Herpes simplex virus (HSV) yang menyebabkan herpes kelamin akan selalu berada dalam tubuh penderita dan dapat kambuh kapan saja
Virus herpes kelamin akan selamanya berada dalam tubuh penderita. Pengobatan hanya akan membantu meringankan gejala saja

Herpes kelamin atau herpes genital merupakan satu dari sekian banyak penyakit seksual yang cukup dikenal oleh masyarakat. Herpes kelamin merupakan infeksi dari herpes simplex virus (HSV) yang dapat ditularkan secara seksual.

Meski banyak orang telah mengetahui tentang penyakit ini, sayangnya lebih banyak yang percaya pada mitos-mitos seputar herpes kelamin. Apa saja?

[[artikel-terkait]]

Mengungkap mitos seputar herpes kelamin

Herpes merupakan penyakit menular seksual yang sering disebut, tetapi apakah Anda sudah mengetahui yang mana yang mitos dan yang mana yang fakta? Berikut adalah beberapa mitos dari penyakit herpes:

1. Herpes kelamin dapat disembuhkan

Virus herpes kelamin akan selalu berada di dalam tubuh penderita dan medikasi hanya berfungsi untuk menangani gejala-gejala yang muncul serta menurunkan risiko penularan herpes ke orang lain.

Virus herpes dalam tubuh penderita dapat sewaktu-waktu kambuh dan menimbulkan gejala kembali. Pemicu dari gejala-gejala tersebut beragam, salah satunya adalah karena stres.

2. Herpes pada mulut tidak menyebabkan herpes kelamin

Herpes pada mulut juga membuat luka pada mulut, serupa dengan herpes kelamin. Herpes pada mulut juga disebabkan oleh virus HSV tipe 1.

Jika seseorang melakukan seks secara oral dengan orang yang mengalami herpes pada mulutnya, orang tersebut memiliki kemungkinan yang besar untuk terinfeksi dengan herpes kelamin. Namun, sebagian besar herpes kelamin disebabkan oleh virus HSV tipe 2.

3. Penderita herpes kelamin biasanya sadar bahwa dirinya terinfeksi

Sebagian besar penderita herpes kelamin tidak menyadari bahwa dirinya terinfeksi dengan virus HSV. Hal ini karena gejala herpes kelamin tidak selalu muncul dan terlihat. Terkadang penderita herpes kelamin dapat menularkan virus HSV tanpa disadari oleh dirinya.

Selain itu, gejala herpes kelamin yang tidak terlalu parah membuat penderitanya juga menganggap bahwa ia hanya mengalami sakit biasa.

4. Herpes kelamin dapat menyebabkan mandul

Herpes kelamin tidak memengaruhi kelahiran anak dan tidak menyebabkan kemandulan. Herpes mungkin dapat ditularkan ke anak, tetapi hal ini jarang terjadi.

Dokter akan merekomendasikan bedah caesar jika calon ibu mengalami gejala-gejala herpes kelamin.

5. Herpes kelamin dapat menyebabkan kanker serviks

Virus herpes kelamin tidak sama dengan virus yang menyebabkan kanker serviks. Virus herpes mungkin dapat menginfeksi daerah serviks.

Namun, virus yang menyebabkan kanker serviks adalah human papilloma virus (HPV) yang juga menyebabkan kutil kelamin. Meskipun keduanya dapat ditularkan secara seksual, tetapi keduanya adalah penyakit seksual yang berbeda.

6. Herpes kelamin ditularkan melalui darah

Herpes kelamin tidak dapat ditularkan melalui darah. Penderita herpes kelamin tetap dapat mendonorkan darahnya. Herpes ditularkan melalui hubungan seksual, termasuk seks secara oral.

Herpes kelamin tidak dapat ditularkan melalui kontak kulit dengan penderita (kecuali kontak dengan kulit pada mulut atau alat kelamin yang terinfeksi herpes). Herpes kelamin juga tidak dapat ditularkan dengan menyentuh benda-benda yang telah disentuh penderita.

Herpes kelamin tidak dapat ditularkan melalui penggunaan kamar mandi ataupun tempat tidur dengan penderita. Hal ini karena virus herpes kelamin tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia.

7. Herpes kelamin dapat menyebabkan HIV/AIDS

Serupa dengan virus yang menyebabkan kanker serviks, virus herpes kelamin tidak dapat menyebabkan HIV/AIDS. Namun, luka yang merupakan gejala dari herpes kelamin dapat meningkatkan risiko penderita herpes kelamin terinfeksi virus HIV.

8. Herpes kelamin merupakan penyakit yang jarang terjadi

Herpes kelamin merupakan penyakit yang cukup umum terjadi dan terkadang beberapa kasus herpes kelamin tidak terdeteksi karena tidak disadari oleh penderitanya.

Dengan memahami fakta sebenarnya mengenai herpes kelamin, semoga Anda tidak lagi mempercayai mitos yang salah.

Gejala herpes kelamin

Herpes kelamin merupakan salah satu penyakit menular secara seksual yang cukup umum terjadi. Oleh karenanya, untuk mencegah penularannya dan untuk mendapatkan penanganan dengan segera, Anda perlu memahami gejala dari herpes kelamin.

Herpes kelamin umumnya baru akan memunculkan tanda-tandanya dua hari setelah virus herpes sudah menginfeksi tubuh. Namun, terkadang virus herpes baru menimbulkan gejala 30 hari setelah infeksi terjadi. Berikut adalah beberapa gejala herpes kelamin yang terlihat:

  • Adanya lepuhan pada alat kelamin, pantat, mulut, sekitar bibir dan wajah, dan dubur
  • Lepuhan bisa menjadi luka yang terbuka dan memunculkan cairan
  • Sebelum lepuhan muncul, daerah yang terinfeksi terkadang terasa gatal atau menggelitik 
  • Mengalami sakit kepala, demam, dan nyeri badan
  • Adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Bila Anda atau pasangan mengalami gejala di atas, segera berkonsultasi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Artikel Terkait

Banner Telemed