Hamil 8 Minggu, Bagaimana Perkembangan dan Perubahan yang Terjadi?

Hamil 8 minggu membawa perubahan pada diri ibu, salah satunya terjadi kenaikan berat badan
Saat hamil 8 minggu, mengonsumsi sayur dan buah penting untuk menjaga kesehatan kandungan

Selamat! Usia kehamilan ibu sudah memasuki 8 minggu. Ini berarti ibu telah berada di bulan kedua kehamilan, dan perlu melewati 7 bulan lagi untuk menyambut kehadiran si Kecil.

Ketika hamil 8 minggu, janin dalam kandungan mengalami pertumbuhan yang cepat. Bahkan di minggu ini terdapat pula banyak perubahan yang terjadi pada ibu. Lantas, apa saja perubahan yang terjadi saat hamil 8 minggu?

Perkembangan janin yang terjadi ketika hamil 8 minggu

Saat hamil 8 minggu, banyak perubahan terjadi dalam perkembangan bayi. Pada minggu ini, janin kurang lebih berukuran sebesar kacang merah, dengan panjang 1,27 cm. Mata bayi mulai terlihat di wajah dengan terbentuknya lipatan mata dan retina yang berpigmen.

Telinga bagian luar, bibir, dan hidung bagian atas bayi telah terbentuk. Jantung bayi pun saat ini berdetak sekitar 140-170 denyut per menit. Selain itu, tabung saraf bayi juga telah terbentuk sepenuhnya. Meski alat kelaminnya pun mulai terbentuk, namun ini belum cukup untuk mengenali jenis kelamin bayi.

Pada tubuh bayi juga mulai terbentuk tangan dan kaki yang kecil, jari-jari tangan dan kaki, tulang, dan otot. Meski Anda belum bisa merasakannya, namun si Kecil sesungguhnya terus bergerak dalam kandungan Anda.

Di akhir minggu ke-8 kehamilan, semua organ dan sistem tubuh bayi yang penting pun sudah mulai berkembang. Dengan melakukan USG pada pemeriksaan kehamilan, dokter akan menjelaskan berbagai perkembangan yang terjadi pada janin Anda.

Perubahan yang terjadi pada ibu ketika hamil 8 minggu

Di minggu ini, kenaikan berat badan biasanya hanya terjadi beberapa kilogram saja. Namun, rahim secara perlahan mengembang sebagai tempat berkembangnya bayi dengan cepat. Payudara Anda juga mungkin terasa membesar, penuh dan lembut.

Ketika hamil 8 minggu, volume darah mulai meningkat pesat karena darah memang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnya. Jantung pun memompa darah 50% lebih banyak per menit daripada sebelum Anda hamil. Namun, jika darah terkumpul di bagian pembuluh darah yang lemah, maka kondisi ini dapat menyebabkan tonjolan yang disebut varises.

Hal ini sering terjadi dalam 12 minggu pertama kehamilan. Varises dapat muncul di kaki, sekitar area genital ataupun dubur. Tentu saja kondisi tersebut bisa memunculkan rasa tidak nyaman, gatal, sakit, berat, berdenyut bahkan seperti terbakar. Pada usia kehamilan 8 minggu, Anda pun mulai atau terus mengalami gejala-gejala kehamilan, seperti:

  • Morning sickness
  • Emosi tidak stabil
  • Perut kembung, bergas atau sembelit
  • Indra penciuman meningkat
  • Peka terhadap bau-bau yang sering muncul
  • Air liur berlebih
  • Sering buang air kecil
  • Kelelahan
  • Keputihan meningkat
  • Sesekali vagina mengeluarkan bercak
  • Kram panggul ringan
  • Nafsu makan berkurang
  • Gangguan pencernaan dan mulas

Jika gejala kehamilan yang Anda rasakan sangat parah, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter tentu akan mendeteksi masalah yang terjadi, dan membantu Anda mengatasinya.

Menjaga kehamilan yang berusia 8 minggu

Kehamilan tentu menjadi anugerah yang sangat membahagiakan, sehingga harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Apalagi ketika kehamilan baru menginjak usia 8 minggu, maka perjuangan Anda untuk menjaganya masih cukup panjang. Adapun beberapa hal yang harus Anda lakukan dalam menjaga kehamilan yang berusia 8 minggu, yaitu:

  • Melakukan kunjungan prenatal ke dokter. Langkah ini diperlukan untuk mengetahui kondisi kehamilan Anda, dan mendeteksi sesegera mungkin jika ada masalah pada kehamilan.
  • Hindari alkohol dan merokok. Alkohol dan rokok dapat memberi efek buruk pada janin, bahkan merusaknya sehingga Anda harus menghindari kedua hal tersebut.
  • Tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu. Obat-obatan tertentu terutama tanpa resep dokter, tidak boleh dikonsumsi karena dapat melewati plasenta, dan memengaruhi bayi di dalam kandungan.
  • Mengonsumsi vitamin prenatal. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi vitamin prenatal, seperti halnya asam folat. Asam folat dapat memberi banyak manfaat untuk kehamilan Anda.
  • Berolahraga secara rutin. Melakukan olahraga ringan secara rutin selama 30 menit per hari dapat membantu menjaga kehamilan tetap sehat. Saat hamil, Anda dapat melakukan yoga, berjalan atau berenang. Namun, Anda harus mendapat izin dari dokter untuk melakukannya.
  • Mengonsumsi buah dan sayur. Sayuran berdaun hijau gelap, seperti halnya bayam ataupun brokoli baik untuk dikonsumsi ibu hamil karena kaya akan zat besi sehingga dapat mencegah anemia defisiensi besi yang sering terjadi pada ibu hamil. Sementara, buah yang mengandung vitamin C seperti mangga, apel, jeruk, juga baik untuk ibu hamil karena dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ketika hamil, stres juga harus dihindari karena dapat memengaruhi kondisi kehamilan Anda. Selalu konsultasikan pada dokter, jika memiliki pertanyaan seputar perkembangan janin maupun perubahan yang dirasakan selama kehamilan, demi kesehatan Anda dan bayi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnancy-symptoms-week-8#things-to-do. Diakses pada 22 Oktober 2019.
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/298515.php. Diakses pada 22 Oktober 2019.
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-8.aspx. Diakses pada 22 Oktober 2019.

Artikel Terkait

Banner Telemed