Takut Saat Melihat Reptil atau Herpetophobia, Begini Cara Mengatasinya


Herpetophobia merupakan kondisi yang membuat seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan ekstrem terhadap reptil. Cara mengatasi kondisi ini dapat dengan terapi, konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter, atau kombinasi antara keduanya.

0,0
Herpetophobia adalah kondisi yang membuat seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan ekstrem terhadap reptilPenderita herpetophobia akan merasakan ketakutan berlebihan saat memikirkan atau berhadapan dengan reptil
Bagi beberapa orang, reptil seperti ular, kadal, cicak, dan buaya adalah hewan yang menarik dan menantang untuk dipelihara. Namun, ada juga yang mengalami ketakutan dan kecemasan ekstrem ketika berhadapan dengan jenis hewan ini.Apabila Anda merupakan salah satu orang yang memiliki ketakutan berlebihan terhadap reptil, kondisi ini dikenal dengan istilah herpetophobia. Sama seperti fobia lain, kondisi ini memerlukan penanganan serius, terlebih jika ketakutan dirasakan sampai mengganggu fisik, psikologis, dan aktivitas sehari-hari penderitanya.

Apa itu herpetophobia?

Herpetophobia adalah kondisi yang membuat seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan tidak rasional terhadap hewan-hewan reptil, khususnya ular dan kadal. Meski begitu, beberapa penderitanya mungkin juga akan merasa takut dan cemas ketika berhadapan atau memikirkan reptil lain seperti kura-kura dan buaya.Tergolong ke dalam fobia spesifik, herpetophobia merupakan salah satu bentuk dari gangguan kecemasan. Tingkat keparahan masing-masing penderitanya mungkin akan berbeda satu sama lain. Sebagai contoh, penderita fobia reptil yang tak terlalu parah tidak akan merasa takut ketika berada satu ruangan dengan ular atau kadal. Ketakutan atau kecemasan biasanya baru muncul saat mereka melakukan kontak langsung dengan hewan-hewan tersebut.

Tanda-tanda herpetophobia yang umum terjadi

Sama seperti fobia lain, beberapa gejala mungkin dirasakan oleh penderita herpetophobia saat memikirkan atau berhadapan dengan reptil. Gejala yang muncul tidak hanya memengaruhi fisik, melainkan juga psikologis penderitanya.Berikut ini sejumlah gejala yang menjadi tanda herpetophobia:
  • Merasakan ketakutan atau kecemasan berlebihan saat memikirkan atau berhadapan dengan reptil
  • Menyadari ketakutan yang dirasakan tidak rasional, namun tidak memiliki kemampuan untuk mengontrolnya
  • Sesak napas 
  • Berkeringat
  • Kepala kliyengan
  • Tubuh gemetaran
  • Otot terasa tegang
  • Menangis (biasanya terjadi pada anak-anak)
  • Menghindari tempat-tempat yang memungkinkan kontak dengan reptil
Perlu diketahui, gejala yang dialami oleh masing-masing penderitanya mungkin akan berbeda satu sama lain. Untuk mengetahui kondisi apa yang mendasarinya, segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala di atas.

Penyebab seseorang mengalami herpetophobia

Sama seperti fobia spesifik lain, penyebab herpetophobia sampai sekarang belum diketahui secara pasti. Namun, ada sejumlah faktor yang diduga berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini.Beberapa faktor tersebut, di antaranya:
  • Pengalaman buruk di masa lalu

Pengalaman buruk dengan reptil yang pernah terjadi di masa lalu berpotensi memicu herpetophobia. Sebagai contoh, Anda mungkin pernah digigit ular atau dikejar kadal ketika masih kecil. Kejadian tersebut kemudian memicu trauma dan membuat Anda mengalami ketakutan ekstrem terhadap reptil hingga dewasa.
  • Perilaku yang dipelajari

Fobia reptil bisa muncul sebagai perilaku yang dipelajari. Misalnya, Anda seringkali membaca atau melihat informasi terkait bahaya dari gigitan ular. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut dapat memunculkan herpetophobia dalam diri seseorang.
  • Genetik

Faktor genetik dapat berkontribusi dalam berkembangnya fobia reptil pada diri Anda. Jika orangtua Anda juga mempunyai ketakutan ekstrem terhadap reptil, risiko Anda mengalami fobia ini juga akan ikut meningkat. 

Cara mengatasi herpetophobia dengan tepat

Beragam tindakan bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi fobia reptil. Anda dapat mengatasi gejala yang muncul dengan terapi, konsumsi obat  sesuai resep dokter, atau kombinasi antara keduanya.Berikut ini cara mengatasi herpetophobia:

1. Terapi perilaku kognitif

Terapi perilaku kognitif bertujuan untuk mengidentifikasi apa yang menjadi penyebab Anda mengalami rasa takut berlebih terhadap reptil. Setelah itu, terapis kemudian akan membantu mengubah respons negatif Anda menjadi lebih positif.

2. Terapi pemaparan

Dalam terapi pemaparan, Anda akan dihadapkan langsung dengan pemicu ketakutan maupun kecemasan. Pada awal sesi terapi, Anda mungkin akan diperlihatkan foto reptil. Apabila sukses menanganinya dengan baik, terapis akan meningkatkan kesulitan dengan meminta Anda untuk berada dalam satu ruangan hingga memegang reptil. Pada terapi ini, Anda juga akan diajarkan teknik relaksasi untuk mengatasi kecemasan.

3. Konsumsi obat-obatan

Untuk mengatasi gejala, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu. Beberapa obat yang seringkali diresepkan untuk mengatasi gejala fobia antara lain benzodiazepine dan beta-blocker.

Catatan dari SehatQ

Herpetophobia adalah kondisi yang membuat seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan ekstrem terhadap reptil. Cara mengatasi kondisi ini dapat dengan terapi, konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter, atau kombinasi antara keduanya.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
fobia
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/herpetophobia-2671862
Diakses pada 17 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/herpetophobia
Diakses pada 17 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait