Hamil Tapi Tidak Mual, Apakah Normal? Ini Penjelasan Medisnya


Hamil 6 minggu tapi tidak mual mungkin menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para ibu hamil. Sebab, mual atau morning sickness merupakan salah satu gejala umum dari perkembangan janin hamil 6 minggu.

0,0
30 Oct 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Hamil tanpa mual terjadi pada sekitar 20 sampai 30 persen bumilHamil tapi tidak mual dipercaya menjadi ciri-ciri hamil anak laki.
Kondisi hamil tanpa mual dapat menjadi kekhawatiran sendiri bagi sebagian ibu hamil. Sebab, rasa mual atau morning sickness adalah gejala kehamilan awal yang biasanya dirasakan oleh hampir setiap ibu hamil.Jika tidak mual-mual, apakah itu menjadi tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai? Untuk memahaminya, mari kita kenali fenomena tidak mual saat hamil muda.

Apakah normal hamil tanpa mual?

Hamil 6 minggu tidak mual dianggap normal
Hamil 6 minggu tapi tidak mual dapat dirasakan 20-30 persen bumil
Menurut sebuah studi, sekitar 70-80 persen ibu hamil akan merasakan mual-mual dan muntah akibat perubahan hormon. Di sisi lain, 20-30 persen ibu hamil lainnya tidak merasakan mual saat hamil muda.Jika bumil tidak mengalami mual sama sekali, mungkin timbul perasaan bingung dan khawatir. Sebab, mual atau morning sickness adalah ciri-ciri awal kehamilan yang sering dialami sehingga akan terasa aneh jika tidak merasakannya.Namun faktanya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika bumil hamil tanpa mual sama sekali saat sedang hamil muda. Kondisi ini menjadi pertanda bahwa tubuh Anda mampu mentoleransi kehamilan dengan baik.Meski demikian, mengalami mual dan muntah saat hamil bisa datang belakangan. Beberapa ibu hamil biasanya baru akan merasakan mual saat usia kehamilan mencapai 8-14 minggu. Selain itu, rasa mual saat kehamilan juga bisa datang dan pergi.Baca juga: Mual Muntah Saat Hamil Pertanda Janin Kuat? Ini Penjelasannya

Penyebab hamil tanpa mual

Hamil tanpa mual merupakan hal yang normal karena setiap wanita yang hamil mengalami kondisi yang berbeda-beda. Jika ibu tidak merasakan mual, kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh:
  • Tubuh yang dapat beradaptasi dengan cepat
  • Perbedaan pola makan
  • Kurangnya sensitivitas. 
Hamil tapi tidak mual juga kerap dikaitkan dengan mitos bahwa Anda sedang mengandung bayi laki-laki. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa hormon kehamilan lebih tinggi saat mengandung bayi perempuan sehingga menyebabkan mual meningkat. Sementara, hamil bayi laki-laki jarang atau sama sekali tidak mendatangkan mual. Akan tetapi, hal ini belum terbukti secara ilmiah. Satu-satunya cara untuk mengetahui jenis kelamin bayi, yaitu dengan melakukan USG atau tes kromosom.Selain itu, mual atau tidaknya ibu hamil juga dapat ditentukan oleh banyak faktor, salah satunya genetik. Sebuah riset membuktikan, gejala mual dan muntah saat kehamilan cenderung diturunkan dari keluarga Anda.

Apakah hamil tapi tidak mual menandakan keguguran?

Hamil 6 minggu tidak mual terjadi pada 20-30 persen ibu hamil
Apa benar tidak mual saat hamil menandakan keguguran?
Menurut studi dari JAMA Internal Medicine, bumil yang mengalami gejala mual akan terhindar dari keguguran hingga 75 persen. Namun, apakah bumil yang tidak merasakan mual dan muntah lebih berisiko mengalami keguguran? Jawabannya, belum tentu.Sebagian ibu hamil tidak merasakan mual dan muntah karena kadar hormon kehamilan di dalam tubuhnya rendah. Meski jarang terjadi, rendahnya kadar hormon kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran.Untuk mengetahui kadar hormon kehamilan di dalam tubuh, tentu ibu hamil harus datang ke dokter. Jika memang kadar hormon kehamilannya normal, maka tidak ada yang harus dikhawatirkan.Untuk memastikan keguguran, berikut adalah sejumlah gejala yang bisa diidentifikasi:
  • Bercak darah dari vagina atau timbulnya flek
  • Rasa nyeri dan kram di bagian perut atau punggung belakang
  • Keluarnya cairan atau jaringan dari vagina
  • Tidak lagi merasakan gejala kehamilan, seperti nyeri payudara.
Jika berbagai gejala di atas terjadi, segeralah datang ke dokter untuk memastikan apa penyebabnya. 

Cara menjaga kehamilan tetap sehat

Positif hamil tapi tidak mual atau hamil kebo adalah hal yang normal dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Di usia hamil muda, sebaiknya Anda lebih memperhatikan cara untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat.Berikut sejumlah cara menjaga kehamilan agar tetap sehat yang bisa dicoba:

1. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin

Pemeriksaan kandungan dapat membantu Anda memastikan kondisi kandungan baik-baik saja dan mendeteksi adanya masalah sedini mungkin. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak melewatkan pemeriksaan kehamilan rutin dengan dokter kandungan setiap trimesternya.

2. Mengonsumsi makanan sehat

Makan makanan bergizi, terutama sayur dan buah. Pasalnya, bukan hanya menyehatkan tubuh, makanan bernutrisi juga baik untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

3. Minum suplemen dan vitamin prenatal

Suplemen tersebut dapat membantu mengurangi risiko cacat pada janin maupun berbagai masalah kehamilan. Konsultasikan dengan dokter kandungan suplemen dan vitamin apa yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi

Makanan yang kurang terjamin kebersihannya bisa mendatangkan bakteri dan kuman berbahaya bagi ibu maupun janin. Hindari mengonsumsi makanan yang dijual di pinggir jalan atau makanan olahan yang tidak sehat.

5. Berolahraga secara teratur

Lakukanlah olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau berenang agar tubuh senantiasa bugar dan sehat selama kehamilan. Anda juga bisa mencoba olahraga yoga untuk ibu hamil guna menghindari stres.

6. Berhenti merokok

Merokok bisa mendatangkan berbagai masalah pada kehamilan mulai dari cacat pada janin, keguguran, hamil di luar kandungan, prematur, bayi lahir berat rendah, dan lepasnya plasenta sebelum waktunya.

7. Batasi kafein dan alkohol

Terlalu banyak mengonsumsi kafein dan alkohol dapat meningkatkan risiko keguguran sehingga batasi asupan kafein tak lebih dari 2 cangkir per hari. Namun, disarankan untuk benar-benar berhenti mengonsumsinya pada trimester pertama.Baca juga: Kehamilan Sehat: Ketahui 7 Ciri dan Cara Menjaganya

Catatan dari SehatQ

Hamil muda atau sekitar hamil 5-6 minggu tidak mual bukanlah kondisi yang harus dikhawatirkan. Namun wajar saja bagi bumil untuk merasa takut ketika ada gejala kehamilan yang tidak muncul.Untuk memastikannya, datanglah ke dokter kandungan dan berkonsultasi. Dokter bisa menjelaskan secara rinci mengenai fenomena morning sickness atau mual yang tidak terasa saat hamil.Bumil juga boleh langsung bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play!
menjaga kehamilanmualtrimester pertama kehamilanmorning sickness
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/no-morning-sickness#what-it-means
Diakses pada 16 Oktober 2020
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/is-no-morning-sickness-in-early-pregnancy-a-cause-of-concern/#:~:text=No.,any%20nausea%20or%20morning%20sickness.
Diakses pada 16 Oktober 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/does-no-morning-sickness-mean-miscarriage-2371250
Diakses pada 16 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pregnancy-loss-miscarriage/symptoms-causes/syc-20354298
Diakses pada 16 Oktober 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/miscarriage/symptoms/
Diakses pada 16 Oktober 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-6.aspx
Diakses pada 16 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait