Menjaga Kehamilan Saat Covid, Ini Cara yang Bisa Ibu Lakukan


Menjaga kehamilan saat Covid bertujuan untuk menghindari paparan virus Corona. Cara menjaga kehamilan bisa Anda lakukan dengan patuh terhadap protokol kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga persediaan obat dan alat medis di rumah.

(0)
23 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Menjaga kehamilan saat Covid adalah dengan mengutamakan protokol kesehatanMenjaga kehamilan saat Covid berguna untuk hindari keluhan hingga komplikasi kehamilan
Menjaga kehamilan saat Covid yang belum ada tanda-tanda akan berakhir, tentu bukan hal mudah. Selain harus berusaha menjaga kesehatan diri sendiri, ibu hamil juga perlu memikirkan kesehatan janin yang dikandungnya.

Dampak Covid-19 pada kehamilan

Ibu hamil perlu lebih waspada terhadap penularan virus corona.Menurut penelitian terbaru, ibu hamil yang postif Covid berisiko lebih besar membutuhkan perawatan intensif dibandingkan dengan perempuan lain yang positif Covid-19, tapi tidak hamil.Risiko tersebut meningkat terutama pada ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan, dan berusia lebih tua.Angka persalinan prematur juga meningkat pada ibu hamil yang terinfeksi Covid-19. Mengutip dari badan kesehatan dunia, WHO, 1 dari 4 anak yang lahir dari ibu positif Covid-19, harus masuk ke ruang NICU (neonatal intensive care unit).Meski begitu, angka bayi lahir mati maupun kematian bayi yang baru lahir, masih rendah.Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti dari meningkatnya angka kelahiran prematur pada ibu yang terinfeksi virus corona.Tetap, menjaga kehamilan saat Covid merupakan hal yang sangat penting agar terhindar dari risiko penyakit ibu hamil maupun keluhan ibu hamil lainnya.

Cara menjaga kehamilan saat Covid-19

Menjaga kehamilan selama pandemi dengan hand sanitizer
Untuk menjaga kehamilan di tengah pandemi, ibu perlu rutin mencuci tangan
Anjuran dan pantangan bagi ibu hamil selama pandemi sebenarnya tidak jauh berbeda dari orang lain. Berikut ini hal yang perlu dilakukan ibu hamil untuk menjaga kehamilan saat Covid.

1. Kontrol kehamilan

Menjaga kehamilan saat Covid bukan berarti tidak meluangkan waktu untuk kontrol. Saat pandemi, Anda bisa kontrol sebanyak 4x selama kehamilan. Tentu, jumlah ini lebih sedikit daripada sebelum adanya pandemi virus Corona.Kontrol kehamilan bisa dimulai sejak Anda hamil 11-12 minggu. Lalu, Anda bisa melanjutkan kontrol saat memasuki usia kehamilan 20-24 minggu.Pada trimester ketiga, kontrol sebagai bentuk menjaga kehamilan saat Covid pun dilakukan saat hamil 32 minggu. Terakhir, kontrol kehamilan dilakukan Anda hamil 36 minggu ke atas.Untuk menjaga kehamilan saat Covid, Anda tetap perlu menjadwalkan kunjungan ke rumah sakit atau klinik untuk pemeriksaan kehamilan rutin.Dengan catatan, kunjungan dan pemeriksaan dilakukan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.Anda juga disarankan untuk membuat janji terlebih dahulu sebelum datang memeriksakan kehamilan agar tidak menghabiskan waktu terlalu lama mengantre di fasilitas kesehatan.Karena pemeriksaan kehamilan selama pandemi mungkin tidak bisa berlangsung seperti biasa dan perlu penyesuaian, ibu hamil perlu lebih proaktif dalam mengawasi kesehatan janin.Mengutip dari pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, ibu yang usia kandungannya sudah memasuki 20-28 minggu, perlu rutin mengawasi gerakan janin. Pastikan si Kecil setidaknya bergerak 10 kali dalam 2 jam.Segera ke dokter kandungan bila terjadi tanda-tanda komplikasi, berupa:
  • Muntah hebat
  • Pendarahan
  • Kontraksi atau nyeri tak tertahankan
  • Ketuban pecah
  • Hipertensi
  • Gerak janin tidak terasa.

2. Patuhi protokol kesehatan

Saat menjaga kehamilan saat Covid, pastikan Anda rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 70%.Selalu pakai masker yang memadai apabila harus keluar rumah, misalnya saat pemeriksaan kehamilan di rumah sakitJangan lupa untuk selalu hindari kerumunan agar mengurangi risiko infeksi Covid-19. Jaga jarak dengan orang lain setidaknya 1 meter.Tentu, akan lebih baik bila Anda tidak keluar rumah jika memang tidak benar-benar diperlukan.

3. Pastikan asupan gizi mencukupi

Nutrisi yang seimbang mampu menjaga kehamilan saat Covid. Jadi, keduanya bisa tetap kuat dan sehat. Ibu pun harus memenuhi nutrisi ini selama hamil:
  • Zat besi
  • Asam folat
  • Vitamin dan kalsium.
Nutrisi yang baik dan diikuti dengan kepatuhan protokol kesehatan mampu mempertahankan daya tahan tubuh Anda.Untuk mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang, Anda bisa konsumsi makanan dan minuman dengan jenis yang beragam.

4. Kendalikan stres

Stres mampu membuat Anda lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Cemas berlebihan juga terbukti melemahkan imunitas. Tentu, ini membuat Anda rentan terpapar virus.Saat stres, kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan hal yang membahayakan tubuh pun berkurang.Sebab, stres membuat tubuh menghasilkan hormon kortisol. Hormon ini bisa menurunkan jumlah zat-zat, seperti limfosit, yang dibutuhkan oleh imun. Jadi, Anda pun rentan terkena infeksi.Jadi, lakukan hal yang Anda sukai di rumah agar bisa kelola stres sekaligus menjaga kehamilan saat Covid. 

5. Olahraga

Menjaga kehamilan saat Covid bisa Anda lakukan dengan olahraga di rumah saja. Sebab, olahraga rutin mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Olahraga terbukti membantu sel-sel kekebalan tubuh bekerja dengan optimal. Sebab, olahraga mampu memperlancar aliran darah, mengurangi stres dan peradangan, dan menguatkan antibodi.Selama pandemi ini, kegiatan olahraga tentu sebaiknya dilakukan di rumah. Jenis olahraga yang aman untuk dilakukan oleh ibu hamil antara lain adalah yoga, senam ibu hamil, pilates, dan peregangan mandiri.Beberapa cara menjaga kehamilan saat Covid lainnya adalah:
  • Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci
  • Menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit
  • Rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti ponsel, gagang pintu, meja makan, hingga meja kerja, dengan disinfektan
Baca Juga: Panduan pemeriksaan kehamilan saat pandemi virus coronaSelain pedoman di atas, cara menjaga kehamilan saat Covid bisa dilakukan dengan menambah proteksi dengan selalu menyimpan stok obat-obatan dan alat medis di rumah.Beberapa di antaranya mulai dari termometer, masker, hand sanitizer, obat-obatan seperti obat demam dan pereda nyeri, suplemen, hingga minyak kayu putih.Minyak kayu putih sendiri dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan, seperti:

1. Membantu melawan infeksi virus

Minyak kayu putih untuk ibu hamil bisa membantu menjaga kesehatan selama pandemi
Minyak kayu putih untuk ibu hamil bisa bantu tingkatkan kesehatan selama pandemi
Infeksi yang terjadi selama kehamilan bisa saja memberikan efek buruk pada janin. Maka dari itu, selain dengan meningkatkan daya tahan tubuh, Anda juga bisa menggunakan minyak kayu putih untuk menambah perlindungan.Minyak ini dipercaya efektif untuk melawan bakteri, jamur, hingga virus seperti virus influenza. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan khasiat minyak kayu putih sebagai antivirus dalam menjaga kehamilan saat Covid.Mengoleskan minyak kayu putih di tubuh juga bisa mencegah gigitan serangga, seperti nyamuk yang bisa membawa virus demam berdarah.

2. Melegakan pernapasan

Untuk ibu hamil yang sedang mengalami gangguan pernapasan, menggunakan minyak kayu putih bisa membuat Anda merasa lebih nyaman.Sebab, minyak ini dapat membantu mengatasi hidung tersumbat dan sakit tenggorokan.

3. Membantu meredakan perut kembung

Kembung dan gas adalah masalah pencernaan yang sering menyerang ibu hamil. Saat hal ini terjadi, tentu rasanya tidak nyaman.Karena ibu hamil biasanya disarankan untuk membatasi konsumsi obat tertentu, maka cara alami bisa dijadikan alternatif dalam mengatasi kondisi ini.Salah satu cara alami yang bisa dilakukan adalah dengan mengoleskan minyak kayu putih.Baca Juga: Cara mengatasi perut kembung saat hamil yang aman

4. Membantu meredakan nyeri

Selama hamil, beberapa bagian tubuh mungkin akan terasa nyeri.Pada bagian punggung, misalnya, yang sering terasa nyeri akibat semakin bertambahnya ukuran perut dari hari ke hari atau mengoleskannya ke dahi jika mengalami sakit kepala.Untuk membantu meredakannya, Anda bisa mengoleskan minyak kayu putih di area sendi dan otot yang terasa sakit.

5. Memberikan rasa nyaman di tubuh

Saat Anda mengoleskan minyak kayu putih ke tubuh sebagai cara menjaga kehamilan saat Covid, akan timbul sensasi hangat yang terasa nyaman di tubuh.Rasa hangat ini juga akan memicu terjadinya perspirasi atau munculnya keringat, yang dipercaya bisa membantu melancarkan sirkulasi dan menyingkirkan zat-zat berbahaya di tubuh.Karena manfaat-manfaat di atas lah, minyak kayu putih sering dimasukkan sebagai salah satu bahan wajib yang dimiliki di rumah selama pandemi.Minyak kayu putih juga aman digunakan untuk ibu hamil, selama pemakaiannya sesuai petunjuk yang tertera di kemasan dan tidak digunakan berlebihan.

Perawatan yang diperlukan setelah persalinan selama pandemi

Selama pandemi ibu tetap perlu memberi ASI
Pemberian ASI tetap perlu dilakukan selama pandemi
Setelah Anda berhasil melewati masa kehamilan dengan baik, tugas menjaga kehamilan saat Covid belum sepenuhnya usai.Sekarang sudah saatnya kembali melanjutkan usaha-usaha untuk mencegah Covid-19 setelah bayi lahir. Berikut ini langkahnya.

1. Tetap ikuti protokol kesehatan

Langkah yang perlu dilakukan tidak berbeda dari menjaga kehamilan saat Covid. Agar terhindar dari infeksi Covid-19, Anda tetap perlu rutin cuci tangan, selalu memakai masker jika keluar rumah, jaga jarak dari orang lain minimal 1 meter, dan langkah-langkah lainnya.Jangan lupa untuk selalu memenuhi pemeriksaan kesehatan untuk bayi yang wajib, seperti imunisasi.Konsultasikan dengan dokter anak mengenai protokol yang perlu diikuti saat membawa Si Kecil untuk vaksin.

2. Tetap berikan ASI untuk bayi

ASI adalah asupan utama bayi yang berusia di bawah 1 tahun. Sehingga, sebisa mungkin, jangan berhenti untuk memenuhi kebutuhan ASI si Kecil.Ibu yang baru melahirkan, tetap disarankan untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) dan kontak kulit-ke-kulit dengan buah hati sesegera mungkin, atau setidaknya satu jam setelah bayi lahir.Sementara itu, untuk ibu-ibu lain yang masih menyusui Si Kecil, pastikan Anda melakukan langkah-langkah penting berikut ini.
  • Selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer
  • Membersihkan permukaan yang sering disentuh menggunakan disinfektan secara berkala.

3. Berikan rasa nyaman ke bayi menggunakan minyak kayu putih

Anda juga dapat memberikan minyak kayu putih ke kulit bayi. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), minyak kayu putih yang dioleskan ke kulit bayi bisa memberikan sensasi hangat dan melebarkan pembuluh darah lokal serta mengurangi rasa nyeri.Namun, perlu diingat bahwa minyak kayu putih tergolong sebagai bahan iritan untuk bayi. Oleh karena itu, Anda tidak boleh menggunakannya berlebihan karena dapat menimbulkan ruam di kulit bayi.Sebelum menggunakan minyak kayu putih, Anda juga perlu melakukan tes alergi pada kulit bayi dengan mengoleskan sedikit saja minyak tersebut ke kulit tangan dan tunggu reaksinya selama beberapa jam.Jika tidak ada reaksi yang muncul, maka Anda bisa mulai mengoleskan minyak kayu putih di beberapa area tubuh bayi.
Informasi lengkap seputar infeksi virus corona Covid-19
• Info Masker: Naik mobil sendirian, perlu atau tidak pakai masker?• Perawatan Covid-19: Daftar rumah sakit rujukan Covid-19 dan informasi kontaknya• Gejala Covid-19: Mengenal happy hypoxia dan kegunaan oximeter untuk antisipasiMenjaga kesehatan kehamilan dan buah hati selama masa pandemi memang bukan hal yang mudah.Meski begitu, Anda bisa melakukan beberapa tips di atas untuk membantu mengurangi risiko penularan bagi diri sendiri maupun Si Kecil.Untuk mengurangi risiko infeksi Covid-19, Ada pun bisa konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan melalui chat dari SehatQ.Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kehamilancoronavirusadv sidolahamilkehamilanmasalah kehamilanpemeriksaan kehamilanibu hamil
WHO. https://www.who.int/news-room/detail/01-09-2020-new-research-helps-to-increase-understanding-of-the-impact-of-covid-19-for-pregnant-women-and-their-babies
Diakses pada 18 September 2020
The BMJ. https://www.bmj.com/content/370/bmj.m3320
Diakses pada 18 September 2020
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/essential-oils/benefits-of-cajuput-essential-oil.html
Diakses pada 18 September 2020
WHO. https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-during-pregnancy
Diakses pada 18 September 2020
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. http://www.kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Pedoman%20bagi%20Ibu%20Hamil,%20Bersalin,%20Nifas%20dan%20BBL%20di%20Era%20Pandemi%20COVID%2019.pdf
Diakses pada 18 September 2020
Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memilih-produk-kulit-untuk-si-kecil
Diakses pada 18 September 2020
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia. https://aimi-asi.org/layanan/lihat/panduan-menyusui-di-masa-pandemi-covid-19
Diakses pada 21 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait