logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Kehamilan

Hamil 4 Minggu, Apa yang Dirasakan oleh Ibu dan Janin?

open-summary

Hamil 4 minggu biasanya akan membuat ibu merasakan morning sickness dan gejala kehamilan lainnya. Tak hanya itu, janin di dalam kandungan juga biasanya sudah mengalami pembelahan sel, membentuk sistem saraf, hingga pembuluh darah.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari

19 Agt 2023

Hamil 4 minggu membuat ibu mual

Saat hamil 4 minggu, ibu sudah bisa merasakan gejala kehamilan seperti mual atau morning sickness

Table of Content

  • Perkembangan janin saat ibu hamil 4 minggu
  • Gejala hamil 4 minggu dan keluhan yang umum dirasakan
  • Menjaga kehamilan usia 4 minggu

Saat hamil 4 minggu, Anda mungkin masih menebak-nebak, bagaimana sih rasanya mengandung? Di bulan pertama kehamilan ini, ternyata sudah banyak perkembangan penting yang terjadi pada janin dan tubuh ibu.

Advertisement

Memang secara fisik, si Jabang Bayi belum menampakkan wujud aslinya. Namun segala informasi genetik yang akan dimilikinya kelak, sudah ada pada janin. Ibu hamil 4 minggu juga sudah akan mulai merasakan gejala kehamilan, seperti mual dan ngidam.

Perkembangan janin saat ibu hamil 4 minggu

Dilansir dari Baby Center, pada usia kehamilan 4 minggu bayi Anda berukuran sebesar biji bayam atau biji kacang hijau, yaitu sekitar 2 milimeter. Secara teknis janin yang Anda kandung sudah bisa disebut sebagai embrio. 

Embrio terbagi menjadi dua lapisan sel yang akhirnya akan berkembang menjadi semua organ dan bagian tubuh bayi Anda.

Meski ukurannya kecil, sudah banyak hal penting yang terjadi padanya. Kumpulan sel-sel tersebut membagi dirinya menjadi beberapa bagian berbeda. Bagian-bagian tersebut lah yang nantinya akan tumbuh menjadi organ dan anggota tubuh.

Pada usia ini, sistem saraf dan jantung janin juga sudah mulai terbentuk. Bahkan, calon manusia yang masih berbentuk titik kecil ini sudah memiliki pembuluh darah sendiri. Darah di dalamnya pun telah bersirkulasi.

Salah satu pembuluh darah tersebut terhubung dengan tubuh ibu. Inilah yang nantinya akan berkembang menjadi tali pusar.

Janin yang berusia 4 minggu belum mendapatkan nutrisi dari plasenta. Ia memperoleh nutrisinya dari kantung kecil yang dinamakan yolk sac.

Meski begitu, embrio yang ada sudah dikelilingi oleh kantung ketuban berisi air ketuban, sehingga bisa bertumbuh dengan nyaman di dalam rahim.

Baca Juga: 7 Kondisi yang Akan Sering Muncul Saat Hamil Muda

Gejala hamil 4 minggu dan keluhan yang umum dirasakan

Di usia kehamilan 4 minggu, mungkin belum terlihat perubahan signifikan di tubuh Anda. Bentuk perut hamil 4 minggu juga belum tampak membuncit. Namun, gejala akibat perubahan hormon kehamilan yang dirasakan saat hamil 4 minggu ini umumnya sudah mulai muncul, seperti:

  • Telat datang bulan
  • Payudara terasa nyeri
  • Tubuh lemas, cepat lelah
  • Sering buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Perut kembung
  • Indra penciuman semakin kuat
  • Ngidam
  • Perdarahan implantasi atau flek

Gejala yang muncul ini mirip dengan gejala pre-menstrual syndrome (PMS), sehingga banyak wanita yang mengira haid, tapi nyatanya tidak.

Bagaimana jika keluar darah saat hamil 4 minggu?

Di trimenster pertama kehamilan, termasuk keluar darah saat hamil 4 minggu adalah hal yang mungkin saja terjadi. Keluarnya darah dari vagina saat hamil muda atau memasuki trimester 2 dan 3 bisa disebabkan oleh hubungan seks, infeksi saluran kemih, perubahan hormon, hingga perdarahan akibat implantasi atau menempelnya sel telur pada dinding rahim.

Namun, di trimester lanjut seperti trimester 2 dan 3, terkadang perdarahan yang terjadi bisa disebabkan oleh gangguan kehamilan tertentu yang lebih berisiko seperti keguguran, hamil anggur hingga kehamilan ektopik. 

Bolehkah berhubungan saat hamil 4 minggu?

Dikutip dari Mayo Clinics, berhubungan intim saat hamil diperbolehkan, termasuk saat memasuki usia kandungan 4 minggu. Selama berhubungan, baik penetrasi maupun segala aktivitas seksual seperti orgasme tidak akan menembus rahim dan membahayakan janin. Bahkan, berhubungan intim saat hamil secara teratur bisa mengurangi risiko melahirkan prematur.

Namun, ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda sebaiknya tidak berhubungan intim saat hamil muda, yaitu:

  • Menderita plasenta previa
  • Solusio plasenta
  • Pernah melahirkan prematur
  • Pernah keguguran
  • Rahim terbuka sebelum waktunya
  • Kehamilan kembar atau kembar lebih dari dua

Selain itu, berhubungan intim saat hamil juga sebaiknya tidak dilakukan saat pasangan menderita herpes genital atau penyakit menular lainnya. Ini karena penyakit tersebut dapat menular yang bisa menyebabkan keguguran dan cacat lahir. 

Baca juga: 7 Tes Kehamilan Trimester Kedua yang Penting Dilakukan

Bagaimana jika mengalami kontraksi pada kehamilan 4 minggu?

Kontraksi yang mungkin dan umum terjadi pada usia kehamilan 4 minggu adalah kontraksi dini yang tidak berbahaya. Umumnya, kondisi ini berlangsung dengan pola tertentu, misalnya setiap 10 hingga satu jam dan bisa reda dengan istirahat.

Namun, kontraksi ini diketahui bisa berisiko menyebabkan persalinan prematur. Untuk itu, jika Anda kerap merasakan kontraksi saat hamil muda, terutama jika disertai dengan perdarahan atau air ketuban merembes, maka segera hubungi dokter.

Menjaga kehamilan usia 4 minggu

Trimester pertama adalah masa yang rawan bagi ibu hamil, karena kondisi kandungan belum terlalu kuat. Agar Anda dan janin bisa melewati minggu ini dengan sehat, berikut ini hal-hal yang perlu dilakukan.

1. Mencukupi kebutuhan vitamin D

Kebutuhan vitamin D pada ibu hamil meningkat dibanding kondisi di luar kehamilan. Sebab, janin yang ada di dalam kandungan akan menyerap kalsium yang dibutuhkan untuk perkembangannya dari tulang ibunya.

Tanpa vitamin D, tubuh tidak akan bisa menyerap kalsium dengan baik. Maka dari itu, ibu hamil perlu mencukupi kebutuhannya dari paparan sinar matahari pagi ataupun konsumsi susu dan produk olahannya.

2. Mengonsumsi makanan sehat

Makanan sehat sangat penting dikonsumsi ibu hamil 4 minggu. Pasalnya, nutrisi yang berperan krusial untuk perkembangan janin seperti folat dan asam lemak omega-3 tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh.

Sayur dan buah tentu tidak boleh dilewatkan sebagai makanan sumber folat. Sementara itu, asam lemak omega-3 bisa didapatkan dari ikan salmon.

3. Menghindari asap rokok

Ibu yang sedang hamil 4 minggu harus menghindari asap rokok, termasuk asap rokok dari orang lain. Pasalnya, menjadi perokok pasif tetap bisa membahayakan perkembangan janin.

Ibu hamil yang sering terpapar rokok selama masa kehamilannya berisiko lebih besar mengalami keguguran dan kehamilan ektopik. Sementara itu, janin yang dikandungnya berisiko lahir dengan berat badan rendah.

Selain asap rokok, wanita hamil juga dilarang untuk mengonsumsi alkohol maupun obat-obatan tertentu. 

4. Menjalani pemeriksaan kehamilan ke dokter

Di minggu ke-4 kehamilan, Anda biasanya akan menjalani pemeriksaan kehamilan pertama seperti USG. Pada pemeriksaan ini, biasanya dokter belum melakukan banyak prosedur. Pemeriksaan fisik dan kesehatan secara keseluruhan mungkin dilakukan.

Saat USG kehamilan 4 minggu, dokter juga mungkin akan mencoba mendeteksi gangguan yang berpotensi muncul di awal kehamilan. Namun, pemeriksaan kehamilan yang menyeluruh mungkin baru akan dilakukan pada minggu ke-8 kehamilan.

Baca Juga

  • Perbedaan Melahirkan di Bidan dan Dokter, Apa yang Perlu Anda Pahami?
  • Bentuk Perut Hamil 5 Bulan, Bagaimana yang Normal?
  • Apakah Aman Ibu Hamil Naik Motor? Ini Jawabannya

Usia kehamilan 4 minggu adalah awal dari minggu-minggu kehamilan yang masih panjang. Meski begitu, bukan berarti persiapan yang dilakukan tidak perlu diperhatikan. Justru, usia awal kehamilan adalah masa-masa krisis ketika kandungan harus dijaga ekstra hati-hati.

Selalu mematuhi saran dokter kandungan Anda dan menjalani gaya hidup sehat adalah langkah sederhana untuk membantu menjaga kehamilan.

Advertisement

menjaga kehamilantrimestertrimester pertama kehamilanmorning sicknessibu hamil

Ditulis oleh Nina Hertiwi Putri

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved