Penting! Lakukan Hal-hal Berikut Sebelum Anda Cabut Gigi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum dan setelah cabut gigi
Sebelum cabut gigi, ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari

Ketika datang ke dokter gigi dengan keluhan sakit gigi, dokter biasanya akan terlebih dahulu merekomendasikan gigi Anda untuk direparasi. Namun, kadang kala prosedur cabut gigi ini tidak terelakkan jika gigi Anda dinilai sudah tidak bisa lagi diselamatkan, atau bahkan membahayakan kondisi kesehatan gigi lainnya.

Salah satu pertimbangan dokter dalam melakukan prosedur cabut gigi adalah situasi mulut yang sudah penuh dengan gigi, sedangkan gigi bungsu akan tumbuh. Opsi cabut gigi bungsu ini kian tak terelakkan jika gigi yang muncul saat Anda dewasa tersebut tumbuh tidak semestinya (miring).

Cabut gigi juga dilakukan dalam melakukan orthodontia. Ini adalah cara memperbaiki susunan gigi dengan salah satu gigi harus dicabut agar memberi ruang untuk gigi lain bisa berbaris dengan rapi.

Pertimbangan lain adalah kondisi gigi itu sendiri yang sudah rusak atau membusuk. Biasanya, gigi yang rusak hingga mencapai lapisan gusi yang mengandung saraf akan diperbaiki dengan perawatan saluran akar (PSA). Namun, jika perawatan ini tidak memungkinkan dan gigi sudah dalam kondisi sangat rusak, biasanya dokter akan merekomendasikan gigi Anda untuk dicabut.

Cabut gigi bisa dilakukan dengan dua cara

Pertama, cabut gigi dilakukan dengan cara yang sederhana, yakni menyuntikkan cairan anestesi ke area gigi yang akan dicabut. Setelah itu, dokter gigi akan menggunakan alat bernama elevator untuk melonggarkan gigi kemudian memakai forsep untuk mencabut gigi Anda.

Kedua, cabut gigi juga bisa dilakukan dengan bius total jika kerusakan gigi dinilai cukup parah. Prosedur ini dipilih terutama jika dokter harus mencabut tulang atau memotong gigi terlebih dahulu sebelum berlanjut ke pencabutan gigi seperti langkah pertama.

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum cabut gigi?

Sangat penting untuk memberi tahu dokter gigi Anda segala macam pengobatan yang tengah atau akan Anda jalani, termasuk apakah Anda menderita alergi obat tertentu atau tidak. Pun demikian bila Anda memiliki riwayat kesehatan tertentu, misalnya:

  • Kelainan jantung bawaan
  • Diabetes
  • Penyakit hati, kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, maupun ginjal
  • Hipertensi
  • Penyakit sendi
  • Kelainan sistem imun
  • Pernah terkena endokarditis bakteri

Informasi tersebut penting untuk memastikan kondisi Anda stabil selama menjalani prosedur cabut gigi. Dokter mungkin juga akan meminta Anda mengonsumsi antibiotik beberapa hari sebelum cabut gigi jika operasi pencabutan gigi diperkirakan memakan waktu lama, Anda memiliki infeksi atau sistem imun yang lemah, serta kondisi kesehatan lain.

Persiapan lain yang harus Anda lakukan, di antaranya:

  • Puasa 6-8 jam sebelum cabut gigi
  • Jangan merokok
  • Jika Anda sedang flu, dokter mungkin akan melakukan penjadwalan ulang
  • Jika Anda muntah pada malam sebelum operasi, dokter mungkin akan melakukan penjadwalan ulang atau menggunakan anestesi jenis lain

Setelah cabut gigi

Meski gigi yang sakit sudah dicabut, Anda tetap akan merasakan nyeri setelah cabut gigi. Merupakan hal yang normal juga jika gigi Anda masih berdarah, bengkak, atau memar dalam beberapa saat setelah operasi.

Untuk itu, dokter juga akan membekali Anda dengan obat-obatan, termasuk antibiotik, untuk meredakan nyeri atau bengkak pada gigi setelah dicabut. Selain itu, Anda juga sebaiknya melakukan hal-hal berikut:

  • Hindari berkumur serta makan dan minum panas dalam 24 jam setelah cabut gigi
  • Jika area cabut gigi berdarah, bersihkan dengan kain bersih yang ditekan secara lembut
  • Jangan lupa minum obat yang diresepkan dokter hingga nyeri dan bengkak mereda
  • Makan makanan lembut hingga gigi Anda bisa kembali berfungsi secara normal
  • Sikat gigi dengan sikat yang lembut, bila perlu dengan sikat gigi anak
  • Jangan merokok

Risiko cabut gigi

Pada dasarnya, cabut gigi adalah prosedur yang aman, baik ketika Anda melakukan cabut gigi susu maupun cabut gigi geraham. Hanya saja, ada kemungkinan kecil Anda akan mengalami masalah setelah cabut gigi, misalnya:

  • Kantong gigi kering (dry socket): terjadi ketika darah tidak keluar dan mengisi kantong yang dahulu berisi gigi sehingga mengekspos tulang di dalam kantong gigi tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, dokter akan memberi obat khusus untuk menutupi tulang tersebut.
  • Pendarahan yang berlangsung lebih dari 12 jam
  • Infeksi pada bekas gigi yang dicabut, ditandai dengan demam dan menggigil
  • Mual dan muntah
  • Batuk
  • Nyeri dada dan napas tersengal
  • Bengkak dan kemerahan di sekitar area operasi yang tidak sembuh setelah Anda meminum antibiotik.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dokter gigi yang menangani Anda.

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/pulling-a-tooth-tooth-extraction#1
Diakses pada 22 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/tooth-extraction#preparation
Diakses pada 22 Agustus 2019

NHS England. https://www.england.nhs.uk/mids-east/wp-content/uploads/sites/7/2017/07/pt-info-leaflet-extractions.pdf
Diakses pada 22 Agustus 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed