Handbody pemutih dapat mencerahkan kulit
Mengoleskan handbody pemutih dipercaya bisa mencerahkan kulit

Begitu banyak handbody pemutih yang tersedia di pasaran. Losion ini tidak hanya berfungsi untuk melembapkan dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tapi juga bisa memutihkan atau mencerahkan kulit.

Saat penggunaan pelembap atau sunscreen pada kulit disarankan dari segi kesehatan, penggunaan pemutih sebenarnya tidak direkomendasikan. Pasalnya, tidak ada manfaat sehat dengan memakai bahan pemutih pada kulit.

Handbody pemutih mungkin mengandung bahan berbahaya

Secara umum, handbody saja mengandung bahan-bahan pelembap. Mulai dari petrolatum, lanolin, mineral oil, dan dimethicone. Bahan-bahan ini tidak berbahaya untuk kulit.

campuran pemutih dalam handbody perlu lebih diperhatikan karena ada eberapa jenis produk yang menggunakan merkuri sebagai bahan pemutih.

Merkuri adalah logam beracun yang bisa menyebabkan gangguan pada tubuh, termasuk gangguan ginjal maupun saraf. Oleh karena itu, produk yang mengandung merkuri tergolong berbahaya dan bisa memicu keracunan logam ini.

Keracunan merkuri dapat ditandai dengan kulit terasa kebas dan sensitif terhadap cahaya. Tak hanya itu, keracunan bahan ini juga bisa menyebabkan kelelahan, tekanan darah tinggi, dan gangguan sistem saraf seperti tremor.

Namun tidak semua handbody pemutih berbahaya

Meski punya potensi mengandung merkuri, tidak semua handbody pemutih berbahaya untuk digunakan. Terdapat juga bahan-bahan lain yang mampu mencerahkan kulit tanpa menyebabkan gangguan kesehatan. Tapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan petunjuk pemakaian.

Berikut adalah bahan-bahan pemutih yang diizinkan sebagai pemutih, termasuk dalam handbody pemutih:

  • Hydroquinone

Hydroquinone merupakan salah satu bahan paling umum dalam produk pemutih. Contohnya meliputi tocopheryl acetate dan tocopherol.

Kadar hydroquinone umumnya hanya 2% bila dijual bebas, namun bisa mencapai 4% bila didapatkan dengan resep dokter.

  • Asam glikolat

Asam glikolat juga umum dipakai untuk mengurangi garis-garis halus pada wajah dan mencegah munculnya jerawat.

  • Retinoid

Retinol serta tretinoin merupakan contoh retinoid. Bahan ini adalah turunan vitamin A dan biasanya dapat mencerahkan noda hitam akibat paparan sinar matahari, menjadikan kulit lebih kenyal, serta mencegah munculnya keriput.

  • Kortikosteroid

Selain sebagai pemutih, kortikosteroid seperti hydrocortisone juga memiliki sifat antiinflamasi. Jadi bahan ini juga mengurangi risiko dermatitis saat digunakan dalam handbody pemutih.

Selain bahan kimia tersebut, terdapat juga bahan pemutih alami. Contohnya, asam kojic dan arbutin. Asam kojic terbuat dari jamur, sedangkan arbutin berasal dari berbagai campuran ekstrak tanaman.

Bahan-bahan pemutih alami tersebut bekerja dengan cara mengurangi produksi melanin pada kulit. Melanin merupakan pigmen alami yang memberikan warna pada kulit.

Semakin banyak kadar melanin di kulit, warna kulit Anda akan semakin gelap. Meski demikian, kadar melanin biasa sudah ditentukan oleh faktor genetik.

Penggunaan handbody pemutih tetap memiliki efek samping

Meski terdapat bahan-bahan pemutih yang diizinkan dalam losion, bahan-bahan tersebut tetap berpotensi menyebabkan efek samping bila tidak digunakan dengan benar. Beberapa efek samping yang bisa terjadi meiputi:

  • Penggunaan krim pemutih dalam jangka panjang dapat memicu penuaan dini pada kulit.
  • Penggunaan bahan-bahan pemutih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
  • Penggunaan steroid dalam handbody pemutih bisa meningkatkan risiko infeksi kulit, penipisan kulit, munculnya jerawat, hingga sulitnya penyembuhan luka pada kulit.
  • Penggunaan steroid pada area kulit secara luas bisa memicu penipisan kulit, timbulnya stretch mark, hingga gangguan kesehatan lain.
  • Penggunaan hydroquinone dapat menyebabkan ochronosis, yakni perubahan permanen pada warna kulit yang menjadi biru keunguan.
  • Penggunaan bahan pemutih, bahkan yang terbuat dari bahan alami, bisa memicu iritasi atau reaksi alergi.

Tips memilih dan menggunakan handbody pemutih dengan benar

Untuk mencegah kemungkinan terjadinya efek samping, lakukan langkah-langkah di bawah ini saat memilih dan menggunakan handbody pemutih:

  • Pastikan produk yang Anda pilih tidak mengandung merkuri. Logam ini juga bisa tertera pada kemasan dengan nama calomel, mercuric, mercurous, atau mercurio.
  • Bila Anda ingin memakai hydroquinone yang dijual bebas, pilih produk dengan kandungan tidak lebih dari 2%. Jika kada tepatrnya tidak tertera, Anda sebaiknya menghindari produk tersebut.
  • Pastikan tangan Anda dalam kondisi bersih sebelum mengoleskan handbody pemutih. Tidak lupa, cuci tangan kembali setelah pemakaian produk.
  • Hindari penggunaan handbody dengan kandungan pemutih pada area sekitar mata, hidung, dan mulut.
  • Tetap oleskan tabir surya setelah pemakaian handbody pemutih, khususnya bila produk tersebut tidak mengandung tabir surya.

Penggunaan handbody pemutih tidak dilarang, tapi perlu lebih diperhatikan dengan saksama. Pasalnya, produk ini mengandung beberapa bahan pemutih yang bisa saja menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan.

Karena itu, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum menggunakan handbody pemutih apapun. Dengan ini, keamanannya akan lebih terjamin.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/skin-beauty/7-body-lotion-benefits/
Diakses pada 10 Juli 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-bleaching
Diakses pada 10 Juli 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/olive-oil-for-skin-lightening#other-options
Diakses pada 10 Juli 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/hydrocortisone-skin-cream/
Diakses pada 10 Juli 2020

WebMD. https://www.webmd.com/beauty/skin-lightening-products#1
Diakses pada 10 Juli 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-61621/body-lotion-topical/details
Diakses pada 10 Juli 2020

Artikel Terkait