Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksin Covid-19 untuk Mendapatkan Perlindungan Maksimal

0,0
22 Jun 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anda perlu melakukan beberapa hal sebelum dan setelah vaksin Covid-19Ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum dan setelah vaksin Covid-19
Vaksinasi Covid-19 telah terbukti efektif dalam memberikan perlindungan dari gejala-gejala berat dan menurunkan angka kematian akibat virus corona. Untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum dan setelah vaksin Covid-19.

Apa yang perlu dilakukan sebelum vaksin Covid-19?

Mulai dari mempelajari vaksin yang akan diterima hingga merencanakan cuti sehari setelahnya, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum vaksin Covid-19.

1. Pelajari vaksin yang akan Anda terima

Tidak ada salahnya untuk mempelajari vaksin yang akan Anda terima dari berbagai sumber tepercaya. Dengan demikian, Anda bisa merasa lebih nyaman saat menerima vaksin dan lebih tahu tentang apa yang perlu dilakukan untuk menghadapi berbagai efek sampingnya.

2. Konsultasikan dengan dokter jika Anda punya kondisi kesehatan tertentu

Jika Anda memiliki penyakit kronis maupun autoimun, Anda diwajibkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan Anda dan mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan.Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika memiliki riwayat alergi atau anafilaksis (alergi berat) terhadap vaksin atau zat kimia di dalamnya, misalnya polyethylene glycol (PEG) atau polysorbate.

3. Rencanakan untuk cuti sehari setelah vaksin

Meski kebanyakan orang tidak merasakan efek samping yang signifikan setelah menerima vaksin Covid-19, tidak ada salahnya untuk beristirahat atau bersantai sehari setelah divaksin.Dengan demikian, Anda bisa fokus beristirahat jika sewaktu-waktu muncul sejumlah efek samping ringan yang biasa terjadi setelah vaksin Covid-19, seperti nyeri pada lengan yang disuntik, kelelahan, sakit kepala, demam, hingga meriang.

4. Pastikan Anda tidur, makan, dan minum dengan baik sebelum vaksin

Pastikan kondisi tubuh Anda prima sebelum menerima vaksin Covid-19. Untuk memastikannya, Anda perlu tidur yang cukup di malam sebelumnya (sekitar 8 jam), minum banyak air supaya tubuh tetap terhidrasi, dan makan secara teratur untuk menjaga kadar gula darah.

Apa yang harus dilakukan setelah vaksin Covid-19?

Anda tidak otomatis terlindungi dari virus corona setelah divaksin. Untuk meminimalisir berbagai risiko yang mungkin terjadi dan menunggu tubuh membentuk kekebalan, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan setelah vaksin Covid-19

1. Jangan langsung meninggalkan lokasi vaksinasi

Setelah melakukan vaksin Covid-19, sebaiknya Anda jangan langsung meninggalkan tempat penyedia layanan kesehatan. Cobalah untuk menunggu sekitar 15-30 setelah menerima vaksin Covid-19.Hal ini dimaksudkan untuk memastikan Anda tidak mengalami reaksi langsung atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang mungkin memerlukan perawatan medis.KIPI adalah kejadian medis yang tidak diinginkan yang terjadi setelah imunisasi, tapi kondisi ini tidak selalu memilliki hubungan sebab akibat dengan penggunaan vaksin.

2. Bersabar menunggu kekebalan tubuh terbentuk

Setelah menerima dua dosis vaksin Covid-19, Anda tidak otomatis kebal dan terlindungi dari virus corona. Membangun kekebalan tubuh terhadap virus membutuhkan waktu dan memerlukan kesabaran.Anda belum dianggap sudah divaksinasi penuh jika belum melalui waktu tunggu yang ditentukan, yakni sekitar 2 minggu setelah dosis kedua jika Anda menerima vaksin dalam dua dosis. Anda juga perlu menunggu selama setidaknya 2 minggu jika menerima vaksin dengan dosis tunggal.Jika Anda tidak memenuhi persyaratan waktu tunggu tersebut, Anda belum bisa dianggap sepenuhnya divaksinasi, terlepas berapa pun usia Anda. Oleh karena itu, setelah vaksin Covid-19 Anda tetap harus melakukan tindakan-tindakan pencegahan.

3. Tetap menjalankan protokol kesehatan

Vaksin memang terbukti efektif dalam melindungi kita dari komplikasi serius akibat Covid-19. Namun, belum bisa dipastikan apakah orang yang sudah divaksinasi tetap dapat menyebarkan virus kepada orang lain atau tidak, meskipun tanpa gejala.Maka dari itu, tetap jalankan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin. Ini semua untuk melindungi diri Anda dan orang-orang di sekitar.Selalu lakukan tindakan-tindakan pencegahan penularan yang esensial, seperti menghindari kerumunan, menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Efek samping vaksin Covid-19

Vaksin Covid-19
Sejumlah efek samping bisa terjadi setelah vaksin Covid-19
Banyak orang yang tidak merasakan gejala apa pun setelah vaksin Covid-19. Namun, sebagian orang bisa mengalami sejumlah efek samping vaksin Covid-19. Efek samping yang mungkin terjadi bentuknya bermacam-macam, mulai dari kondisi ringan hingga sedang.Jika dibandingkan dengan dosis pertama, efek samping vaksin Covid-19 mungkin bisa lebih berat setelah menerima dosis kedua. Ini merupakan kondisi normal yang menandakan bahwa tubuh Anda sedang membangun kekebalan. Efek samping vaksin Covid-19 tersebut biasanya mereda dalam beberapa hari.

Cara meredakan efek samping vaksin Covid-19

Untuk meredakan efek samping vaksin Covid-19 yang ringan, konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan Anda dapat mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau asetaminofen.Jenis obat-obatan tersebut dapat meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang mungkin Anda alami setelah vaksin Covid-19.Namun, jangan konsumsi obat-obatan di atas jika Anda memiliki kondisi medis lain yang tidak memperbolehkan Anda untuk menggunakannya. Anda juga tidak boleh mengonsumsinya sebelum vaksinasi dengan tujuan untuk mencegah efek samping vaksin Covid-19.Untuk efek samping di tempat suntikan, seperti nyeri dan bengkak, Anda dapat menggunakan waslap basah dan dingin untuk mengompres area yang terdampak.

Kapan harus ke dokter?

Dalam sebagian besar kasus, efek samping vaksin Covid-19 berupa ketidaknyamanan pada area bekas suntikan atau demam ringan. Kondisi ini merupakan efek samping yang normal dan menunjukkan bahwa tubuh sedang membangun kekebalan terhadap virus corona.Namun, segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat jika Anda mengalami berbagai kondisi di bawah ini setelah vaksin Covid-19.
  • Kemerahan atau nyeri pada bekas suntikan yang terus memburuk setelah 24 jam.
  • Efek samping yang dirasakan membuat Anda khawatir atau tampaknya tidak akan membaik.
  • Jika ada gejala yang berlanjut selama lebih dari beberapa hari atau jika Anda mengalami reaksi yang lebih parah.
Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
coronavirusvaksin corona
WHO. https://www.who.int/vaccine_safety/initiative/detection/AEFI/en/
Diakses 8 Juni 2021
UNICEF. https://www.unicef.org/coronavirus/before-during-after-covid-19-vaccine
Diakses 8 Juni 2021
CDC. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/expect/after.html
Diakses 8 Juni 2021
Piedmont Healthcare. https://www.piedmont.org/living-better/four-things-to-do-before-getting-the-coronavirus-vaccine
Diakses pada 8 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait