Makanan penguat kandungan yang bergizi sangat penting untuk kesehatan janin. Ibu hamil bisa mencoba alpukat, kurma, gandum, hingga telur.
Ditinjau secara medis oleh dr. Anandika Pawitri
27 Apr 2023
Sayuran hijau merupakan salah satu makanan penguat kandungan yang dibutuhkan ibu hamil
Table of Content
Selama setidaknya 9 bulan, seorang ibu hamil mengemban tugas mulia untuk memenuhi kebutuhan nutrisi janin yang dikandungnya. Terutama saat trimester pertama, kehamilan muda sangat memerlukan jenis makanan penguat kandungan tertentu.
Advertisement
Melanjutkan ke trimester kedua dan ketiga, tubuh ibu hamil memerlukan 350-500 kalori tambahan untuk memastikan nutrisi bagi janin tercukupi. Jika nutrisi tidak terpenuhi, perkembangan janin jadi taruhannya.
Tenang, jangan langsung merasa terbebani dengan apa yang tertulis di atas ya! Sebenarnya mudah, kok. Intinya, ibu hamil harus lebih selektif dengan hanya mengizinkan makanan bergizi tinggi saja masuk ke dalam tubuh agar kandungan kuat.
Baca Juga
Kandungan lemah kerap tidak terdeteksi pada trimester pertama . Bahkan, bisa saja kandungan lemah baru diketahui setelah terjadi keguguran pada trimester kedua dan ketiga.
Setidaknya 25% keguguran di fase kehamilan ini terjadi akibat kandungan lemah. Berikut beberapa penyebab kandungan lemah di antaranya:
Baca juga: Daftar Obat Penguat Kandungan Agar Kehamilan Tetap Berjalan Sehat
Tidak berlebihan ketika dokter kandungan menyebut bahwa setiap hari selalu ada risiko keguguran menghantui saat seorang ibu hamil berada di fase trimester pertama.
Kehamilan muda masih sangat rawan dan harus diperlakukan dengan ekstra hati-hati, termasuk soal makanan. Dokter kandungan biasanya akan meresepkan vitamin atau bahkan penguat janin untuk kondisi kehamilan tertentu.
Selain itu, Anda juga bisa mengutamakan makanan penguat kandungan alami untuk memastikan janin bisa tumbuh maksimal dan tetap sehat.
Selain harus memerhatikan pantangan makanan selama hamil, Anda juga perlu tahu berbagai makanan penguat kandungan alami seperti berikut agar janin dalam kandungan tetap sehat:
Selama kehamilan, seorang ibu hamil perlu mendapat asupan protein dan kalsium yang lebih banyak. Produk olahan susu bisa menjadi jawaban atas kebutuhan ini karena kandungan casein dan whey di dalamnya.
Tak hanya itu, kebutuhan kalsium juga terpenuhi berkat kandungan fosfor, vitamin B, magnesium, dan tak ketinggalan zinc. Dengan demikian, sangat disarankan mengonsumsi yogurt yang mengandung banyak bakteri probiotik.
Sebaiknya konsumsi yogurt tanpa tambahan pemanis buatan ya! Satu lagi kelebihan dari yogurt, memastikan ibu hamil tidak mengalami konstipasi atau sembelit.
Rasanya yang manis dan lembut membuat ubi jalar disukai banyak orang. Rupanya, ubi jalar juga termasuk makanan penguat kandungan karena kaya akan beta-karoten atau bahan dasar vitamin A.
Terlebih, ibu hamil biasanya diminta meningkatkan konsumsi vitamin A hingga 10-40% lebih banyak. Dalam satu porsi atau 150 gram hidangan ubi saja, telah memenuhi kebutuhan betakaroten harian ibu hamil.
Kandungan asam lemak omega-3 pada salmon sangat melimpah. Kabar baiknya, salmon bisa memenuhi kebutuhan omega-3 bagi ibu hamil. Hal ini sangat penting bagi perkembangan otak dan mata janin.
Tak hanya omega-3, rupanya salmon juga kaya akan vitamin D. Vitamin yang satu sangat penting untuk kesehatan tulang dan fungsi kekebalan tubuh janin. Tak kalah penting, pastikan selalu mengonsumsi salmon dalam olahan yang benar-benar matang ya!
Telur juga masuk dalam daftar 10 makanan penguat kandungan bagi ibu hamil muda. Dalam sebutir telur ada kandungan kalori, protein, lemak, vitamin, juga mineral.
Dikutip dari penelitian dalam NIH, satu butir telur mengandung 147 milligram (mg) sumber kolin terpercaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kolin harian.
Jika seorang ibu hamil kurang mendapat asupan vitamin ini, ada kemungkinan terjadi penurunan fungsi otak hingga cacat bawaan akibat tidak sempurnanya perkembangan tabung saraf.
Tak hanya bagi ibu hamil saja, semua orang juga akan mendapat manfaat dengan mengonsumsi brokoli dan sayuran hijau seperti kale dan bayam. Kandungan vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat, serat, hingga potasium adalah sahabat baik bagi janin.
Tak hanya itu, sayuran berwarna hijau juga berfungsi sebagai antioksidan. Seorang ibu hamil yang sehari-hari terpapar polusi dan radikal bebas bisa mengeluarkan toksin dalam tubuh dengan mengonsumsi sayuran ini.
Baca juga: Jenis Sayuran yang Bagus untuk Ibu Hamil dan yang Berbahaya
Sudah bukan rahasia lagi bahwa protein tinggi biasanya datang dari daging rendah lemak. Ternyata, olahan daging sapi dan ayam juga bisa jadi makanan penguat kandungan.
Kandungan zat besi dan vitamin B di dalamnya sangat penting untuk memastikan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh tetap terjaga. Terutama bagi ibu hamil. Apabila zat besi masih rendah, maka bisa terjadi anemia hingga risiko kelahiran prematur.
Buah-buahan seperti raspberry, blueberry, strawberry, hingga blackberry juga bisa jadi makanan penguat kandungan bagi ibu hamil trimester pertama. Buah-buahan tersebut sangat kaya akan karbohidrat sehat, vitamin C, serat, dan tak kalah penting antioksidan.
Jadi, mengganti camilan dengan buah-buahan berry ketimbang snack dalam kemasan adalah pilihan bijak demi kesehatan janin Anda.
Salah satu keluhan ibu hamil bisa jadi terkait dengan meningkatnya berat badan. Untuk menyiasatinya, bisa mengganti asupan kalori dengan olahan gandum yang kaya serat dan vitamin.
Oats dan quinoa bisa jadi opsi untuk memulai hari dengan memadukannya bersama buah-buahan atau menu pendamping favorit Anda lainnya.
Alpukat adalah salah satu buah penguat kandungan alami yang penting untuk kesehatan janin. Kandungan asam lemak tak jenuh tunggal, serat, folat, vitamin K, potasium, dan banyak lagi vitamin lainnya menjadikannya pilihan baik untuk ibu hamil.
Lemak baik di dalam alpukat bisa membantu perkembangan kulit, otak, hingga jaringan lain pada janin Anda. Tingginya folat dalam alpukat juga mencegah cacat neural tube atau tabung saraf.
Makanan penguat kandungan yang terakhir tapi tak kalah penting adalah kurma. Buah ini mengandung serat, potasium, zat besi, dan banyak manfaat lainnya. Rasanya pun manis alami dan tidak berisiko meningkatkan kadar gula darah pada tubuh selama dikonsumsi dalam porsi secukupnya.
Makanan penguat kandungan yang tak boleh dilupakan ialah buah kering, seperti prune misalnya.
Dilansir dari Healthline, buah kering mengandung serat, vitamin, dan mineral yang tinggi, sama seperti buah-buahan segar pada umumnya. Hanya saja, buah kering tidak mengandung air dan ukurannya lebih kecil.
Buah kering seperti prune mengandung serat, kalium, hingga vitamin K. Mereka dipercaya sebagai laksatif alami yang bisa mengatasi sembelit.
Meski begitu, buah kering mengandung gula alami yang tinggi. Cobalah untuk tidak mengonsumsinya berlebihan.
Tak ada salahnya kan memasukkan 11 makanan yang baik untuk ibu hamil di atas lebih sering pada menu makanan Anda setiap harinya? Tak hanya baik untuk Anda, terlebih juga membantu perkembangan janin menjadi semakin sempurna.
Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait makanan sehat selama hamil, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
Advertisement
Ditulis oleh Azelia Trifiana
Referensi
Artikel Terkait
Makanan yang dilarang untuk ibu hamil 7 bulan harus menjadi perhatian. Apabila Anda menyantap jenis-jenis makanan ini, janin Anda akan berisiko mengalami infeksi hingga kematian pascakelahiran.
16 Jul 2020
Makanan sehat ibu hamil trimester pertama yang baik adalah makanan yang mengandung nutrisi untuk perkembangan janin, seperti kacang-kacangan, daging, dan telur, susu atau yogurt, dan gandum.
13 Jun 2019
Makanan untuk ibu hamil muda perlu dipenuhi sejak dini. Dengan demikian, nutrisi janin pun akan tercukupi untuk mendukung tumbuh kembang serta kecerdasannya saat ia beranjak dewasa.
30 Jan 2020
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved