Hamil 4 Bulan: Inilah Perkembangan yang Terjadi pada Ibu dan Janin


Saat hamil 4 bulan bayi dalam kandungan kian aktif karena fisik dan sarafnya berkembang pesat. Berikut adalah perkembangan janin yang terjadi pada usia hamil 4 bulan dari minggu ke-17 hingga minggu ke-20.

(0)
11 Jul 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada beberapa perkembangan pada janin dan ibu saat hamil 4 bulan salah satunya sudah bisa merakan janin bergerakIlustrasi seorang ibu yang hamil 4 bulan
Memasuki usia hamil 4 bulan, Anda mungkin tidak lagi merasakan gejala-gejala yang merepotkan di awal kehamilan, seperti mual dan muntah. Akan tetapi, gejala-gejala lain, seperti heartburn, konstipasi, begah, pusing, dan napas pendek biasanya akan muncul.Selain itu, perut ibu akan membuncit secara signifikan. Perubahan juga terjadi pada payudara, seperti puting dan areola yang membesar serta berwarna lebih gelap. Pada periode ini, Anda akan mulai merasakan gerakan-gerakan dari dalam kandungan.

Apa saja perkembangan janin saat hamil 4 bulan?

Setelah 16 minggu, kehamilan telah berumur 4 bulan. Bayi dalam kandungan kian aktif karena fisik dan sarafnya mulai berkembang pesat. Berikut adalah perkembangan janin yang terjadi pada usia hamil 4 bulan, mulai dari minggu ke-17 hingga minggu ke-20.

1. Usia kehamilan 17 minggu

Pada saat memasuki usia kehamilan 17 minggu, bayi akan memiliki perkembangan sebagai berikut:
  • Janin umumnya berukuran sekitar 13 cm dengan berat sekitar 140 gram.
  • Janin sudah mulai memiliki sidik jari.
  • Perkembangan penting mulai terjadi pada sistem saraf, seperti sumsum tulang belakang yang mulai dilapisi myelin. Hal ini membuat pesan dari saraf menuju ke otak bekerja lebih baik.
  • Sistem pendengaran semakin baik.
  • Ukuran kepala dan tubuh semakin proporsional.
  • Mata akan mulai bergerak menghadap ke depan.
  • Tulang tengkorak mulai mengalami pengerasan.

2. Usia kehamilan 18 mingggu

Pada saat memasuki usia kehamilan 18 minggu, berikut ini adalah perkembangan bayi dalam kandungan.
  • Janin umumnya berukuran 14,2 cm dengan berat mencapai 190 gram.
  • Posisi telinga telah berada di tempatnya di samping kepala bayi.
  • Alis akan mulai terbentuk.
  • Otot mata mulai berkedut.
  • Pada saat ini, bayi akan terbentuk semakin jelas seperti manusia. Khususnya area kepala yang mulai berukuran lebih kecil dari tubuhnya dan organ mulai berada di posisi seharusnya.
  • Jika memiliki bayi perempuan, maka vagina, rahim, dan tuba falopi telah terbentuk.
  • Jika memiliki bayi laki-laki, testis telah bergerak ke arah panggul dan penis mulai terbentuk.
  • Kaki bayi mulai memanjang.
Baca juga: Makanan Sehat untuk Ibu Hamil dan Janin

3. Usia kehamilan 19 minggu

Berikut adalah beberapa perkembangan pada janin di usia kehamilan 19 minggu.
  • Janin umumnya berukuran 15,3 cm dengan berat sekitar 240 gram.
  • Pada saat ini, lengan dan kaki bayi juga mulai memiliki proporsi yang baik dibandingkan ukuran tubuhnya.
  • Rambut tipis akan mulai muncul pada kulit kepala.
  • Otak mulai mengembangkan bagian terpisah dengan fungsi khusus masing-masing untuk pendengaran, penciuman, penglihatan, perasa, dan juga peraba.

4. Usia kehamilan 20 minggu

Jika sebelumnya bayi diukur dari kepala ke bagian bokongnya, saat usia kehamilan 20 minggu, panjang bayi diukur dari kepala hingga ke kakinya. Pada akhir usia hamil 4 bulan, berikut ini adalah perkembangan yang terjadi:
  • Janin umumnya berukuran 25,6 cm dengan berat kurang lebih 300 gram.
  • Janin mulai semakin aktif di dalam perut. Meregang, menendang, serta menghisap jari-jarinya.
  • Kulit semakin berkembang. Zat lemak yang licin bernama vernix caseosa mulai terbentuk di pori-pori kulit. Zat ini berperan dalam mempersiapkan kulit untuk beradaptasi saat menghadapi perubahan dari kondisi dalam rahim (basah) menjadi kehidupan setelah kelahiran (kering).
Itulah perkembangan bayi hingga akhir usia hamil 4 bulan. Ukuran dan berat bayi mungkin akan berbeda. Pada saat ini, bayi sudah setengah jalan menuju kelahiran dan Anda sudah bisa mengetahui jenis kelaminnya melalui ultrasonografi.

Bagaimana jika perkembangan janin tidak sesuai yang diharapkan?

Gangguan pada perkembangan bayi dinamakan intra uterine growth restriction (IUGR), yakni gangguan yang ditandai dengan kondisi bayi berukuran lebih kecil dari seharusnya, jika dibandingkan usia kehamilan.Hal ini bisa terjadi dikarenakan beberapa faktor risiko, yakni:
  • Masalah pada kondisi ibu
  • Masalah pada kondisi rahim dan plasenta
  • Masalah pertumbuhan bayi yang terganggu.
Bayi dengan IUGR harus mendapatkan pengawasan ekstra dan bayi mungkin akan lahir lebih cepat (prematur).
  • Dokter atau bidan akan melakukan pemindaian mingguan untuk mengukur volume cairan ketuban dan aliran Doppler .
  • Pemeriksaan setiap dua minggu sekali untuk mengukur pertumbuhan janin.
Jika bayi mengalami IUGR maka tindakan akan disesuaikan dengan kondisi bayi dan usia kandungan. Ibu hamil akan diminta memperbaiki asupan nutrisi dan beristirahat dengan cukup. Jika diperlukan, dokter kandungan akan memberikan pengobatan sesuai dengan sakit atau kelainan yang muncul.Baca juga: Berhubungan Saat Hamil 5 Bulan Bahayakah?

Kehamilan 4 bulan apa yang dirasakan ibu?

Dikutip dari Planned Parenthood, saat hamil 4 bulan, Anda mungkin masih akan merasakan gejala kehamilan di minggu-minggu sebelumnya, seperti mual, mulas, sembelit, nyeri payudara hingga aeora menjadi gelap.Keluhan lainnya yang mungkin akan Anda rasakan di kehamilan 4 bulan adalah:
  • Sesak napas
  • Gusi berdarah
  • Mimisan atau hidung tersumbat
  • Peningkatan aliran darah yang bisa menyebabkan pusing
  • Kurang tidur
  • Kelelahan
Pada masa kehamilan 4 bulan atau 17-20 minggu, perut ibu hamil akan terus membesar dan Anda sudah dapat merasakan pergerakan janin. Salah satu efek dari kondisi rahim yang semakin membesar tersebut adalah terdapat garis hitam pada bagian bawah perut akibat kulit yang meregang dan berhiperpigmentasi.Anda mungkin juga akan sering merasakan sakit pinggang saat hamil 4 bulan. Ini karena rahim dan janin semakin berkembang dan umumnya tidak berbahaya, sehingga Anda tidak perlu khawatir.

Adakah pantangan ibu hamil 4 bulan?

Untuk menjaga kandungan agar tetap sehat di trimester kedua, ibu yang tengah hamil muda harus memperhatikan sejumlah pantangan hamil yang harus diikuti seperti berikut:
  • Makan daging mentah dan kerang termasuk sushi
  • Makan makanan mentah, setengah matang atau produk yang tidak mengalami pasturisasi
  • Makan Daging deli
  • Makan Ikan dengan tingkat merkuri tinggi seperti hiu, makarel hingga tuna kalengan
  • Mengonsumsi obat tanpa resep dokter
  • Berlebihan mengonsumsi kafein
  • Berinteraksi dekat dengan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing
  • Berendam di air panas atau sauna
  • Merokok atau mengonsumsi alkohol
  • Makan makanan cepat saji
  • Makan banyak jeroan
Selain menghindari semua yang disebutkan di atas, untuk menjaga kandungan tetap sehat, Anda juga perlu tetap berolahraga dan mengatur pola makan agar terhindari dari obesitas saat hamil. Selain itu, pastikan Anda cukup istirahat dan cukup tidur agar tubuh tetap sehat.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait masa hamil 4 bulan, klik di sini.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
perkembangan janin
Planned Parenthood
https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/pregnancy-month-by-month/what-happens-fourth-month-pregnancy
Diakses 28 Juni 2020
Babycenter
https://www.babycentre.co.uk/s1001614/your-pregnancy-at-17-weeks
https://www.babycentre.co.uk/17-weeks-pregnant
https://www.babycentre.co.uk/18-weeks-pregnant
https://www.babycentre.co.uk/19-weeks-pregnant
https://www.babycentre.co.uk/20-weeks-pregnant
Diakses 28 Juni 2020
SATH
https://www.sath.nhs.uk/wp-content/uploads/2016/09/growth-restriction-v1-17-12-14.pdf
Diakses 28 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait