Hamil 22 Minggu: Apa yang Terjadi Pada Janin dan Bumil?

(0)
Indera penglihatan dan pendengaran janin semakin baik di usia hamil 22 mingguUkuran janin 22 minggu di dalam rahim semakin bertambah sehingga membuat perut ibu semakin membesar
Tak terasa ibu sudah memasuki usia hamil 22 minggu. Pada usia kehamilan ini, ukuran janin di dalam rahim semakin bertambah sehingga membuat perut ibu semakin membesar.Ukuran janin yang bertambah ini diiringi pula dengan perkembangan kemampuan yang diperlihatkan jabang bayi.Simak perkembangan janin 22 minggu dalam kandungan serta perubahan yang terjadi pada tubuh ibu dalam artikel berikut.

Apa yang terjadi pada janin 22 minggu?

Di usia hamil 22 minggu atau usia hamil 5 bulan, perkembangan janin dalam kandungan sudah sebesar buah paprika merah.Bayi Anda kira-kira sudah sepanjang 27,9 sentimeter dari ujung kepala sampai tumit dengan berat mencapai 425 gram.
Bayi Anda sudah sebesar buah paprika merah di usia hamil 22 minggu
Indera penglihatan dan pendengaran janin semakin baik di usia kehamilan 22 minggu
Beberapa perkembangan janin yang terjadi di usia kehamilan 22 minggu, antara lain:

1. Indera penglihatan semakin baik

Salah satu perkembangan yang terjadi pada janin 22 minggu adalah indera penglihatan yang semakin baik.Bayi sudah dapat merasakan perbedaan gelap dan terang dari balik perut walaupun kelopak matanya masih menutup.Untuk memeriksanya, Anda bisa menyinari perut dengan senter. Jika janin bergerak, ini berarti indera penglihatannya sudah berkembang lebih baik.Tak hanya itu, kelenjar air mata bayi juga semakin berkembang.

2. Indera pendengaran semakin berkembang

Selain indera penglihatan, indera pendengaran bayi di usia hamil 22 minggu juga berkembang dengan baik.Janin 22 minggu sudah bisa mendengar suara ibu, detak jantung, dan aliran darah yang mengalir ke seluruh tubuh Anda.

3. Janin mampu merasakan rangsangan sentuhan

Pada usia hamil 22 minggu, indera pengecap sudah mulai terbentuk di lidah.Perkembangan otak dan saraf janin juga sudah terbentuk dengan baik sehingga janin mampu merasakan sentuhan. Termasuk rangsangan sentuhan diri sendiri.Bayi sudah dapat menyentuh sesuatu dengan satu atau kedua tangan sekaligus serta menyilangkan tangan. Ia juga bereksperimen dengan menyentuh wajahnya sendiri, mengisap ibu jari, serta menyentuh bagian tubuh lain.Genggaman Si Kecil dalam kandungan sudah cukup kuat sekarang. Bahkan, ia sudah mampu memegang tali pusar.

4. Detak jantung bayi bisa terdengar

Detak jantung janin 22 minggu sudah dapat terdengar melalui stetoskop. Perbedaannya dengan detak jantung ibu, detak jantung janin terasa lebih cepat dengan rentang 11-160 detak per menitnya.

5. Organ reproduksi berkembang dengan baik

Pada usia hamil 22 minggu, organ reproduksi bayi akan terus berkembang. Pada anak laki-laki, testis mulai bergerak turun dari perut.Sementara, pada anak perempuan, rahim dan ovarium sudah berada di tempatnya. Vaginanya pun sudah mulai terbentuk dengan baik.

6. Tulang bayi terus tumbuh

Tulang bayi tumbuh dengan baik pada usia kehamilan 22 minggu. Inilah pentingnya bagi ibu mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung kalsium untuk perkembangan tulang dan gigi bayi yang sehat.

Perubahan yang dialami ibu pada usia kehamilan 22 minggu

Seiring dengan perkembangan janin, ada berbagai perubahan yang dialami ibu di usia hamil 22 minggu, yakni:

1. Adanya kontraksi palsu

Salah satu perubahan yang dialami ibu pada usia hamil 22 minggu adalah kemunculan kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks.Umumnya, kontraksi palsu dapat terjadi pada usia hamil 20 minggu dan akan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia kehamilan.
Kontraksi palsu mungkin terjadi di usia hamil 22 minggu
Kontraksi palsu tidak membahayakan janin
Meski tergolong ringan, kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks tetap membuat Anda merasa mulas. Namun, Anda tak perlu khawatir karena kondisi ini tidak membahayakan janin.Kendati demikian, jika kontraksi terasa sangat menyakitkan atau lebih sering terjadi, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.Pasalnya, pada kondisi yang lebih berat, kemunculan kontraksi yang lebih sering dan terasa kencang bisa menjadi tanda persalinan prematur.

2. Kaki membengkak

Selain perut yang semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan, perkembangan janin di dalam rahim nyatanya membuat area tubuh lain membengkak. Tak terkecuali bagian kaki.Kaki yang membengkak selama kehamilan juga dapat disebabkan oleh hormon kehamilan yang mengendurkan ligamen dan persendian di sekitar panggul agar bayi menyesuaikan diri.Selain itu, kaki bengkak saat hamil bisa diakibatkan oleh adanya penumpukan cairan untuk mengakomodasi perkembangan janin.Meski tidak membahayakan perkembangan janin, pembengkakan di kaki tentu membuat Anda tidak nyaman hingga merasa kurang percaya diri.Misalnya, beberapa alas kaki yang Anda kenakan tidak lagi terasa nyaman sekarang.

3. Merasa tidak nyaman saat perut disentuh

Perut yang semakin membesar di usia hamil 22 minggu terkadang membuat orang lain, baik keluarga dekat atau teman, merasa gemas dan ingin mengusap perut Anda.Padahal perut yang diusap-usap mungkin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.Meski sulit menolak atau menghindar, tak ada salahnya Anda mengatakan secara langsung rasa ketidaknyamanan ini saat perut diusap.

4. Stretch mark

Hamil 22 minggu meningkatkan risiko kemunculan stretch mark
Stretch mark bisa muncul di usia hamil 22 minggu
Munculnya stretch mark pada kulit tubuh ibu berupa guratan atau garis-garis halus juga terjadi pada usia hamil 22 minggu.Penyebab stretch mark saat hamil adalah peregangan kulit terlalu cepat seiring dengan ukuran rahim yang membesar dan peningkatan berat badan.Guratan atau garis-garis halus yang muncul ini bisa berwarna merah muda hingga coklat tua, tergantung pada warna kulit Anda.Meski biasanya muncul di perut, stretch mark juga dapat muncul di bokong, paha, pinggul, dan payudara.

Cara menjaga kesehatan janin dan ibu di usia kehamilan 22 minggu

Cara menjaga kesehatan janin dan ibu di usia kehamilan 22 minggu adalah sebagai berikut:

1. Perbanyak konsumsi kalsium

Salah satu cara menjaga kesehatan janin dan ibu di usia kehamilan 22 minggu adalah memperbanyak konsumsi kalsium.Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu perkembangan janin 22 minggu adalah tulang bayi semakin tumbuh. Artinya, jumlah kalsium yang dibutuhkan bayi semakin meningkat pada periode usia kehamilan ini.Para ahli merekomendasikan wanita hamil perlu mendapatkan asupan kalsium sebanyak 1.000 miligram.Anda bisa menemukan asupan sumber kalsium melalui berbagai makanan, seperti ikan sarden, sayuran hijau (kale, brokoli, dan bok choy), sereal, roti, tahu, jus jeruk, serta olahan produk susu rendah lemak.

2. Konsumsi magnesium

Selain kalsium, konsumsi magnesium juga penting untuk memperkuat gigi dan tulang janin dalam rahim. Maka dari itu, penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi magnesium.Magnesium bekerja dengan merangsang fungsi enzim, mengatur insulin, dan mengendalikan kadar gula darah ibu.Kekurangan kadar magnesium dalam tubuh dapat menyebabkan bumil merasa lemas, otot tubuh melemah, hingga kram kaki.Pada kondisi yang parah, kekurangan magnesium dapat mengganggu perkembangan bayi dalam kandungan serta meningkatkan risiko preeklampsia.

3. Lakukan senam Kegel

Senam Kegel juga menjadi cara menjaga kesehatan ibu di usia hamil 22 minggu.Senam Kegel dapat membantu mencegah kebocoran urin selama dan setelah masa kehamilan, mencegah wasir, meningkatkan kekuatan otot vagina, hingga membuat seks saat hamil terasa lebih menyenangkan.

4. Lakukan teknik relaksasi

Teknik relaksasi dapat Anda lakukan sebagai cara menjaga kehamilan di minggu ke-22. Langkah ini dapat membantu mengatasi Anda dari rasa kekhawatiran yang terjadi selama kehamilan.Selain yoga, Anda bisa melakukan teknik relaksasi dengan duduk bersila seraya memejamkan mata.Bayangkan Anda tengah berada di suatu tempat dengan pemandangan yang indah. Lalu, mulai berkonsentrasi untuk mengendurkan otot-otot tubuh, mulai dari wajah hingga jari-jari kaki.Selanjutnya, tarik napas dalam-dalam melalui hidung dan buang secara perlahan.Anda bisa melakukannya secara rutin selama 10 menit.Di usia kehamilan 22 minggu, perkembangan janin terus terjadi disertai perubahan yang dialami oleh ibu.Maka, sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin pada masa ini. Jangan lupa untuk memeriksakan kondisi kehamilan Anda secara rutin ke dokter kandungan.Jika ada pertanyaan seputar usia hamil 22 minggu, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.Lihat perkembangan usia kehamilan 23 minggu di sini
menjaga kehamilanhamilkehamilantrimesteribu hamil
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/22-weeks-pregnant-4159032
Diakses pada 18 September 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-22.aspx
Diakses pada 18 September 2020
Baby Center. https://www.babycenter.com/pregnancy/week-by-week/22-weeks-pregnant
Diakses pada 18 September 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/week22.html
Diakses pada 18 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait