logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Hanya Dialami Perempuan, Apa Itu Sindrom Turner?

open-summary

Sindrom Turner adalah kondisi genetik karena perkembangan kromosom yang tidak sempurna. Penyakit ini hanya dialami oleh perempuan yang kehilangan salah satu kromosom X dalam dirinya. Sindrom Turner dapat terjadi pada sekitar 1 di tiap 2.000 perempuan.


close-summary

11 Agt 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Sindrom Turner adalah penyakit kelainan genetik pada perempuan

Sindrom Turner merupakan penyakit kelainan genetik pada perempuan

Table of Content

  • Gejala terjadinya sindrom Turner
  • Cara diagnosis sindrom Turner
  • Risiko komplikasi orang dengan sindrom Turner
  • Adakah obat untuk sindrom Turner?

Sindrom Turner adalah kondisi genetik karena perkembangan kromosom yang tidak sempurna. Penyakit ini hanya dialami oleh perempuan yang kehilangan salah satu kromosom X dalam dirinya. Sindrom Turner dapat terjadi pada sekitar 1 di tiap 2.000 perempuan.

Advertisement

Tidak ada cara untuk mencegah terjadinya sindrom Turner, terlebih penyebab kondisi genetik abnormal tak diketahui. Sebutan lain untuk sindrom Turner adalah monosomy X, gonadal dysgenesis, dan Bonnevie-Ullrich syndrome.

Gejala terjadinya sindrom Turner

Perempuan yang mengalami sindrom Turner umumnya memiliki beberapa karakteristik tertentu. Karakteristik ini terlihat sejak lahir dan usia anak-anak, di antaranya:

  • Kaki dan tangan bengkak
  • Postur tubuh lebih pendek
  • Langit-langit mulut lebih tinggi
  • Telinga lebih rendah
  • Obesitas
  • Kelopak mata menurun
  • Telapak kaki datar

Selain itu, perempuan dengan sindrom Turner juga berisiko mengalami penyakit seperti:

  • Infertilitas
  • Cacat jantung
  • Masalah seksual
  • Gangguan pendengaran
  • Tekanan darah tinggi
  • Mata kering
  • Infeksi telinga yang terus berulang
  • Skoliosis

Gejala-gejala di atas bisa muncul sejak anak-anak. Pada masalah medis seperti gangguan perkembangan seksual atau infertilitas, gejalanya bisa terdeteksi saat menginjak usia remaja.

Meski demikian, menderita masalah medis seperti di atas bukan serta merta berarti seseorang mengalami sindrom Turner. Untuk memastikannya, perlu pemeriksaan menyeluruh dari dokter sehingga bisa mendapatkan diagnosis akurat.

Baca Juga

  • Penyakit Antraks, Mirip Flu Namun Berbahaya
  • Kenali Penyebab TBC serta Berbagai Faktor Risikonya
  • Penyebab Sariawan di Lidah dan Pilihan Obat untuk Mengatasinya

Cara diagnosis sindrom Turner

Pemeriksaan genetik saat masih menjalani program kehamilan bisa membantu dokter mendeteksi kemungkinan terjadinya sindrom Turner. Kondisi ini disebut karyotyping, yaitu prosedur untuk mendeteksi apakah kromosom calon ibu memiliki kondisi abnormal atau tidak.

Selain itu, dokter juga bisa melakukan rangkaian pemeriksaan untuk diagnosis sindrom Turner, seperti:

  • Pemeriksaan darah untuk melihat level hormon
  • Ekokardiogram untuk mendeteksi kelainan jantung
  • Pemeriksaan panggul
  • USG ginjal dan panggul
  • MRI bagian dada

Penting untuk melakukan rangkaian pemeriksaan ini karena orang yang mengalami sindrom Turner berisiko menderita masalah medis, bahkan komplikasi. Pada dasarnya, orang dengan sindrom Turner bisa memiliki hidup dengan kualitas baik namun perlu pemantauan berkala yang tepat.

Risiko komplikasi orang dengan sindrom Turner

Sindrom Turner memperbesar risiko seseorang mengalami komplikasi masalah medis. Beberapa di antaranya adalah:

  • Masalah ginjal

Masalah medis yang umum terjadi pada orang dengan sindrom Turner adalah kondisi ginjal abnormal. Itu sebabnya, perempuan dengan sindrom Turner bisa mengalami infeksi saluran kemih yang terus berulang. Bisa jadi, ginjalnya berada di posisi yang tidak normal dalam tubuh.

  • Hipotiroidisme

Hipotiroidisme terjadi ketika seseorang memiliki hormon tiroid di bawah kadar normal. Artinya, ada inflamasi di kelenjar tiroidnya. Dokter akan memberikan penanganan seperti memberikan suplemen hormon tiroid.

  • Masalah jantung

Orang dengan sindrom Turner juga rentan mengalami masalah jantung. Itu sebabnya, tekanan darahnya bisa terus menerus tinggi atau mengalami masalah dengan aorta, pembuluh darah utama dan terbesar dalam tubuh manusia.

  • Obesitas

Obesitas juga bisa menjadi risiko komplikasi orang yang mengalami sindrom Turner. Masih berkaitan dengan kondisi kelebihan berat badan ini, risiko mengalami diabetes pun ikut meningkat.

Adakah obat untuk sindrom Turner?

Belum ada obat untuk mengatasi sindrom Turner, namun banyak opsi perawatan medis yang membantu meredakan gejalanya. Pada anak-anak dengan karakteristik tubuh lebih pendek, injeksi hormon pertumbuhan bisa membantu mereka tumbuh tinggi.

Selain itu, terapi hormon juga bisa membantu perkembangan di masa pubertas seperti munculnya rambut kemaluan dan payudara. Ketika beranjak dewasa dan perempuan dengan sindrom Turner mengalami masalah kesuburan, dokter spesialis kandungan juga dapat menawarkan beberapa prosedur untuk bisa mendapatkan keturunan.

Orang dengan sindrom Turner bisa memiliki hidup berkualitas dan sehat. Meski demikian, harus menjalani supervisi medis konsisten secara berkala untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya komplikasi medis.

Advertisement

penyakitkelainan genetikapenyakit genetik

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved