan mengira bahwa ia mengalami memar biasa. Padahal, jika dicermati nyeri dan sakit yang terjadi dapat menjadi tanda hidung yang patah. Berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala patah tulang hidung yang dapat terjadi, di antaranya:

  1. Tekstur hidung menjadi sangat lembut
  2. Terjadi pembengkakan hidung atau wajah
  3. Memar hidung atau di bawah mata (mata hitam)
  4. Deformitas hidung (hidung bengkok)
  5. Mimisan
  6. Saat disentuh, hidung mengeluarkan suara atau sensasi berderak
  7. Nyeri dan kesulitan bernapas dari lubang hidung

Pengobatan Patah Tulang Hidung

Saat Anda merasakan bahwa tulang hidung Anda patah, Anda dapat menunggu selama 3 hari untuk melihat perkembangannya. Apabila rasa sakit atau bengkak tidak hilang dalam 3 hari, dilengkapi dengan deformasi hidung di mana hidung tampak bengkok, rasa pusing, sulit bernapas, demam, dan mimisan, ada baiknya Anda segera melakukan konsultasi pada dokter.

Namun, Anda disarankan untuk segera mengunjungi dokter secepat mungkin jika gejala yang muncul adalah sebagai berikut:

  1. Pendarahan selama lebih dari tiga menit dari satu atau kedua lubang hidung
  2. Keluar cairan jernih mengalir dari hidung
  3. Adanya cedera lain pada wajah atau tubuh
  4. Mengalami kehilangan kesadaran (pingsan)
  5. Terasa sakit kepala yang parah
  6. Mual dan muntah
  7. Pandangan memudar
  8. Sakit pada bagian leher
  9. Mati rasa, kesemutan, atau kelemahan di lengan

Jika hal-hal di atas terjadi, ada kemungkinan Anda mengalami cedera yang signifikan sehingga akan memerlukan perhatian medis dengan segera. Biasanya, dokter akan memeriksa bagian kepala, leher, serta bagian luar dan dalam hidung dengan menggunakan alat khusus. Pada beberapa kasus cedera, dokter dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui tindakan yang diperlukan selanjutnya.

Untuk retakan yang tidak parah di mana hidung tidak mengalami deformitas (tulang tidak bengkok), dokter mungkin hanya meresepkan obat pereda nyeri, es, dan dekongestan hidung. Jika parah, Anda mungkin akan menjalani tindakan operasi untuk mengembalikan bentuk dan fungsi hidung Anda.

Perawatan Patah Tulang Hidung di Rumah

Apabila dokter menyatakan bahwa hidung Anda mengalami retakan ringan, Anda dapat melakukan perawatan sendiri di rumah dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Letakkan es yang dibungkus dengan kain pada hidung selama sekitar 15 menit setiap kali dan kemudian lepaskan esnya. Lakukan terus menerus untuk mengurangi bengkak dan meredakan rasa sakit.

  2. Konsumsi acetaminophen atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit. Gunakan obat-obatan ini sesuai petunjuk dari dokter.

  3. Ambil dekongestan hidung jika direkomendasikan oleh dokter. Ini berguna untuk membantu Anda bernapas melalui lubang hidung. Pastikan untuk membaca label peringatan yang terkait dengan penggunaan obat-obatan ini.

  4. Posisikan kepala di tempat yang tinggi, terutama saat tidur. Hal ini penting untuk menghindari pembengkakan hidung meningkat.

Itulah beberapa informasi seputar patah tulang hidung dan pengobatannya. Semoga bermanfaat!

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/broken-nose#1

Healthline. https://www.healthline.com/health/nose-fracture

Diakses pada Oktober 2018

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed