Ini Keluhan Ibu Hamil Trimester 1 yang Umum dan yang Perlu Diwaspadai


Hamil trimester pertama tak jarang disertai dengan berbagai kondisi medis tertentu. Mulai dari pendarahan vagina, hingga sakit kaki atau betis bisa terjadi.

(0)
03 May 2019|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mual dan muntah saat hamil trimester pertama adalah salah satu keluhan ibu hamil trimester 1Mual dan muntah merupakan salah satu masalah trimester pertama kehamilan
Selamat, Anda telah hamil! Bukan hanya perubahan suasana hati, tubuh ibu hamil juga secara perlahan-lahan akan berubah, disertai dengan keluhan ibu hamil trimester 1 dan gejala yang harus diberikan perhatian ekstra pada awal masa kehamilan.Jika Anda mengalami keluhan ibu hamil trimester 1 kehamilan, ada beberapa cara untuk mengetahui seberapa serius masalah tersebut, dan perlu atau tidaknya untuk konsultasi lebih lanjut ke dokter. Mari kita kaji bersama masalah trimester pertama kehamilan demi kesehatan ibu dan bayi.

Apa yang dirasakan di perut saat hamil muda?

Saat hamil muda di usia kehamilan trimester pertama, ada banyak keluhan umum yang mungkin dirasakan ibu hamil. Sejumlah hal tersebut dapat menjadi gejala hamil muda seperti perut kram, kembung dan konstipasi atau mengalami sembelit, perut terasa kencang hingga terasa mual.keluhan ibu hamil trimester 1 yang dirasakan di perut tersebut wajar terjadi ketika ibu hamil muda. Namun, jika rasa nyaman di perut akibat perubahan hormon terus menerus terjadi dan diikuti sakit yang parah, perdarahan, demam, sakit kepala hingga menunjukkan komplikasi kehamilan, maka segeralah berkonsultasi ke dokter.Selain keluhan pada perut saat hamil muda yang wajar seperti di atas, ibu hamil mungkin juga dapat merasakan masalah kehamilan lainnya yang lebih berat. Baca juga: 5 Tanda-tanda Hamil Muda pada Perut

Berbagai keluhan ibu hamil trimester 1 

Keluhan ibu hamil pada trimester 1 bisa sangat beragam, mulai dari keluhan ringan hingga berat yang mengganggu kondisi janin.Keluhan ibu hamil yang umum terjadi biasanya menyerupai gejala kehamilan yang wajar seperti mual, kram perut, perut terasa kencang hingga mengalami susah buang air besar (BAB). Namun selain yang ringan, ibu hamil juga perlu mewaspadai keluhan kehamilan trimester 1 yang lebih berat.Berikut keluhan ibu hamil trimester 1 yang berat dan cara mengatasinya:

1. Perdarahan vagina

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bercak-bercak kecil umumnya bukan masalah trimester pertama kehamilan yang serius, kecuali jika perdarahan tersebut berlebihan.Perdarahan berlanjut dan kram perut seperti menstruasi bisa menjadi pertanda keguguran. Sementara perdarahan yang disertai dengan rasa sakit pada bagian bawah perut bisa menjadi tanda-tanda kehamilan ektopik (kehamilan yang berkembang di luar rahim yang memiliki komplikasi serius).Segera hubungi dokter jika masalah trimester pertama kehamilan ini terjadi, supaya dokter bisa segera melakukan USG, analisa, dan tes darah lanjut.

2. Mual dan muntah hebat

Morning sickness sudah merupakan hal yang lumrah semasa trimester pertama. Namun jika Anda mengalami mual dan muntah hebat yang mengakibatkan dehidrasi, atau tidak bisa minum/makan tanpa muntah dalam waktu 12 jam, segeralah hubungi dokter Anda.Mual dan muntah hebat bisa menjadi masalah trimester pertama kehamilan yang berakibat pada penurunan berat badan, dehidrasi, dan kekurangan elektrolit dalam tubuh. Jika terlalu ekstrim, maka dokter umumnya akan menyarankan perawatan intensif di rumah sakit.

3. Demam tinggi

Pada trimester pertama kehamilan, demam yang berkisar di atas 38 derajat Celcius harus segera mendapatkan penanganan dokter. Masalah trimester pertama kehamilan ini, seperti demam saat hamil 3 bulan bisa menjadi pertanda infeksi yang bisa memengaruhi kondisi janin.Jika demam tinggi saat hamil dibarengi dengan gatal-gatal dan sakit persendian, ini bisa menjadi gejala serangan virus cytomegalovirus (CMV), toxoplasma, dan parvovirus. Semua virus tersebut dapat mengakibatkan cacat atau bahkan kematian pada janin.Suhu tubuh wanita maupun suhu tubuh ibu hamil trimester 1 yang normal adalah berkisar 36,5 hingga 37,5 derajat Celcius. Menurut CDC, demam tinggi dapat menyebabkan keguguran dan meningkatkan risiko terjadinya kerusakan tabung saraf yang dimiliki janin sehingga janin tidak berkembang dan mengalami keguguran.Saat sedang hamil, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat yang dibeli secara bebas, termasuk obat untuk meredakan demam, seperti aspirin atau ibuprofen. Segera, hubungi dokter Anda untuk menentukan obat demam apa yang aman untuk Anda.

4. Cairan dan gatal pada vagina

Adanya cairan pada vagina merupakan hal normal pada kehamilan Anda. Namun hal tersebut juga dapat menjadi gejala infeksi atau penyakit menular seksual yang dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kehamilan.Keluhan yang dialami ibu hamil trimester 1 ini biasanya dapat diatasi atau diobati jika ditangani secara tepat. Jangan biarkan rasa malu menghalangi penanganan masalah trimester pertama kehamilan ini. Segeralah hubungi dokter untuk berkonsultasi.

5. Sakit atau panas saat buang air kecil

Ibu hamil memiliki kemungkinan mengalami infeksi saluran kandung kemih. Jika hal ini dibiarkan, infeksi tersebut akan menjadi masalah yang serius, seperti kelahiran prematur. Bila ada masalah trimester pertama kehamilan yang ditandai dengan sensasi panas atau sakit saat buang air kecil, segera hubungi dokter untuk penanganan tepat.

6. Sakit kaki atau betis, bengkak separuh badan/sakit kepala hebat

Saat mengandung, ada potensi penggumpalan darah yang bisa mengakibatkan beberapa kondisi medis di atas. Namun, hal ini umumnya tidak akan terjadi pada rata-rata kehamilan.Penggumpalan darah pada betis yang terasa sakit atau bengkak dapat berakibat fatal jika sampai menyerang ke bagian paru-paru. Sedangkan penggumpalan darah di otak bisa mengakibatkan sakit kepala ekstrim.Jika Anda memiliki sejarah penggumpalan darah, atau sering sakit kepala hebat saat hamil, hubungi dokter segera.

7. Heartburn  

Suhu perut panas saat hamil muda atau heartburn juga menjadi salah satu masalah kehamilan trimester pertama. Kondisi ini akan menyebabkan ibu hamil merasakan perih, panas hingga sensasi terbakar pada perut dan tenggorokan. Rasa tidak nyaman tersebut merupakan akibat dari naiknya asam lambung ke kerongkongan.Sejumlah cara untuk mengatasi heartburn saat hamil adalah di antaranya dengan mengunyah permen karet tanpa gula, konsumsi makanan tinggi serat seperti kacang almond, minum susu hingga makan pepaya.

8. Penyakit kronis yang kambuh

Beberapa kondisi medis yang sudah ada sebelum hamil, seperti gondok, diabetes, tekanan darah tinggi, asma, dan lupus, harus mendapatkan perhatian ekstra terutama jika terjadi perubahan atau kambuh saat hamil.Masalah trimester pertama kehamilan ini dapat membuat ibu hamil tidak nyaman dan berpotensi serius seperti keguguran atau cacat pada janin. Hindari stres, perbanyak istirahat, rutin mengonsumsi vitamin, dan hubungi dokter jika penyakit kronis Anda kambuh.Baca juga: Komplikasi Kehamilan yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil, Salah Satunya Anemia

Pesan dari SehatQ

Untuk mencegah keluhan kehamilan yang lebih berat, pastikan Anda mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, perbanyak waktu istirahat, tidak merokok atau minum alkohol dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Selain itu, penting juga untuk mempersiapkan cara mengatasi keluhan kehamilan yang umum seperti payudara terasa nyeri, sesak napas, hingga sakit pinggang di usia kehamilan yang lebih lanjut.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda dapat chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
kehamilantrimestertrimester pertama kehamilan
WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/pregnancy-first-trimester-warning-signs
Diakses pada Oktober 2018
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/stages/1st-trimester-health/what-to-expect-in-the-first-trimester/
Diakses pada Oktober 2018
CDC. https://www.cdc.gov/ncbddd/birthdefects/features/kf-birthdefects-maternal-fever-during-pregnancy.html
Diakses pada 18 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait