Gondongan pada Anak Bisa Menular, Kenali Penyebab dan Pengobatannya

(0)
04 Jun 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Dengan cukup beristirahat, anak akan pulih dari gondongan yang dialaminyaPastikan anak beristirahat dengan cukup, agar cepat pulih dari gondongan yang dialaminya
Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan penyakit gondongan atau mumps, yang juga dikenal sebagai gondok. Tak hanya terjadi pada orang dewasa, gondongan pada anak umumnya terjadi pada usia balita hingga remaja, tepatnya 5-14 tahun.Saat mengalami mumps, kelenjar parotis atau liur anak membengkak. Kondisi ini pun menyebabkan nyeri yang akan mengganggu keseharian buah hati Anda. Sebenarnya, apa penyebab gondongan pada anak?

Penyebab gondongan pada anak dan gejalanya

Penyebab gondongan pada anak adalah virus yang disebut paramyxovirus. Virus ini dapat menginfeksi kelenjar air liur, yang berada di bawah telinga dan dekat rahang.Gondongan termasuk penyakit yang mudah menular, bahkan mampu menyebar melalui kontak dengan percikan bersin maupun batuk orang yang terinfeksi. Virus ini juga dapat hidup di permukaan benda, seperti gagang pintu atau peralatan makan, yang sudah disentuh oleh orang yang terinfeksi.Sehingga tanpa Anda sadari, ketika anak menyentuh atau menggunakan benda tersebut, lalu menggosok hidung atau mulutnya, maka virus akan menjangkiti dan menyebabkannya terkena gondongan. Anak lebih berisiko terkena penyakit ini jika belum menerima vaksin gondongan atau berada di sekitar orang yang terkena gondongan.Jika anak terkena gondongan, gejalanya biasa muncul dalam 2-3 minggu setelah mereka melakukan kontak dengan virus. Gejala gondongan pada anak yang paling umum terjadi, yaitu:
  • Benjolan di leher yang terasa nyeri karena pembengkakan kelenjar ludah yang terletak di dekat rahang
  • Bisa juga mengalami pembengkakan yang memengaruhi satu atau kedua pipi
  • Sulit berbicara dan mengunyah
  • Kehilangan selera makan
  • Sakit telinga
  • Demam sakit
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Nyeri otot.
Pada sebagian kasus, penyakit gondongan pada anak tidak menimbulkan gejala atau gejalanya ringan. Akan tetapi, jika muncul gejala-gejala di atas, lebih baik bawa anak Anda ke dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat.

Obat gondongan pada anak

Air putih dapat membantu meredakan gondongan
Air putih dapat mencegah dehidrasi saat gondongan
Perawatan gondongan pada anak tergantung pada gejala, usia, dan kondisi kesehatannya. Terdapat dua pilihan obat gondongan pada anak, yaitu medis maupun alami.Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, maka pengobatan yang dilakukan hanya untuk mengurangi gejala hingga kekebalan tubuh kuat kembali. Dalam kebanyakan kasus, gondongan akan pulih dalam waktu 2 minggu dan jarang terjadi kondisi ini terus berlanjut. Berikut obat gondongan yang dapat membantu meringankan gejalanya:

1. Pengobatan alami

Pengobatan alami yang dapat dijadikan sebagai obat gondongan pada anak, di antaranya:
  • Memastikan anak beristirahat yang cukup

Anak harus beristirahat dengan cukup agar keadaannya cepat pulih. Biarkan anak Anda berbaring di tempat tidurnya dan tidak melakukan aktivitas apa pun terlebih dahulu, seperti bersekolah atau bermain.
  • Memberikan banyak cairan

Ketika terkena gondongan, anak berpotensi mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu, berilah anak banyak cairan untuk diminum, terutama air putih agar terhindar dari dehidrasi yang dapat memperburuk keadaannya. Hindari memberikan minuman atau jus yang asam karena dapat membuat nyeri semakin parah.
  • Kompres es

Letakkanlah kompres es pada benjolan di leher anak. Metode ini dapat membantu mengurangi nyeri maupun memperkecil benjolan tersebut. Anda hanya perlu membalut es dengan handuk, lalu letakkan pada leher anak Anda.
  • Beri makanan yang lembut

Ketika mengalami gondongan, anak tentu bisa kesulitan mengunyah karena nyeri. Oleh sebab itu, berilah anak makanan yang lembut dan mudah dikunyah, seperti sup, yogurt, dan smoothies.

2. Pengobatan medis

Berikut adalah beberapa pengobatan medis yang akan membantu mengobati penyakit gondongan.
  • Memberikan ibuprofen

Pemberian ibuprofen pada anak bertujuan untuk meringankan demam dan rasa sakitnya. Akan tetapi, jangan memberi ibuprofen pada anak berusia di bawah 6 bulan.Sebelum memberikan obat-obatan, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter mengenai manfaat, efek samping, dan risiko dari obat-obatan tersebut.
  • Memberikan acetaminophen

Sama halnya dengan ibuprofen, acetaminophen juga dapat mengurangi demam dan meredakan nyeri mumps. Pastikan Anda memberikannya pada anak sesuai dengan resep dokter atau petunjuk penggunaan.Anda harus telaten dalam merawat anak yang terkena gondongan di rumah. Jika penyakit gondongan tak juga membaik setelah 2 minggu, sebaiknya bawa anak Anda segera ke dokter untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Berikan anak vaksin gondongan

Ilustrasi vaksin MMR
Ilustrasi vaksin MMR untuk anak
Cara terbaik untuk mencegah gondongan menyerang anak, sebaiknya Anda memberi vaksin gondongan pada anak. Vaksin gondongan biasanya diberikan dalam kombinasi dengan vaksin campak dan rubella (MMR).Sebagian besar anak yang menerima suntikan vaksin tersebut akan terlindung dari gondongan. Vaksin campak, gondongan, dan rubella diberikan dalam dua dosis untuk bayi serta anak-anak. Dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan dan dosis kedua antara usia 4-6 tahun.Dengan menerima kedua dosis tersebut, efektivitas pencegahan gondongan mencapai 88 persen. Sementara, jika cuma satu dosis yang diberikan, maka efektivitasnya hanya 78 persen. Selain itu, jika sistem kekebalan tubuh anak Anda terganggu atau alergi terhadap gelatin atau neomisin, maka tidak boleh menerima vaksin MMR.Sebagian besar orang yang diberi vaksin MMR tidak mengalami efek samping, dan vaksin tersebut tak dapat menularkan penyakit itu sendiri. Namun, pada sebagian kecil kasus, vaksin MMR dapat menyebabkan ruam, demam, atau nyeri sendi.Jadi, konsultasikan pada dokter mengenai jadwal imunisasi anak Anda. Selain itu, dalam mencegah gondongan pada anak, jangan biarkan anak Anda melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi gondongan. Sebisa mungkin, jauhkan anak dari orang yang terinfeksi. Serta, ajarkan anak untuk rajin mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah berbagai penyakit.
penyakit anakvaksin bayi dan anakkesehatan anakinfeksi virusgondongan
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=90&contentid=P02531
Diakses pada 21 Mei 2019
Kiss Health. https://kidshealth.org/en/parents/mumps.html
Diakses pada 21 Mei 2019
Boston Children's Hospital. http://www.childrenshospital.org/conditions-and-treatments/conditions/m/mumps/symptoms-and-causes
Diakses pada 21 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/mumps#treatment
Diakses pada 05 Februari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/224382.php#Causes
Diakses pada 05 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait