Penyebab Gusi Bengkak pada Anak dan Cara Mengobatinya

03 Mei 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Reni Utari
Anak-anak dengan kesehatan rongga mulut yang kurang terjaga, berpotensi mengalami gusi bengkak.
Anak-anak berisiko mengalami gusi bengkak, akibat kesehatan rongga mulut yang kurang terjaga.

Gusi bengkak pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan rongga mulut yang sering terjadi. Tidak jarang, kondisi ini membuat anak rewel, sehingga orangtua pun menjadi kebingungan.

Gusi bengkak memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di rongga mulut. Pada anak, kondisi ini umumnya disebabkan oleh dua hal, yaitu abses gigi dan radang gusi. Berikut ini penjelasan mengenai kedua penyebab gusi bengkak pada anak, dan cara mengobatinya.

Penyebab Gusi Bengkak pada Anak

Sebelum mengetahui cara mengobati gusi bengkak pada anak, Anda perlu memahami penyebabnya terlebih dahulu, agar dapat melakukan pengobatan yang tepat pada kondisi tersebut. Berikut ini dua kondisi yang paling umum menyebabkan gusi bengkak pada anak.

1. Abses Gigi

Abses gigi merupakan suatu bentuk infeksi yang terjadi akibat gigi yang berlubang besar, hingga mencapai lapisan terdalam dan tidak segera diobati. Lapisan terdalam gigi merupakan tempat dari saraf gigi. Jadi, apabila lubang telah mencapai area tersebut, bakteri dapat menyebabkan infeksi, sehingga terbentuklah abses.

Abses akan terbentuk di ujung akar gigi. Bakteri-bakteri yang membentuk abses tersebut semakin lama akan semakin menumpuk, dan membuat gusi kian membengkak, hingga menimbulkan nanah.

Abses gigi dapat menimbulkan rasa nyeri pada gigi. Selain itu, abses juga dapat menyebabkan rasa nyeri saat mengunyah hingga menimbulkan demam.

2. Radang Gusi

Radang gusi merupakan suatu kondisi yang dapat membuat gusi menjadi membengkak, berwarna kemerahan, dan mudah berdarah. Kondisi ini dapat terjadi karena kebersihan gigi dan mulut yang buruk, cedera, atau trauma pada gusi akibat terjatuh.

Selain itu, radang gusi juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti gizi buruk serta melemahnya sistem pertahanan tubuh. Jika tidak segera diobati, kondisi ini dapat menjadi periodontitis (peradangan pada jaringan pendukung gigi). Bahkan pada kasus yang parah, radang gusi bisa menyebabkan gigi copot dengan sendirinya.

Cara Mengobati Gusi Bengkak pada Anak

Pengobatan untuk kondisi abses gigi dan radang gusi hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi, dengan langkah sebagai berikut.

1. Pengobatan Gusi Bengkak Akibat Abses Gigi

Pada kondisi darurat, ketika abses menyebabkan rasa nyeri yang hebat, Anda dapat memberikan obat pereda nyeri pada anak seperti paracetamol. Namun, obat hanya akan meredakan nyeri untuk sementara waktu. Apabila tidak segera dibawa ke dokter gigi, rasa nyeri akan kembali muncul setelah efek obat hilang.

Karena abses gigi muncul pada gigi yang sarafnya sudah terinfeksi, maka terdapat dua pilihan perawatan yang akan dilakukan oleh dokter gigi, yaitu:

  • Pencabutan gigi yang terinfeksi
  • Perawatan saluran akar

Dokter akan memeriksa kondisi gigi yang merupakan sumber infeksi. Apabila yang terinfeksi merupakan gigi susu dan sudah dekat dengan waktu copotnya gigi, maka dokter akan mencabut gigi tersebut. Kelak, gigi ini akan digantikan dengan gigi permanen yang sehat.

Sementara itu, apabila gigi yang menjadi sumber infeksi sudah merupakan gigi permanen, maka dokter akan melakukan perawatan saluran akar, untuk mengatasi saraf yang terinfeksi. Hal ini dilakukan apabila tidak ada gigi pengganti yang akan tumbuh, setelah gigi permanen dicabut.

2. Pengobatan Gusi Bengkak Akibat Radang Gusi

Untuk mengatasi gusi bengkak akibat radang gusi, beberapa langkah di bawah ini dapat dilakukan.

  • Membersihkan karang gigi. Kondisi rongga mulut yang kotor dan penuh dengan plak serta karang gigi, merupakan sumber utama radang gusi. Dengan membersihkannya, sumber penyakit akan hilang dan gusi dapat kembali sehat.
  • Menjaga kebersihan mulut. Pastikan anak rutin menyikat gigi dan membersihkan sela-sela gigi, dengan menggunakan benang gigi.
  • Menjalani pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Bawa anak Anda rutin memeriksakan giginya ke dokter gigi, setidaknya setiap 6 bulan sekali, agar kesehatan rongga mulut senantiasa terjaga.
  • Ganti sikat gigi secara berkala. Menjaga kebersihan rongga mulut merupakan bagian penting untuk masa penyembuhan radang gusi. Mengganti sikat gigi secara berkala penting dilakukan, agar kebersihan serta fungsinya tetap dapat terjaga dengan baik.

Meski anak tidak mengeluhkan rasa sakit, apabila Anda menyadari bahwa anak Anda mengalami kondisi gusi bengkak, sebaiknya segeralah mengonsultasikannya ke dokter gigi. Semakin cepat perawatan dimulai maka akan semakin baik.

Referensi

Kids Health. https://kidshealth.org/NCChildrens/en/parents/az-abscess-periapical.html
Diakses pada 11 April 2019

Great Osmond Street Hospital For Childre NHS. https://www.gosh.nhs.uk/medical-information/search-medical-conditions/gum-disease
Diakses pada 11 April 2019

Great Osmond Street Hospital For Children. https://www.gosh.nhs.uk/conditions-and-treatments/general-medical-conditions/tooth-abscess
Diakses pada 11 April 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top