Hamil 1 Bulan Sudahkah Bayi Terbentuk dan Apa yang Dirasakan Ibu?


Hamil 1 bulan mungkin belum terlihat secara fisik. Namun sebagian besar perubahan dalam tubuh bisa muncul dengan tanda-tanda kehamilan tertentu seperti payudara yang membengkak.

(0)
12 Jun 2020|Lenny Tan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
kelelahan bisa jadi salah satu tanda hamil 1 bulanTanda hamil 1 bulan juga bisa berupa lelah yang berlebihan
Saat tahu bahwa ternyata Anda telah hamil 1 bulan, momen ini tentu membahagiakan bagi Anda dan pasangan. Anda juga mungkin mulai menantikan berbagai gejala kehamilan berupa perubahan fisik yang akan terjadi di kehamilan trimester pertama ini.Dengan mengetahui perubahan apa saja yang terjadi pada tubuh selama awal kehamilan, Anda niscaya akan lebih siap untuk menghadapinya. Mulai dari mual, muntah, lelah berlebihan, hingga payudara yang nyeri.

Perkembangan bayi usia 1 bulan

Pada saat melakukan pemeriksaan USG pada sebulan pertama atau empat minggu Anda mengandung, bentuk janin umumnya belum terlihat jelas. Yang tampak mungkin hanyalah penebalan dinding rahim dan kantong kehamilan. Selain itu, di usia 4 minggu kehamilan, bayi masih menyerupai titik dengan ukuran panjang sekitar 0.2 cm. Sel-sel dalam embrio juga baru mulai mengelompok untuk berkembang menjadi bagian-bagian tubuh. Lapisan sel-sel bagian dalam mulai terbentuk menjadi organ seperti paru-paru, kandung kemih jantung, hingga sistem pernapasan. Pada minggu keempat, embrio akan melekat pada yolk sac yang memberikan nutrisi ke janin.Barulah saat menginjak kehamilan 1 bulan lebih, fungsi mensuplai nutrisi tersebut kemudian digantikan oleh plasenta. Sel-sel plasenta akan memastikan agar janin mendapat cukup nutrisi dan oksigen.Baca juga: 7 Tes Kehamilan Trimester Kedua yang Penting Dilakukan

Tanda hamil 1 bulan dan cara mengatasinya

Memasuki kehamilan 1 bulan, umumnya perubahan fisik seperti perut buncit belum terlihat jelas. Ukuran perut hamil 1 bulan belum bertambah besar karena di usia ini tubuh janin memang belum terbentuk.Meski begitu, sebagian besar ibu hamil bisa merasakan perubahan tertentu pada tubuhnya terkait masa-masa awal tersebut. Di samping rasa bahagia yang tak terbendung, hal-hal tak terlupakan di bawah ini juga bisa menjadi ciri pertama kehamilan di usia 1 bulan:

1. Payudara yang bengkak dan nyeri

Kondisi ini bisa terjadi akibat perubahan hormon yang tinggi pada minggu pertama kehamilan. Payudara akan terasa nyeri dan sensitif ketika disentuh atau ditekan.Ukuran paydudara juga akan membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Perubahan ini merupakan proses tubuh untuk memperbanyak lemak dan kelenjar susu sebagai persiapan menyusui.Tidak perlu khawatir, tubuh Anda akan beradaptasi dengan perubahan hormon kehamilan. Pembengkakan dan rasa nyeri pada payudara umumnya akan berkurang ketika trimester pertama sudah berlalu.Anda juga dapat mengurangi keluhan ini dengan menggunakan kompres aih hangat dan mengenakan bra yang nyaman. Hindari jenis bra berkawat karena dapat menekan payudara dan memperburuk rasa nyeri.

2. Kram perut yang tergolong ringan

Anda mungkin merasa cemas ketika merasakan kram selama masa hamil muda, temasuk sakit perut bagian bawah saat hamil 1 bulan. Sejatinya, gejala ini termasuk wajar asalkan intensitasnya tergolong ringan.Kram ringan bisa menjadi pertanda bahwa janin berhasil menempel di dinding rahim. Jadi Anda tidak perlu mengkawatirkannya. Satu hal yang perlu Anda ingat dan waspadai adalah kram yang terasa parah hingga menyebabkan nyeri. Gejala seperti ini sebaiknya diperiksakan ke dokter kandungan.Baca juga: Perbedaan perut buncit dan hamil 1 bulan

3. Muncul flek

Hamil 1 bulan keluar darah seperti haid adalah hal yang normal. Sama seperti kram, menempelnya janin ke dinding rahim bisa pula memicu sedikit perdarahan dari vagina atau flek yang kerap disebut perdarahan implantasi. Flek ini juga akan Anda alami dalam tahap ringan.Tapi bila Anda merasa cemas, pergilah ke dokter untuk memeriksakannya. Terutama bila perdarahan muncul dengan volume cukup banyak dan berlangsung selama beberapa hari.

4. Mual dan muntah

Pada masa awal kehamilan (termasuk hamil 1 bulan), calon ibu bisa mengalami mual-mual. Kondisi yang dikenal dengan istilah morning sickness ini dapat disertai muntah maupun tidak.Sesuai namanya, morning sickness umumnya terjadi di pagi hari. Tapi tanda kehamilan ini bisa mendera Anda kapan saja, termasuk siang atau malam hari.Untuk menyiasati morning sickness, cobalah makan dalam porsi kecil dan lebih sering. Misalnya untuk Anda terbiasa makan tiga kali sehari, bagilah porsi makanan Anda menjadi lima kali sehari.Jangan lupa juga untuk manjauhi jenis-jenis makanan yang berpotensi memicu rasa mual. Contohnya, makanan berlemak, pedas, dan berbau menyengat.Selain mengatur porsi dan jenis makanan, Anda pun perlu memperbanyak asupan cairan. Langkah ini akan membantu dalam mencegah ancaman dehidrasi. Bila bosan dengan air putih, Anda bisa memilih jus buah sebagai alternatif.Jika mual dan muntah terasa parah hingga membuat Anda kewalahan, konsultasikanlah ke dokter untuk meminta saran penanganan.Baca juga: Daftar Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama

5. Penurunan nafsu makan

Normal jika wanita hamil 1 bulan untuk mengalami penurunan nafsu makan. Selain akibat perubahan hormon, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh mual dan muntah yang mendera Anda.Indera penciuman Anda pun akan menjadi lebih sensitif terhadap aroma tertentu. Sebagai akibatnya, Anda menjadi enggan untuk makan.Kehilangan nafsu makan bisa diatasi dengan memilih makanan yang sekiranya dapat ditoleransi oleh indera penciuman Anda. Misalnya, biskuit tawar (crackers) atau kentang rebus.Ingatlah pula untuk mengonsumsi suplemen kehamilan yang diberikan oleh dokter kandungan. Langkah ini akan membantu janin agar bisa mendapatkan nutrisi yang diperlukannya untuk berkembang.

6. Merasa lelah berlebihan

Hormon progesteron yang melonjak dalam tubuh wanita hamil akan menimbulkan rasa kantuk. Maka dari itu, Anda akan merasa cepat lelah.Namun jangan sampai tanda hamil 1 bulan membuat Anda malas bergerak. Anda harus tetap semangat untuk berolahraga ringan, seperti jalan kaki keliling komplek.Anda juga bisa menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang untuk membantu dalam meningkatkan energi. Misalnya, perbanyak konsumsi buah dan sayur.

7. Sembelit

Sulit buang air besar atau sembelit merupakan gangguan pencernaan yang kerap mendera ibu hamil, bahkan semenjak hamil 1 bulan. Kondisi ini terjadi karena gerakan pada sistem pencernaan yang melambat akibat peningkatan hormon progesteron.Di samping itu, suplemen zat besi yang diresepkan oleh dokter untuk kehamilan juga bisa menyebabkan tekstur tinja menjadi lebih keras. Untuk meredakan sembelit saat hamil, konsumsilah makanan yang berserat tinggi serta minum air putih secukupnya. Jangan lupa juga untuk berolahraga secara rutin.

8. Uring-uringan

Dikutip dari American Pregnancy, tidak hanya fisik Anda yang akan terpengaruh, perubahan hormon yang drastis dan cepat bisa pula berdampak pada suasana hati Anda. Kondisi ini umumnya terasa paling parah selama tiga bulan pertama kehamilan.Selain hormon, tingkat stres, kecemasan, maupun rasa lelah juga dapat mengacaukan emosi calon ibu. Oleh karena itu, usahakan agar Anda tetap tenang dan tidak banyak pikiran.Cukup tidur, makan sehat, olahraga teratur, meditasi, meluangkan waktu untuk bersantai, dan berbagi cerita dengan pasangan dapat Anda lakukan guna meringankan perubahan emosional ini.

Apa yang harus dilakukan saat memasuki hamil 1 bulan?

Selain memastikan nutrisi yang cukup saat hamil muda atau trimester pertama, Anda juga perlu melakukan beberapa hal untuk menunjang kesehatan ibu dan bayi, diantaranya:

1. Minum vitamin prenatal

Selama mengandung, Anda perlu mengonsumsi makanan yang baik untuk ibu hamil 1 bulan seperti ikan, telur, sayuran hijau hingga daging untuk mencukupi kebutuhan harian asam folat, vitamin hingga zat besi. Bila perlu, ibu hamil bisa mengonsumsi vitamin prenatal.Mengonsumsi vitamin prenatal seperti vitamin asam folat sangat penting untuk menekan risiko cacat lahir dan kelainan tulang belakang, seperti spina bifida pada ibu hamil. Setidaknya, ibu hamil membutuhkan 400-600 mikrogram (mcg) suplemen asam folat (vitamin B9) setiap harinya selama trimester pertama berlangsung.Selain asam folat, ibu hamil juga perlu mencukupi kebutuhan 10 mcg vitamin D setiap harinya. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen tambahan untuk mendapatkan vitamin dan zat besi yang tidak bisa didapatkan dari makanan. Baca juga: Inilah Pentingnya Mengonsumsi Asam Folat untuk Ibu Hamil

2. Mulai memilih dokter atau bidan yang tepat

Memilih dokter kandungan atau bidan yang cocok dengan Anda akan sangat penting untuk kesehatan ibu dan calon bayi. Jika telah memiliki tenaga medis profesional terpercaya, Anda bisa berkonsultasi dengan nyaman sampai waktu kelahiran tiba. Jika Anda belum menemukan dokter atau bidan yang, carilah rekomendasi dari orang-orang yang percaya, forum kesehatan yang valid, atau minta saran dari dokter umum langganan keluarga Anda.

3. Buat janji konsultasi cek kandungan

Setelah menemukan dokter kandungan atau bidan yang sesuai dengan Anda, segeralah untuk membuat janji konsultasi kandungan. Setidaknya Anda harus melakukan konsultasi satu kali di sekitar minggu ke-8 kehamilan.

4. Tetap berolahraga

Meskipun Anda sudah memasuki masa kehamilan trimester pertama, Anda harus tetap berolahraga. Umumnya, ibu hamil akan dianjurkan untuk tetap melatih fisik dengan  berjalan, berenang, atau yoga khusus hamil. Konsultasikan dengan dokter dan cari tahu informasi olahraga untuk ibu hamil yang aman di masa kehamilan trimester 1.

5. Berhenti merokok dan minum alkohol

Jika Anda memiliki kebiasaan merokok dan minum alkohol sejak sebelum hamil, segeralah berhenti begitu dokter menyatakan Anda positif hamil. Kebiasaan ini bisa mengganggu kesehatan Anda dan janin.

Catatan dari SehatQ

Kesehatan ibu dan janin harus menjadi perhatian utama selama mengandung, sejak usia hamil 1 bulan dan seterusnya. Menjaga pola hidup seimbang saja terkadang tidak cukup. Anda juga memerlukan asupan vitamin dan mineral lebih lengkap guna menunjang perkembangan janin yang sehat.Pastikan Anda rutin memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan sesuai jadwal yang telah diberikan. Dokter akan membantu Anda untuk menentukan jenis suplemen yang dibutuhkan selama kehamilan maupun cara mengatasi kondisi yang mengganggu kenyamanan.Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter perihal kehamilan 1 bulan, Anda bisa chat dokter langsung di aplikasi kesehatan SehatQ. Chat sekarang juga di sini.Jangan lupa Download aplikasi SehatQ di Google Play dan Apple Store.
trimester pertama kehamilanmorning sickness
American Pregnancy Association. http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/mood-swings-during-pregnancy/
Diakses pada 12 Juni 2020
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a262/sore-breasts-in-pregnancy
Diakses pada 12 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/37757.php
Diakses pada 12 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20047208
Diakses pada 12 Juni 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/calendar
Diakses pada 12 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait