logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Hamil 7 Bulan Perut Kencang dan Sakit, Ini Cara Mengatasinya

open-summary

Penyebab perut terasa kencang dan sakit saat hamil 7 bulan bisa menandakan beberapa hal, baik yang berbahaya maupun tidak. Kebanyakan, penyebab di balik kondisi ini tidak mengkhawatirkan bagi keselamatan ibu dan janin.


close-summary

26 Jan 2021

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Hamil 7 bulang perut terasa kencang biasanya disebabkan karena braxton hicks

Hamil 7 bulan perut terasa kencang tidak selalu berbahaya

Table of Content

  • Penyebab perut terasa kencang dan sakit saat hamil 7 bulan
  • Cara mengatasi perut terasa kencang saat hamil 7 bulan

Mengalami perut kencang dan nyeri saat hamil 7 bulan bisa menandakan beberapa hal, baik yang berbahaya maupun tidak. Kebanyakan, penyebab di balik kondisi ini tidak mengkhawatirkan bagi keselamatan ibu dan janin.

Advertisement

Jika perut kencang dan sakit ini tidak disertai gejala lain yang menunjukkan tanda bahaya, maka ada beberapa hal yang dapat bumil Anda lakukan untuk meredakannya sendiri di rumah.

Namun, jika Anda tidak yakin akan penyebab dari kondisi tersebut, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter kandungan.

Penyebab perut terasa kencang dan sakit saat hamil 7 bulan

Berikut ini beberapa kondisi yang bisa memicu perut kencang dan nyeri saat hamil 7 bulan.

Perut kencang saat hamil 7 bulang bisa disebabkan oleh kontraksi palsu alias kontraksi braxton hicks
Perut kencang saat hamil 7 bulan bisa disebabkan oleh kontraksi braxton hicks

1. Kontraksi Braxton-Hicks

Kontraksi Braxton-Hicks atau yang sering disebut sebagai kontraksi palsu kerap menjadi penyebab perut terasa kencang dan sedikit nyeri saat kehamilan memasuki trimester ketiga.

Beberapa ibu hamil memang banyak yang baru merasakan kontraksi ini di masa-masa akhir kehamilan. Namun Braxton-Hicks juga bisa muncul saat Anda hamil 7 bulan atau di awal trimester ketiga.

Kontraksi ini kerap disalahartikan sebagai tanda akan melahirkan. Oleh karena itu, penting untuk bisa membedakannya.

Kontraksi yang palsu, biasanya akan terasa tidak teratur dan hilang timbul. Sementara itu, kontraksi yang menandakan proses persalinan datangnya teratur dan semakin lama akan terasa semakin kuat.

Anda juga perlu memperhatikan gejala lain yang menyertai rasa perut kencang. Pada ibu hamil yang akan melahirkan, biasanya akan muncul rasa sakit di area punggung atau kram dan keluarnya air ketuban yang mungkin akan terlihat sedikit merah karena bercampur darah.

2. Ukuran perut yang semakin membesar

Seiring bertambahnya usia janin, maka ukuran perut pun akan semakin membesar. Karena proses pembesaran inilah perut akan terasa semakin kencang dan mungkin menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu hamil.

3. Penumpukan gas di perut

Mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang selama kehamilan adalah wajib hukumnya. Selain untuk memenuhi kebutuhan janin dan ibu, makanan sehat juga akan mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan.

Pada ibu hamil yang kerap mengonsumsi makanan tidak sehat, risiko terjadinya penumpukan gas menjadi lebih tinggi. Saat hal ini terjadi, perut akan terasa kembung dan kencang sehingga membuat perut terasa sakit dan tidak nyaman.

4. Akibat gerakan janin

Gerakan yang dilakukan Si Kecil di dalam perut memang biasanya tidak akan menimbulkan rasa sakit. Namun saat gerakannya cukup aktif, bukan tidak mungkin Anda akan merasakan perut bertambah kencang.

Kebanyakan makan juga bisa menyebabkan perut terasa kencang saat hamil 7 bulan
Perut terasa kencang saat hamil 7 bulang bisa disebabkan karena terlalu banyak makan

5. Terlalu banyak makan

Ibu hamil memang perlu memenuhi kebutuhan gizi bagi diri sendiri dan Si Jabang Bayi. Namun, ini bukanlah alasan untuk mengonsumsi makanan dengan porsi berlebihan.

Sebab, jika Anda terlalu banyak makan dalam satu waktu, bukan tidak mungkin perut akan merasa kencang dan membuat tidak nyaman.

6. Konstipasi

Konstipasi alias sembelit adalah salah satu gangguan pencernaan yang paling umum terjadi saat hamil dan merupakan penyebab umum perut terasa kencang dan nyeri saat hamil 7 bulan.

Berbeda dari konsipatasi yang terjadi biasanya, sembelit yang dirasakan ibu hamil disebabkan oleh rahim yang ukurannya terus membesar. Hal tersebut membuat posisi rahim semakin menakan organ-organ pencernaan.

Selain itu, itu hamil juga melepaskan lebih banyak hormon progesteron yang dapat memperlambat proses pencernaan.

7. Gangguan kehamilan

Pada kasus-kasus tertentu, perut terasa kencang dan rasa nyeri saat hamil 7 bulan juga bisa menjadi pertanda kondisi berbahaya, seperti persalinan prematur

Baca Juga: Jenis-jenis Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil 7 Bulan

Cara mengatasi perut terasa kencang saat hamil 7 bulan

Jika rasa kencang yang muncul tidak disertai gejala keparahan lain seperti perdarahan maupun rasa nyeri yang tak tertahankan, maka umumnya hal ini disebabkan oleh kontraksi Braxton-Hicks.

Anda dapat melakukan beberapa langkah untuk meredakannya sendiri di rumah. Berikut ini caranya.

• Minum lebih banyak air putih

Kemunculan kontraksi Braxton-Hicks seringkali dipicu oleh dehidrasi. Oleh karena itu, mengonsumsi air putih yang cukup dan berbaring dinilai dapat membantu meredakannya.

• Jangan menahan untuk buang air

Pada beberapa kasus, Braxton-Hicks bisa muncul saat kandung kemih sedang penuh. Tak sedikit ibu hamil yang merasakan kontraksinya mereda setelah buang air.

• Ubah posisi tubuh

Terkadang, posisi tubuh tertentu bisa membuat rahim semakin tertekan. Jadi saat perut terasa kencang dan nyeri ketika hamil 7 bulan, Anda bisa mencoba untuk mengubah posisi tubuh ataupun berbaring.

• Mandi air hangat

Mandi atau berendam menggunakan air hangat, bisa membantu membuat otot-otot termasuk otot rahim, merasa lebih rileks. Dengan begitu, sensasi kencang dan nyeri yang muncul di area perut akan mereda.

• Minum teh atau susu hangat

Sama seperti mandi air hangat, minum teh hangat ataupun susu hangat juga memberikan efek yang membuat tubuh menjadi lebih rileks. Langkah ini pun sekaligus akan mencegah dehidrasi, sehingga risiko terjadinya kontraksi palsu bisa berkurang.

Baca Juga

  • Kenali Penyebab Sakit Punggung saat Hamil dan Cara Tepat Mengatasinya
  • Inilah Cara Menaikkan Hb pada Ibu Hamil yang Bisa Anda Lakukan
  • Apakah Hamil Muda Boleh Berhubungan Seksual? Ketahui Keamanannya

Kondisi perut kencang dan nyeri saat hamil 7 bulan memang bisa membuat bumil merasa khawatir. Oleh karena itu, meski pada umumnya kondisi ini tidak berbahaya, jangan ragu untuk langsung menghubungi dokter kandungan serta memastikan keselamatan ibu dan janin.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang gangguan kehamilan lainnya dan langkah penanganan yang dapat dilakukan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

menjaga kehamilankontraksikehamilanmasalah kehamilanibu hamil

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved