Kenali Hemangioma, Stroberi Kenyal yang Menodai Kulit Bayi

Bentuk hemangioma yang mengerikan kerap membuat panik pada orangtua.
Bentuk hemangioma yang mengerikan kerap membuat panik pada orangtua.

Hemangioma bisa dikatakan sebagai ‘tanda lahir’ pada bayi. Bentuknya yang berupa benjolan merah yang kenyal kerap membuat panik para ibu karena tampak menyeramkan. Tapi apa sebenarnya hemangioma pada bayi ini?

Hemangioma pada tubuh bayi (infantile hemangioma) merupakan sekumpulan pembuluh darah yang tumbuh di bawah kulit Si Kecil. Tanda ini biasanya muncul saat bayi baru lahir (congengital hemangioma) hingga saat ia berusia satu tahun.

Rupa hemangioma pada bayi tak hanya seperti stroberi

Berdasarkan bentuknya, hemangioma dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Yang paling mudah khas adalah hemangioma superfisial dengan wujud benjolan kenyal berwarna merah menyala seperti permukaan buah stroberi.

Selain itu, ada pula hemangioma dalam yang terlihat sebagai bagian tubuh yang bengkak. Namun permukaan kulit tampak halus dan hanya ada semburat biru seperti lebam.

Sementara jenis ketiga adalah hemangioma campuran. Sesuai namanya, hemangioma merupakan kombinasi dari kedua jenis di atas.

Hingga saat ini, penyebab tumbuhnya hemangioma masih menjadi tanda tanya. Beberapa ahli berpendapat mungkin ada faktor keturunan yang berperan, namun anggapan ini masih butuh penelitian lebih lanjut.

Yang jelas, hemangioma lebih sering ditemukan pada bayi yang lahir prematur, memiliki berat badan rendah, atau bayi kembar.

Seperti apa gejala hemangioma pada bayi?

Hemangioma mungkin sudah terlihat sesaat ketika bayi lahir. Namun pada kebanyakan kasus, hemangioma lebih sering tumbuh saat bayi sudah berusia beberapa hari hingga beberapa bulan.

Biasanya, seorang bayi hanya memiliki satu buah hemangioma. Namun tidak menutup kemungkinan terdapat lebih dari satu benjolan hemangioma, terutama pada bayi kembar.

Tanda lahir ini tampak seperti bercak merah di kulit bayi pada tahap awal dan biasanya muncul di area wajah, kepala, dada, maupun punggung. Bercak ini kemudian berkembang menjadi salah satu jenis hemangioma.

Apa hemangioma bisa hilang?

Seiring bertambahnya usia anak, hemangioma akan bertumbuh lebih besar atau melebar. Namun Anda tidak perlu khawatir. Meski bentuknya mirip tumor, hemangioma bukanlah sel kanker sehingga ia akan memudar atau hilang dengan sendirinya.

Meskipun demikian, butuh waktu bagi hemangioma untuk sepenuhnya lenyap dari kulit anak. Sekitar separuh kasus hemangioma sembuh total ketika anak berusia 5 hingga 10 tahun. Sayangnya, dalam beberapa kasus, hemangioma masih meninggalkan bekas yang berupa warna kulit yang lebih muda dari kulit-kulit di sekitarnya.

Selain itu, hemangioma dengan bentuk benjolan juga dapat meninggalkan bekas berupa kulit yang menggelambir. Bekas ini bisa dihilangkan dengan jalan operasi. Namun jika Anda ingin memilih jalan operasi, konsultasikan dengan dokter yang terpercaya agar lebih aman.

Hemangioma pada bayi biasanya langsung bisa dikenali ketika dokter memeriksa kondisi anak Anda. Meski begitu, pemeriksaan MRI kadang diperlukan untuk melihat sejauh mana hemangioma memengaruhi organ dalam bayi.

Dokter biasanya akan mengambil tindakan hanya bila hemangioma menghalangi indera penglihatan (berada di dekat mata bayi), penciuman (berada di dekat hidung), serta pendengaran (berada di dekat telinga). Anda juga bisa langsung menghubungi dokter jika hemangioma pada bayi mengeluarkan darah atau terlihat infeksi. 

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/infantile-hemangioma.html
Diakses pada 7 Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemangioma/symptoms-causes/syc-20352334
Diakses pada 7 Mei 2019

Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/bathing-skin-care/Pages/Infantile-Hemangiomas-Baby-Birthmarks.aspx
Diakses pada 7 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed