logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Grafologi Adalah Ilmu Membaca Karakter dari Tulisan, Ini Penjelasannya

open-summary

Grafologi adalah ilmu untuk membaca karakter seseorang dari tulisan tangannya. Hingga saat ini, penggunaan grafologi dalam area medis masih banyak menuai pro dan kontra.


close-summary

5

(2)

2 Mei 2021

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Grafologi adalah ilmu membaca karakter lewat tulisan tangan

Grafologi adalah ilmu membaca karakter lewat tulisan tangan

Table of Content

  • Apa itu grafologi?
  • Kegunaan grafologi
  • Pro kontra grafologi dalam dunia ilmiah

Ada banyak cara yang dianggap bisa digunakan untuk menilai kepribadian manusia, salah satunya grafologi alias analisis tulisan tangan. Bagi para pegiat grafologi, tulisan tangan setiap orang dianggap unik sehingga bisa menunjukkan kepribadian.

Advertisement

Ilmu ini sudah berkembang sejak lama dan kian hari kian populer. Namun secara ilmiah, keberadaan grafologi masih menuai pro kontra.

Sebagian menganggap grafologi sebagai pseudoscience dan sebagian lagi yakin bahwa ilmu ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Apa itu grafologi?

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari tulisan tangan
Grafologi mempelajari kepribadian lewat tulisan tangan

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari kepribadian seseorang lewat tulisan tangannya. Orang yang mempelajari ilmu ini percaya bahwa setiap goresan, spasi, hingga susunan tulisan menunjukkan ciri tertentu yang jika dikumpulkan akan bisa menunjukkan identitas maupun kepribadian seseorang.

Istilah grafologi pertama kali digunakan pada tahun 1871 oleh Jean-Hippolyte Michon. Kata ini berasal dari bahaya Yunani graphe yang berarti menulis dan logos yang berarti ilmu.

Ilmu ini populer di Eropa, terutama Perancis dan kerap digunakan dalam pemeriksaan perkembangan anak, memberikan saran soal karir, dan bahkan analisis psikologis.

Kegunaan grafologi

Grafologi digunakan saat wawancara kerja
Grafologi kerap digunakan saat rekrutmen karyawan

Meski masih menuai pro kontra, grafologi sudah cukup luas digunakan, terutama dalam hal yang memerlukan penilaian kepribadian. Berikut ini beberapa kegunaan grafologi menurut The British Institute of Graphologist.

  • Perekrutan karyawan
  • Seleksi pegawai tingkat manajemen
  • Pelatihan korporat
  • Pemeriksaan keamanan seperti melihat yang bersangkutan berbohong atau tidak
  • Memberikan petunjuk untuk arah karir
  • Perkembangan kepribadian individu
  • Pemeriksaan dokumen dan analisis forensik
  • Pemeriksaan benda bersejarah

Masih dari sumber yang sama, grafologi disebutkan tak hanya menilai kepribadian tapi juga penyebab utama yang mendasari seseorang memiliki kepribadian tersebut. Tulisan seseorang dianggap dapat memberikan informasi secara jujur tentang hal yang dipikirkan dan dirasakan sang penulis.

Baca Juga

  • Awas! Jam Kerja Terlalu Lama Bisa Menjadi Sumber Masalah
  • 9 Trik Belajar Hal Baru Anti-Gagal dan Cepat
  • Tak Pernah Mudah, Begini Sulitnya Korban Pemerkosaan Atasi Trauma

Pro kontra grafologi dalam dunia ilmiah

Penggunaan grafologi terutama dalam ranah profesional seperti rekrutmen pegawai atau analisis psikologi masih menuai banyak pro dan kontra. Berikut ini sudut pandang dari kedua sisi yang bertentangan soal grafologi.

• Pro grafologi

Orang yang mendukung ilmu ini berpendapat bahwa grafologi adalah hal yang menggabungkan seni dan pemikiran ilmiah karena saat menganalisis tulisan, seorang grafolog akan melihat struktur dan pergerakan tulisan yang tercipta.

Tidak hanya bentuk tulisan, analisis ini juga akan menilai kemiringannya, arah tulisan, hingga panjang spasi antara kata dan kalimatnya.

Perhitungan-perhitungan ini dinilai memiliki presisi yang tinggi, sehingga pola yang terlihat dari tulisan seseorang bisa menggambarkan kepribadiannya secara jelas.

Menilai seseorang dari tulisan tangannya juga dinilai lebih adil karena menulis adalah kemampuan dasar hampir semua orang tanpa memandang jenis kelamin, status ekonomi, dan ras. Hal ini dianggap dapat menghilangkan bias dalam penilaian.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Pierre E Cronje dan Hester E Roets berjudul Graphology in Psychological Assesment: A Diagnosis in Writing, disebutkan terdapat korelasi antara hasil grafologi dengan pemeriksaan kepribadian yang dilakukan berdasarkan DSM-IV-TR.

Di studi yang sama disebutkan bahwa grafologi bisa menjadi salah satu cara untuk mendampingin proses pengambilan diagnosis dalam suatu pemeriksaan psikologis.

Namun, layaknya semua studi ilmiah, pembuktian satu studi belum bisa menjadikan sesuatu dikatakan akurat secara keilmuan. Diperlukan penelitian-penelitian lain dengan berbagai variabel sebagai pembanding yang seimbang.

Hal ini juga yang membuat grafologi masih belum sepenuhnya diterima sebagai suatu ilmu yang ilmiah.

• Kontra grafologi

Melansir dari tulisan yang diterbitkan oleh Ohio State University, grafologi belum sepenuhnya diterima sebagai suatu hal yang ilmiah karena adanya beberapa bukti yang menunjukkan bahwa hasil analisis tulisan tangan tidaklah konsisten antara satu grafolog dengan grafolog lainnya.

Penggunaan hasil analisis tulisan dalam dunia medis dan ilmiah sendiri sebenarnya bukan hal yang asing. Analisis tulisan biasanya dilakukan dalam bidang forensik sebagai salah satu cara untuk mengidentifikasi indentitas seseorang.

Namun penggunaan analisis ini untuk melihat kepribadianlah yang masih menuai kontroversi.

Sebab, tak sedikit juga grafolog yang tidak menyentuh area medis dan membatasi diri menggunakan kemampuan analisisnya untuk menentukan kepribadian dalam konteks konsultasi psikologis. James Crumbaugh, misalnya.

Deborah Ellen Thrope, dalam salah satu bab bukunya yang berjudul Nonsense Rides Piggyback on Sensible Things: The Past, Present, and Future of Graphology mengutip perkataan James yang bilang bahwa grafologi tidak bisa digunakan untuk mendiagnosis penyakit apapun, baik itu fisik maupun mental.

Meski begitu, James berpendapat bahwa pengetahuan yang didapat dari analisis tulisan tangan bisa menjadi informasi tambahan bagi seorang dokter saat sedang menentukan penyebab dari gejala yang muncul pada pasiennya.

Area yang masih abu-abu ini kemudian melahirkan keraguan bagi sebagian orang soal penggunaan grafologi dalam hal menilai kepribadian, terlebih jika hasilnya secara resmi dijadikan sebagai dasar penentuan yang mengikat.

Saat ini, mungkin masih dibutuhkan lebih banyak penelitian dan waktu untuk benar-benar memutuskan soal keakuratan grafologi.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kepribadian dan ilmu psikologis lainnya, tanyakan langsung pada psikolog yang dapat Anda booking di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan mentalgangguan kepribadian

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved